BACK TO BASIC: Haruskah Musisi Mengerti Audio Recording? (Bagian 2)

  • By: Agung Hellfrog
  • Kamis, 23 February 2017
  • 2033 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Setelah sebelumnya kita membahas pentingnya untuk mengerti basic audio recording bagi seorang musisi, pasti pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah apa yang harus kita pelajari dulu pertama-tama.

Saya yakin banyak teman-teman yang ingin mengerti basic audio recording dengan tujuan untuk bisa memproduksi sendiri karya/lagu yang kita punya. Jika memang itu tujuannya, maka artikel ini setidaknya bisa memberikan gambaran tentang hal-hal yang dibutuhkan untuk memproduksi sebuah karya secara DIY (Do It Yourself)

Personal Computer/Laptop

Sebagaimana kita tahu, benda bernama komputer ini adalah benda multifungsi yang dapat menyelesaikan berbagai pekerjaan manusia pada dewasa ini, salah satunya untuk music production. Karena di sinilah semua pekerjaan kita akan tersimpan. Apabila kita tidak punya personal computer (PC), at least sebuah laptop, wajib ada jika kita memang ingin memproduksi sebuah musik. Dan sebagai catatan, semakin besar memory (RAM) sebuah komputer/laptop akan semakin mempermudah kita dalam memproduksi sebuah musik.

Audio Interface

Audio Interface, atau biasa kita sebut sebagai sound card adalah sebuah benda yang berfungsi untuk mengatur sinyal yang masuk atau keluar dari laptop/komputer kita. Secara simpel, benda ini bekerja dengan meng-convert sinyal dari gitar/ampli/mic/dsb (yang semuanya kita sebut sebagai suara analog) ke dalam bentuk digital yang dapat dimengerti oleh komputer kita. Biasanya disebut sebagai AD/DA Converters (analog to digital/digital to analog).

DAW (Digital Audio Workstation)

Adalah sebuah software atau aplikasi untuk merekam, editing, dan memproduksi segala hal yang berhubungan dengan audio; musik, human speech, atau sound effect. Software inilah yang nantinya akan selalu kalian gunakan untuk memproduksi sebuah musik. Selain untuk music recording, software DAW juga digunakan untuk keperluan radio, TV, dan keperluan lainnya yang membutuhkan keperluan audio yang cukup kompleks.

Preamp, Effect,  plugin, dsb (opsional)

Kenapa saya sebut opsional, karena hal terakhir ini adalah pelengkap jika kita memang ingin memproduksi sebuah musik. Benda-benda seperti preamp effect, dan plugin memang akan memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap hasil recording kita. Namun jika kita ingin sebatas membuat karya, poin terakhir ini bisa dibilang opsional. Kalau kita ingin memproduksi sebuah karya yang nantinya akan kita publish bahkan dijual, mungkin poin terakhir ini akan menjadi penting.

Beberapa poin yang saya sebutkan di atas adalah hal-hal yang sifatnya esensial, dalam arti jika kita tidak mempunyai salah satu dari poin di atas, mungkin kita akan menemui kesulitan. Yang harus diingat di sini adalah bukan berarti jika kita punya semua hal diatas, lantas kita bisa menyamai kulitas recording yang dilakukan oleh para musisi profesional. Karena poin-poin di atas nantinya akan dibagi lagi menjadi beberapa jenis varian, yang mungkin akan kita bahas di artikel selanjutnya.

So, selamat mencoba dan selamat bereksperimen dengan karyanya. ;)

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
20 views
supergears
20 views
supergears
20 views
supergears
20 views
supergears
20 views
supergears
20 views