Home recording studio: PC Vs Mac

Home Recording Studio: Mac Vs PC?

  • By:
  • Jumat, 28 August 2020
  • 390 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Memantau perkembangan teknologi dan industri musik hari ini, kemungkinan besar teknologi rekaman digital akan tetap dipertahankan sampai menunggu perkembangan teknologi selanjutnya. Sebagian musisi dan penggemar mungkin tidak asing lagi jika rekaman digital telah menjadi standar bagi yang digunakan perekam rumah dan sebagian besar studio komersial yang tidak hanya menghasilkan kualitas suara yang bagus, tetapi juga relatif murah.

Pada tulisan sebelumnya dibahas beberapa pertimbangan dalam menentukan alat yang akan digunakan untuk kebutuhan home recording sobat-sobat, seperti maksud dan tujuan, untuk apa dan siapa studio itu dibangun, dan seberapa banyak uang yang akan diinvestasikan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Let’s say kebutuhan studio anda hanya untuk memproduksi untuk kebutuhan pribadi dan band saja itu berarti pertimbangan tersebut dan membantu sobat dalam menentukan gear yang sesuai kebutuhan.

Dalam artikel kali ini saya akan coba membahas dan merinci kebutuhan-kebutuhan untuk mewujudkan studio home recording pilihan sobat-sobat. Terlepas dari jenis sistem perekaman digital favorit sobat, pertimbangkan hal-hal berikut sebelum membeli gear:

Kemampuan pengeditan

Jika tidak membutuhkan banyak pengeditan, sobat mungkin bisa membeli sistem dengan uang yang lebih sedikit. Misalnya cukup menggunakan monitor yang tidak terlalu besar karena kebutuhan yang akan anda rekam tidak lebih dari 10 track atau maksimal 20 track.

Kompatibilitas 

Kompatibilitas antara berbagai bagian sistem yang digunakan (perekam dan sequencer atau perangkat lunak dan soundcard). Misalnya, beberapa plugin tidak berfungsi dengan program perangkat lunak tertentu atau simulator amp tertentu, pastikan membeli sistem yang memungkinkan menguntungkan untuk sobat-sobat.

Jumlah track yang realistis 

Jika akhirnya mempertimbangkan sistem berbasis komputer, cari tahu sebelumnya apa hitungan trek yang realistis dengan CPU (prosesor) dan RAM (memori) yang dimiliki sehingga sobat tidak kecewa setelah membeli. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan pergi ke forum online atau mencari informasi kepada teman-teman.

Sample rate dan bit depth

Secara singkat sampe rate dan bit dept adalah system yang menentukan seberapa bagus suara yang akan diproduksi. Bot depth adalah ukuran sampel audio dalam digit biner, dan sample rate adalah seberapa sering sampel diambil per detik dan dituliskan dengan kHz. Sebagian engineer semipro dan pro menggunakan 24 bit dan kemampuan merekam dengan bandwith 32, 44.1, 48, 88.2, dan 96 kHz. Contoh kecil jumlah track akan dipengaruhi pada pengaturan bandwith yang dipilih. Sebagian besar banyak  mengatur dan merekam dalam pengaturan 44,1 KHz (standar untuk audio CD), namun tidak jarang juga yang merekam dengan 96 kHz (standar untuk audio DVD) atau bahkan 192 kHz (rekaman audio kelas atas saat ini).

Sistem yang mudah diperluas

Rencanakan penggunaaan sistem yang dapat dikembangkan seiring pengetahuan dan keterampilan sobat bertambah. Misalnya, jika ingin merekam dan mengupgrade beberapa gear apakah itu sesuai dengan spesifikasi computer yang ada?. Beberapa bisa dan beberapa tidak, jadi lakukan riset dan pikirkan tentang kebutuhan di masa depan. Sobat pasti akan menemukan bahwa hampir semua sistem semipro dan pro baru yang tersedia sangat dapat diperluas, tetapi gali pertanyaan ini dengan cermat jika akan membeli perlengkapan bekas.

Kita kembali ke fokus bahasan tulisan ini, hal pertama yang wajib dipertimbangkan adalah pembelian komputer. Sistem perekaman digital berbasis komputer adalah opsi perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan dalam operasional rekaman sobat-sobat. Apakah akan membeli Mac atau PC adalah topik perdebatan hangat di kalangan musisi yang sering merekam karyanya di rumah. Kebanyakan studio profesional menggunakan komputer Macintosh untuk merekam audio. PC dianggap memiliki terlalu banyak bug untuk berfungsi dengan baik untuk audio.

Pada dasarnya perdebatan ini sudah tidak relevan lagi. Keputusan sebaiknya diambil harus lebih didasarkan pada preferensi pribadi berdasarkan system lain yang digunakan. Pilih perangkat lunak yang ingin digunakan, dan beli komputer yang memiliki rekam jejak terbaik untuk menjalankan perangkat lunak tersebut. Beberapa program hanya tersedia untuk satu platform atau lainnya. Misalnya, Logic Audio dan Digital Performer adalah program khusus Mac, dan Nuendo dan Sonar hanya tersedia untuk pengguna PC Windows. Program lain, seperti Pro Tools, tersedia untuk komputer Mac dan Windows. Jika Anda sudah memiliki komputer atau jika Anda lebih memilih satu platform daripada yang lain (PC atau Mac), pastikan untuk menentukan apakah suatu program bekerja dengan baik pada platform itu sebelum membelinya.

Untuk menyiapkan DAW berbasis komputer, sobat memerlukan hal-hal berikut:

  • Komputer (sebaiknya dengan prosesor yang cepat)
  • Memori dan ram yang besar
  • Daya penyimpanan file yang besar (hard drive)
  • Sound card
  • Perangkat lunak

Dalam menentukan seberapa lancar atau seberapa kurang lancar Digital Audio Workstation berjalan. Daftar berikut ini akan memberi petunjuk kepada sobat tentang berbagai bagian perangkat keras yang mungkin saja cocok digunakan di komputer sobat:

CPU (prosesor) adalah alat vital dari studio komputer sobat, kecepatan CPU yang digunakan pada akhirnya menentukan seberapa baik program-program akan berjalan. Sebagai aturan umum, untuk audio, dapatkan prosesor tercepat yang sobat mampu dapatkan. Untuk sebagian besar perangkat lunak audio, Anda memerlukan setidaknya Intel Core i5-9600K atau AMD Ryzen 5 3600 Processor untuk PC atau 27-inch 5K iMac untuk mac. Jika menginginkan sistem yang dapat menangani tuntutan perekaman atau pencampuran banyak track (24 atau lebih), mungkin sobat harus meningkatkannya satu atau dua tingkat dan mendapatkan komputer multi-prosesor untuk Mac atau PC (dan komputer berbasis Intel Mac. Selain itu, saya juga menyarankan untuk membeli komputer yang hanya digunakanuntuk merekam audio saja karena menjalankan jenis aplikasi lain, pengolah kata, atau game dapat menyebabkan masalah dengan aplikasi audio Anda dan mengurangi stabilitas sistem Anda. .

Memori: Program audio berbasis komputer dan semua plugin terkait dengan RAM (random-access memory). Ini saran saya: Jika merekam banyak track audio dan menginginkan reverb atau beberapa efek pada setiap track, maka diperlukan lebih banyak RAM dan prosesor yang lebih cepat. Untuk sebagian besar program perangkat lunak DAW

Terkini, jumlah minimum RAM yang disarankan adalah 8-32 GB. Terlepas dari platform yang dipilih (PC atau Mac), perlu diingat bahwa sesuaikan dengan persyaratan sistem dari perangkat lunak yang digunakan.

Hard drive: Untuk merekam audio, pastikan mendapatkan jenis hard drive yang tepat. Ya, harus mendapatkan lebih dari satu jika ingin merekam lebih dari beberapa track audio. Satu hard drive untuk semua perangkat lunak dan sistem operasi dan drive lain untuk data audio. Strategi ini sangat meningkatkan kemungkinan bahwa sistem akan tetap stabil dan tidak mogok, terutama jika mencoba menjalankan 24 track atau lebih. Sedangkan untuk ukuran hard drive, lebih besar lebih baik, setidaknya untuk drive tempat menyimpan musik. Untuk drive sistem inti, dapat bertahan dengan drive 256GB; untuk drive audio, bahkan memiliki 500GB cukup konservatif karena data audio dapat menghabiskan banyak ruang. Misalnya, lagu berdurasi 5 menit dengan 16 track yang direkam pada 24 bit dan kecepatan sampel 44,1 kHz membutuhkan sekitar 600 MB ruang hard drive. Jika Anda memilih untuk merekam pada 96 kHz, maka anda membutuhkan kapasitas penyimpanan yang double.  Pilih hard drive dengan bijak. Untuk sisi audio, sobat membutuhkan drive yang mampu menangani tuntutan transfer data audio, contohnya menggunakan USB 3.0 yang memiliki kecepatan transfer data 10 kali lebih cepat dari USB 2.0.

Demikian sedikit ulasan yang dapat digunakan oleh kalian untuk menentukan komputer terbaik bagi kebutuhan studio home recording kalian. Selamat mencoba!

0 COMMENTS