Portal Music

KOneksi analog

Mengulik Kabel Konektor Analog (Part 1)

  • By: Agung Hellfrog
  • Kamis, 24 September 2020
  • 447 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Mungkin saja Superfriends sekarang sudah siap menata kamar tidur atau mungkin juga kosan untuk dijadikan home studio. Jangan lupa gear-gear barunya di-unboxing dulu dan pastikan terhubung dengan benar. Setelah mutusin ruangan mana yang akan difungsikan studio, langkah selanjutnya mengatur sistem agar studio kalian bisa mulai digunakan. Dalam artikel kali ini, saya mau berbagi agar kita bisa memahami semua konektor analog atau digital yang terhubung pada gear-gear dan memastikan semuanya terhubung dengan benar.

Bagi sobat-sobat gitaris atau kibordis pasti akrab atau mungkin tahu betul bentuk jack analog ¼-inci, XLR, dan TRS, tapi bagi yang tidak bisa melihat pasti bertanya-tanya kegunaan dan kenapa harus menggunakan jenis yang berbeda, kemudian apa untungnya analog yang paling umum sperti ¼ -inci (mono / TS dan stereo / TRS), XLR,???? Baiklah, mari kita mulai ulasannya.  

JACK ANALOG 1/4-INCI

Jenis ini merupakan  konektor audio yang paling umum dan yang paling banyak, karena serbaguna. Jack ini tersedia dalam dua jenis: mono / TS dan stereo / TRS.

MONO / TS

Istilah mono maksudnya memiliki satu saluran yang dapat digunakan untuk mengirim sinyal. Ts ini dikenal sebagai kabel instrumen atau kabel gitar. Jenis jack ini juga sering disebut TS (kependekan dari Tip / Sleeve). Tip adalah ujung jack, dan Sleeve adalah sisa bagian logam dan ada pembatas plastik yang memisahkan kedua bagian ini. Jack  TS ini serbaguna bisa menghubungkan gitar ke amp gitar, dari synthesizer ke mixer, dari mixer ke power amplifier (amp), dan dari power amp ke speaker. Saat membeli kabel dengan jack  TS, pastikan untuk melihat atau bertanya tentang kabel yang digunakan, karena jika nanti salah penggunaan salah, misal kabel sebagai pengganti kabel speaker (walaupun sama-sama pakai TS)  akan berdampak pada kerusakan serius=parah pada amplifier, karena jumlah arus yang tinggi dan dapat menyebabkan hubungan pendek, itu berarti akan merusak amplifier. Cara ngatasinnya, pastikan untuk mencatat kabel yang ada dirumah sesuai dengan fungsinya, tandai kabel dengan beberapa cara, bisa dengan pita berwarna di atasnya atau lakban berwarna (merah untuk speaker atau biru untuk instrumen, misalnya).

STEREO / TRS

Jack stereo/TRS (kependekan dari Tip / Ring / Sleeve) 1/4-inch ini tampak seperti jack headphone stereo. Tip adalah ujung ujung jack-nya, Ring adalah bagian tengah kecil yang terletak di antara dua pembatas plastik, dan Sleeve adalah sisa bagian logam. Jack TRS dapat digunakan untuk tiga jenis kabel seperti kabel stereo yang berisi dua bagian terpisah: satu untuk chanell kanan dan yang sisi lainnya untuk chanell; kabel balanced yang biasa digunakan pada perlengkapan audio profesional untuk menggabungkan berbagai bagian peralatan (untuk menghubungkan mixer ke perekam, misalnya). Keuntungan dengan kabel yang seimbang adalah tahan lama dan tanpa noise; dan kabel Y terdiri dari jack TRS di satu ujung dan dua di ujungya, Yang maksudnya mewakili bentuk seperti huruf Y, bercabang dan bida digunakan untuk menghubungkan ke efek prosesor efek - kompresor atau equalizer.

XLR

Sering juga disebut cannon, konektor XLR ini digunakan untuk mikrofon dan beberapa sambungan antar peralatan profesional seperti amplifier, mixer, dan speaker monitor. Konektor XLR hadir dalam berbagai desain mulai dari tiga hingga tujuh pin (untuk konektor male) atau lubang (untuk konektor female). Desain paling umum yang beredar adalah XLR tiga pin.

Fakta menarik bahwa Konektor XLR pada awalnya ditemukan oleh Cannon Electric. Mereka pertama kali merilis rangkaian Cannon X, diikuti oleh Cannon XL (yang menampilkan sakelar pengunci), dan terakhir Cannon XLR, yang kemudian dikenal hanya sebagai XLR. Inilah sebabnya mengapa terkadang Anda mendengar konektor ini disebut sebagai "konektor Cannon".

Penting untuk diingat adalah setiap kali menghubungkan atau melepaskan konektor dan kabel pada sistem, pastikan daya listrik ke peralatan dimatikan atau volume pada perangkat diturunkan sepenuhnya. Beberapa konektor di atas merupakan contoh yang pasti ditemukan ketika kita mulai membangun studio di rumah. Jadi, kenali dulu, baru mulai belanja. Selebihnya, beberapa konektor tambahan akan diulas pada artikel mengenal dan memahami koneksi analog bagian 2. Biasakan untuk selalu bertanya, agar tidak tersesat! Selamat mencoba, bro.

0 COMMENTS