Cara Menggunakan Ableton Live 10 di Musik Elektronik

Cara Menggunakan Ableton Live 10 di Musik Elektronik

  • By: Mardial
  • Kamis, 31 October 2019
  • 447 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Sejak munculnya teknologi DAW atau Digital Audio Workstation, perkembangan dunia musik khususnya musik elektronik, berkembang dengan sangat pesat. Siapapun bisa dengan mudah membuat musik menggunakan DAW karena hanya membutuhkan perangkat komputer dan beberapa hardware pendukung seperti speaker dan Audio Interface yang perlahan mulai menggantikan perangkat analog di studio-studio profesional pada umumnya.

Masa kini, telah tersedia berbagai macam pilihan DAW dengan karakteristik, tampilan dan workflow yang beragam. Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Tentunya, tiap musisi dan studio engineer punya pilihan DAW tersendiri.

Agar dapat memulai produksi musik elektronik, tentunya kita harus mengerti terlebih dahulu mengenai teori musik. Tidak harus terlalu mendalam, minimal mengerti cara membuat nada dan ritme. Kemudian, tentunya kita harus memiliki perangkat komputer dengan spesifikasi yang memadai untuk menginstall DAW.

Mungkin itulah adalah setup produksi paling basic dalam membuat musik elektronik menggunakan DAW. Sementara, perangkat lainnya seperti Audio Interface sebagai pengubah sinyal analog menjadi digital, atau MIDI controller untuk memainkan perangkat musik virtual, bukanlah merupakan sebuah kewajiban. Hanya dengan menggunakan mouse dan keyboard saja kita bisa melakukan proses composing, mixing hingga mastering. Banyak DJ profesional yang mampu memproduksi album secara mobile menggunakan laptop saat sedang melakukan tour.

DAW Ableton Live dirancang agara dapat digunakan baik dengan perangkat studio profesional, maupun laptop dengan spesifikasi yang tidak terlalu canggih. Satu hal yang paling membantu adalah compatibility terhadap dua OS dominan yaitu MacOS dan Windows.

Saya akan menjelaskan proses mendasar dalam pembuatan musik elektronik dengan DAW Ableton Live 10 tanpa menggunakan midi controller melainkan hanya mouse dan keyboard saja. Di DAW tersebut, terdapat dua mode yaitu Session View dan Arrangement View. Session View berfungsi untuk melakukan performance live. Inilah fitur Ableton Live yang tidak dimiliki oleh kebanyakan DAW lain.

Menggunakan mode tersebut, kita dapat melakukan performance seperti live sequencing atau DJ-ing. Namun, dalam hal ini, Session View akan kita gunakan sebagai mixer panel yang nantinya akan digunakan untuk mengatur volume, panning, effect dan sebagainya.  Sedangkan, Arrangement View adalah seperti DAW pada umumnya yaitu berupa multitrack yang bergerak secara linear yang akan kita susun menjadi komposisi lagu.

Di Arrangement View, terdapat dua jenis track yaitu Audio Track dan MIDI Track. Audio Track berfungsi untuk memainkan file audio digital seperti WAV atau sample audio dengan format lain. Sedangkan MIDI Track berfungsi untuk membuat komposisi menggunakan VST (Virtual Studio Technology). Kita akan memulai dengan membuat drum track menggunakan VST bawaan dari Ableton yang bernama Drum Rack.

Ableton Live menyediakan berbagai macam jenis drum yang terinspirasi dari banyak hardware drum machine legendaris seperti TR-909 yang sering digunakan di musik house ataupun LinnDrum yang sangat familiar bisa kita dengarkan di berbagai musik populer era 80-an.

Kita bisa melihat banyak pilihan VST di panel browser side bar. Pilih jenis Drum Rack yang digunakan dengan mendengarkan audio preview dari jenis drum rack yang nantinya akan kita gunakan.

Setelah  memilih jenis Drum Rack yang tersedia, kita bisa double click atau drag ke MIDI Track yang sudah ada di Arrangement View. Kemudian kita seleksi track display tersebut sebanyak empat atau delapan bar, lalu klik kanan dan pilih "insert MIDI clip", maka akan muncul sebuah MIDI clip dengan durasi sebanyak bar yang sudah kita pilih. Double click MIDI note tersebut untuk membuka tampilan MIDI Note Editor.

Di panel MIDI Note Editor, kita sudah bisa membuat komposisi ritme drum dengan melakukan double click di tiap grid atau menggunakan Draw Mode Switch untuk menggambar tiap MIDI note sesuai jarak grid dan time signature. Contohnya, seperti memasukan irama empat per empat di grid kick, dua per empat di grid snare dan seterusnya. Ritme akan bergerak sesuai dengan ketukan tempo yang terdapat di panel tempo di atas.

Kalian juga dapat mengubah time signature dan luas grid spacing dengan klik kanan di pojok kiri bawah.

Kembali ke Arrangement View, kalian dapat menduplikasi MIDI note yang telah diisi dengan pattern drum sesuai durasi yang kalian inginkan. Tiap MIDI note yang telah diduplikasi dapat kita modifikasi lagi satu per satu, sehingga dapat menjadi kombinasi pattern yang baru.

Dengan menggunakan metode diatas kita sudah bisa membuat aransemen drum basic dalam musik elektronik. Metode diatas juga berlaku dalam pembuatan komposisi nada ataupun harmoni dengan membuat MIDI Track baru dan menggunakan VST intrument seperti synthesizer.

*Feature image: Dancing Astronauts

0 COMMENTS
  • Robert Jooi

    nice....

  • Ricko13

    Info yang bermanfaat

Info Terkait

superbuzz
28 views
superbuzz
183 views
superbuzz
157 views
superbuzz
146 views
superbuzz
204 views

5 Jagoan Pesta Karaoke Masa Kini