Daniel Mardhany 'Deadsquad'

Supertapes:

Daniel Mardhany 'Deadsquad'

11 September 2017 1348 VIEWS

Ini adalah lagu yang sering saya putar dalam beberapa bulan terakhir, malah ada yang sudah saya putar sejak SMP tapi gak bosan-bosan sampai sekarang.

1

To Here Knows When My Bloody Valentine

Alasan utama saya beli gitar adalah Kevin Shields. Berbulan-bulan saya bertapa di kamar mengulik sound gitar seperti lagu ini, dengan reverse reverb, fuzz dan kombinasi efek lainya. Kevin Shields adalah guitar hero no. 1 saya, dengan teknik "glide" yang menjadi ciri khasnya, yang saya pelajari sampai detik ini.
2

The Diamond Sea Sonic Youth

Lagu epic sepanjang 19 menit lebih. Di lagu ini, band yang sudah bubar karena perceraian gitaris/vokalis Thurston Moore dan bassis/vokalis Kim Gordon menghasilkan lagu epic akulturasi antara keindahan dan kebisingan yang memekakkan telinga. Lagu yang sangat indah buat saya.
3

Farewell Boris with Merzbow

Lagu dengan notasi lead guitar yang simpel, bernuansa melankolis tapi memorable, dibalut dengan sound gitar dan bass yang abrasif. Jepang memang total dalam eksplorasi suara, dan Merzbow adalah salah satu dewa noise yang nyata.
4

Here Come Perdition Coffins

Resureksi Autopsy dan Dismember dari Negeri Sakura. Komposisi lagu mereka simpel dengan sound khas Boss HM-2. Saya makin jatuh cinta dengan band death metal yang lebih besar di AS dan Eropa dibanding di negaranya sendiri ini, setelah manggung bareng dan nonton live mereka di Asakusa Death Fest saat Deadsquad tur di Jepang.
5

Harvey Justin Broadrick

Sebuah cover song dari gitaris Godflesh dan Jesu. Lagu milik Earth diaransemen ulang dengan perpaduan gitar yang heavy denagn balutan nuansa synth yang atmosferik.
6

Für immer Neu!

Chord minimalis dan repetitif dengan ketukan drum monoton dibalut overdub synth, gitar jadi terdengar ramai dan padat. Alasan saya bikin Die Roboter untuk melatih motorik saya yang lemah. Beat motorik adalah salah satu ciri khas kraut rock.
7

Interstellar Overdrive Pink Floyd

Salah satu mahakarya Syd Barret sebelum dia ‘gila’. Lagu yang catchy buat kuping saya dengan sound yang terlalu maju untuk zamannya. Kalau belum pernah dengar lagu ini, coba dengarkan. Kalian akan tahu apa yang Mars Volta lakukan.
8

Sakit Sendiri Rumahsakit

Lirik yang satir dan dibalut dengan atmosfer lagu yang dingin. Gak pernah bosan dengerin lagu ini sampai kaset saya hilang, kusut, dan akhirnya dapat lagi kaset album pertama mereka.
9

Manufacturing Greed Misery Index

Album yang membuat saya melupakan Dying Fetus karena Jason Netherton hengkang dan mendirikan Misery Index. Lagu yang sangat powerful, ngebut, groovy dengan lirik yang cerdas.
10

Somberlain Dissection

Riff epik nan jahat dan menyayat, salah satu warisan terbaik Jon Nödtveidt. Lagu yang cukup panjang tapi enggak pernah membosankan. Kalau gak ada Dissection dengan album Somberlain-nya, mungkin tidak akan ada band-band generasi sekarang seperti Watain, Dead Blue Sky, Young and in the Way, atau Deafheaven dan ribuan band lainya.

latest news

Santikarisma Rilis Album Perdana,...

Santikarisma, unit stoner rock asal Semarang, telah merilis album perdana berjudul Sugestivisi. Setelah merilis dua single “..

4 Kancah Musik Berpengaruh di Indonesia

Aktivitas ‘nongkrong’ tentu memiliki banyak arti, bisa baik atau buruk. Ada yang kolot menganggap nongkrong hanya buan..

Sejumlah Barang Pribadi Kurt Cobain Akan...

Beberapa barang pribadi milik Kurt Cobain akan dilelang pada 4 November mendatang melalui situs Julien’s Auctions. Barang-ba..

latest tweets