BODY WOODS: Memilih Jenis Kayu Untuk Gitar

  • By: Agung Hellfrog
  • Jumat, 9 December 2016
  • 9026 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Beberapa waktu lalu di acara gathering rutin yang diadakan di AGC Music School, ada salah seorang siswa bertanya kepada saya tentang jenis kayu yang bagus untuk membuat gitar. Lantas, siswa lain juga ikut menimpali, “emang jenis kayunya ngaruh, kang?".

Pastinya banyak diantara teman-teman yang sudah mengetahui tentang jenis-jenis kayu yang banyak digunakan untuk membuat sebuah gitar, atau mungkin lebih jauh lagi, sudah mengetahui karakter tone dari jenis-jenis kayu tersebut sampai proses pembuatan sebuah gitar. Mulai dari proses pemilihan pohon yang ditebang, hingga proses finishing sebuah gitar.

Untuk beberapa teman-teman, mungkin ada yang juga bertanya seperti halnya siswa di atas. Maka jawabannya, ‘ya’. Bahkan, dua buah gitar yang dibuat dari jenis pohon yang sama akan bersuara sedikit berbeda. Namun saya tidak akan membahas sedetail itu, karena sudah pasti akan sangat panjang, bahkan akan berakhir satu buku. Hehehe.

Saya akan membahas secara umum tentang beberapa jenis kayu yang umumnya dibuat oleh beberapa pabrikan gitar, serta karakter tone yang dihasilkan dari jenis kayu tersebut.

Alder

Contoh paling mudah untuk mengenali seperti apa karakter dari kayu ini, bisa kita dengar di gitar - gitar keluaran Fender, atau gitar-gitar yang digunakan para gitaris era 80-an. Secara tonalitas, kayu ini mempunyai karakter yang berada ditengah-tengah; tidak terlalu bright dan tidak terlalu warm (low), dengan sustain yang baik. Versi saya sendiri, gitar dengan kayu jenis ini banyak digunakan untuk musik-musik bergenre rock, khususnya musik rock era 80-an.

 

Ash

Kayu jenis ini mempunyai karakter yang hampir seperti alder namun sedikit lebih bright dan lebih "twangy". Hal paling menonjol dari kayu ini adalah alur kayu yang menarik. Contoh gitar yang sering menggunakan kayu ini adalah Fender.

 

Basswood

Kayu yang mudah didapatkan dan mempunyai harga yang terjangkau, sehingga gitar yang menggunakan kayu jenis ini seringkali diasosiasikan dengan gitar-gitar ekonomis. Meskipun tidak sepenuhnya benar. Pada kenyataannya kayu ini mempunyai tone yang baik dan tidak jarang pabrikan gitar yang menggunakan kayu jenis ini untuk gitar kelas high-end serta dan menghasilkan kualitas yang baik. Ciri utama dari jenis kayu ini ada di bobotnya yang ringan dengan suara yang cenderung lebih warm dari alder. Contoh gitar yang paling banyak menggunakan kayu ini adalah; Ibanez.

Maple

Dengan karakter yang keras, kayu jenis maple sering kita jumpai sebagai bahan utama untuk neck gitar. Secara tonalitas kayu ini berkarakter bright, di mana penggunaan kayu maple untuk neck juga memberikan kontribusi untuk menghasilkan sound yang tight dan cut (muncul/terdengar di antara komposisi musik yang padat).

 

Rosewood

Ini dia jenis kayu yang paling sering digunakan pada berbagai fretboard gitar. Warnanya yang gelap dan alur kayu yang khas membuat kayu ini mudah dikenali oleh para gitaris. Secara tonalitas, kayu ini mempunyai karakter yang sedikit lebih warm dibanding maple.

 

Mahogany

Seperti halnya maple, mahogany adalah bahan yang sering digunakan untuk membuat gitar - baik untuk body maupun neck. Kamu bisa mendengar karakter kayu ini lewat sound dari gitar keluaran Gibson, Les Paul atau SG. Secara tonalitas karakter kayu mahogany adalah warm (low) dan cenderung terdengar soft. Kayu ini mempunyai bobot yang lumayan berat, dan bisa dibilang sering digunakan oleh para musisi modern karena karakter tone yang warm dan punchy. Perpaduan mahogany/maple merupakan komposisi kayu yang sering digunakan oleh para pabrikan gitar, karena menghasilkan sound yang deep, tight, dan juga dengan punch dan sustain yang baik. Gitar ini umumnya cenderung lebih mahal.

 

Lewat ulasan di atas, kita bisa mengetahui beberapa jenis kayu yang sering digunakan oleh para pabrikan gitar. Meskipun beberapa jenis kayu memiliki karakter yang diidentikkan dengan salah satu jenis genre musik, bukan berarti kayu tersebut tidak cocok untuk dimainkan di genre lain. Walau ada banyak faktor lain yang mempengaruhi sound gitar kita. Seperti konstruksi gitar sampai komponen elektronik di dalamnya (yang akan kita bahas di artikel selanjutnya). Namun, dengan mengerti karakter kayu, kita akan semakin mengerit dengan karakter gitar yang kita mainkan. Pengetahuan yang dapat memperkaya sound gitar kita serta memilih gitar yang pas.

Remember, keep playing and never stop learning. :)

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
336 views