Behringer X 32

Behringer X 32: Inovasi Friendly Behringer

  • By: Agung Hellfrog
  • Senin, 29 July 2019
  • 817 Views
  • 8 Likes
  • 4 Shares

Didirikan oleh audio engineer Uli Behringer di Jerman pada 1989, Behringer adalah salah satu produsen pro-audio yang sudah sangat terkenal di industri musik. Hal terfavorit dan paling disukai dari produk ini adalah harganya yang selalu bersaing dengan produsen lainnya.

Di tahun 2010, Behringer meluncurkan produk yang dikenal dengan penggabungan dua buah mixer terkemuka di Inggris, Midas yang sangat terkenal dengan kualitas suaranya dicampurkan dengan sistem konsol Klark Teknik.

Internal Structure

Pada start up awal, mixer ini cukup cepat karena ada beberapa mixer digital yang membutuhkan waktu cukup lama untuk starting.

Menu-menu dasar akan saya jelaskan dari yang paling sederhana. Pertama, dua buah tombol channel dalam deretan berbentuk vertikal sebelah kiri, dan terdapat dua buah channel. Kita sebut saja channel A, mewakili channel satu sampai 16 dan tombol channel B, mewakili channel 17 sampai 32.

Serunya, Behringer X 32 mengadaptasi berbagai mixer modern dengan prinsip digital. Misalnya, saat kita menaikkan beberapa fader channel satu sampai 17 lalu  ditekan, maka semua fader yang sudah diubah otomatis akan turun.

Layer selanjutnya adalah tombol Aux/in, FX, Return dan USB. Apakah tombol ini seperti Auxiliary untuk jalur keluar seperti mixer manual pada umumnya? Perlu digarisbawahi bahwa ini adalah fungsi aux input yang di-input dari panel di belakang. Ini biasa digunakan untuk memasukan sinyal audio dari media lain, seperti memutar mp3 atau file audio lainnya.

Terdapat enam input auxiliary mixer ini. Di layer kedua, masih di tombol yang sama terdapat channel USB. Kanal ini digunakan untuk memutar audio rekaman menggunakan mixer dengan fader, yang akan bergerak bersamaan karena sudah secara otomatis masuk kedalam mode stereo.

Lalu di layer ketiga, masih ada menu FX, yang digunakan untuk mengatur beberapa efek yang sudah dimasukkan ke masing-masing fader. Delapan buah fader dapat digunakan dengan memasukan empat buah jenis efek karena penggunaan efeknya masing-masing sudah masuk ke menu stereo.

Bagaimana dengan layer keempat di ujung kiri? Fungsi BUS Master lebih dikenal dengan istilah auxiliary di mixer analog, dengan menyimpan master auxiliary dari 16 fader.

Berikutnya ada layer tombol Group 1-8, kanal ini digunakan untuk grouping beberapa channel. Grouping akan memudahkan penggunaan beberapa channel yang sebelumnya sudah diatur. Misal, semua channel gitar disimpan dalam grup satu, lalu semua channel microphone di drum kita simpan di channel dua.

Saat kita ingin mengubah beberapa frekuensi, kita hanya perlu menekan channel tersebut. Tanpa harus repot-repot atau ketakutan ada perubahan level dari masing-masing channel yang sudah kita balance sebelumnya.

Di deretan layer sebelah kanan ada tombol BUS 1-8 dan BUS 1-16. Kenapa ada BUS lagi di layer berikutnya? Secara fungsi, tombol ini hampir sama dengan layer sebelah kiri. Bedanya adalah di layer sebelah kiri, master-nya dari fader satu sampai 16.

Sementara, di sebelah kanan hanya terdapat delapan channel yang bisa dilanjutkan ke channel berikutnya, dengan menekan layer berikutnya di BUS 1-16. Kenapa harus ada dua fungsi yang sama tapi diletakan dalam layer yang berbeda? Hal ini dibuat dengan tujuan memudahkan dalam proses mixing.

Impressions

Tentunya masih sangat banyak fitur-fitur menguntungkan dari Behringer X 32 yang tidak bisa saya tulis semuanya. Seandainya artikel ini ditulis oleh seorang pakar audio engineering, yang pastinya akan menghabiskan banyak halaman.

Saya merasa mixer ini banyak sekali memberikan kemudahan untuk proses penggabungan suara apapun. Ini dirasakan juga oleh teman-teman di Burgerkill yang menggunakan Behringer X 32 di studio latihan kami. Tentunya kami banyak sekali merasa dibantu oleh mixer ini. 

Kinerja audionya mengesankan, fungsinya sangat komprehensif, tombol-tombol navigasinya sangat intuitif dan logis. Prosesnya operasinya bisa sangat menyenangkan. Kami sering menggunakan Behringer X 32 untuk merekam proses latihan, terutama saat kami menemukan ide di dalam studio. Proses ini kami lakukan untuk mengingat ide dadakan yang kami dapatkan, atau untuk me-review materi baru. Sangat membantu bukan?

0 COMMENTS

Info Terkait