konektor kabel

Mengulik Kabel Konektor Analog (Part 2)

  • By: Agung Hellfrog
  • Rabu, 30 September 2020
  • 176 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Pada artikel sebelumnya diulas beberapa contoh koneksi analog seperti jack TS, TRS, dan XLR dengan berbagai keuntungan dan penggunaannya dalam dunia musik. Artikel merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang akan memberikan ulasan dan sedikit informasi tentang jenis konektor lainnya yang lebih banyak ditemukan pada perangkat audio di studio atau bahkan pada pertunjukan musik.

Konektor SpeakON

Pada artikel sebelumnya diulas bahwa konektor XLR dapat digunakan untuk sinyal audio yang seimbang dalam berbagai aplikasi audio seperti mikrofon, amplifier, mixer, dan speaker monitor. Begitupun Konektor SpeakON, dirancang untuk mengambil sinyal arus tinggi, dan menghubungkan pengeras suara ke amplifier. Fitur desain yang mencolok adalah konektor SpeakON memiliki sistem penguncian yang mencegahnya terlepas dengan mudah. Konektos jenis ini Ideal dipakai pada acara musik live, dapat juga digunakan untuk sinyal audio seimbang di berbagai aplikasi audio seperti mikrofon, amplifier, mixer, dan speaker monitor.

Konektor MIDI

Kabel MIDI (Musical Instrument Digital Interface) banyak digunakan oleh musisi elektronik dan DJ. Kabel MIDI biasanya digunakan untuk menyambungkan controller / keyboard MIDI, ke sound card yang kemudian tersambung ke komputer. Tujuan dari koneksi ini adalah memungkinkan untuk mengontrol instrumen virtual dalam DAW yang digunakan. Namun, dengan diperkenalkannya konektor USB ke industri audio, kabel MIDI tidak sering digunakan. Ini karena kabel USB dapat mentransfer data MIDI langsung ke komputer.

Konektor USB-C

Konektor USB tersedia dalam berbagai jenis. Ide di balik konektor USB-C adalah untuk membuat koneksi standar universal yang dapat digunakan di semua perangkat. Meskipun secara teori bagus, namun belum cukup berhasil, dengan banyak mengalami masalah koneksi. Beberapa merek soundcard sudah menggunakan USB C sebagai konektornya.

RCA

RCA sering juga disebut konektor phono dan terkadang, walaupun salah disebut sebagai kabel AUX. Konektor RCA paling sering digunakan dalam sistem HiFi dan perlengkapan audio rumah lainnya. Ini adalah konektor mono yang tidak seimbang (unbalanced) yang juga bisa ditemukan di mixer DJ. Konektor RCA terdiri dari 2 konektor, satu untuk audio sisi kiri, dan yang lainnya untuk sisi kanan. Mereka biasanya ditemukan dalam warna merah dan putih, tetapi tidak selalu demikian.

Konektor Banana

konektor banana digunakan untuk membuat konektor pada kabel speaker telanjang. Biasanya, akan ditemukan dua jenis terminal di speaker - Yang pertama adalah jenis klip tempat memasukkan kabel kosong langsung ke klip. Jenis kedua, yang cocok untuk konektor banana  disebut tiang pengikat lima arah (five-way binding post).

Tiang lima arah ini umumnya berlapis emas, lebih tahan lama, dan akan ditemukan pada speaker kelas menengah hingga kelas atas. Manfaat menggunakan konektor banana ke kabel speaker kalian, daripada menggunakan kabel kosong, adalah koneksi permanen dan berkualitas tinggi. Seringkali koneksi kabel telanjang  rusak seiring waktu dan memengaruhi kualitas suara. konektor banana pada kabel speaker, ini tidak hanya terlihat lebih estetis tetapi juga memastikan kabel akan bertahan lebih lama.

Demikian beberapa ulasan tentang konektor analog yang akan ditemukan ketika memasuki dunia musisi, saya harap informasi ini berguna dan menambah pengetahuan buat kalian ya!

0 COMMENTS