Presonus Atom

Menjadi ‘Electronic Songwriter’ dengan Presonus Atom

  • By: Agung Hellfrog
  • Selasa, 30 April 2019
  • 509 Views
  • 0 Likes
  • 279 Shares

Presonus Atom adalah salah satu produk terbaru Presonus yang sangat baik digunakan untuk music production atau live performance. Sejumlah 16 Velocity dan Pads yang sangat sensitif, 21 tombol dan empat knob dalam bentuk box solid sebesar 8x8 inci.

Harga Presonus Atom tidak terlalu mahal karena dirilis di harga 149 USD atau Rp. 2.122.981,-. Tentunya alat ini sederhana tapi cukup powerful untuk ukuran sebuah Controller atau Beat Machine.  Alat ini termasuk digelari salah satu gear terbaik di acara bergengsi di Amerika, NAMM SHOW 2019.

The Atom

The Atom sendiri belum menyala secara colorful sampai alat ini dihubungkan lewat USB port. Setelah terhubung, alat ini akan menyala tergantung dari mode yang akan dipakai. Apabila dikoneksikan dengan DAW atau intrumen non-Presonus, alat ini akan menyala dalam satu warna dan juga sebaliknya.

Yup, karena The Atom adalah produk Presonus jadi seolah-olah mereka mengharuskan kita untuk memakai perangkat lainnya yang mereka buat agar The Atom menyala dengan lebih menarik dari masing-masing pad, tapi ini enggak terlalu signifikan juga secara fungsi, hehe.

Terdapat empat knob dibagian paling atas yang bisa berfungsi menjadi Filter, Pitch, atau Level Control. Sepuluh tombol kecil berjejer vertikal  di sisi kiri akan mengorganisasikan dari Lagu, Project Event, Jenis Instrumen, Note Repeat dan Shift Key. Seterusnya, 11 tombol vertikal di sisi kanan akan mengintegrasikan kontrol dalam pengoperasian alat, seperti tombol navigasi arah, tombol record, play dan stop.

The Atom memberikan kemudahan sampai ke pembuatan track, change tempo, editor, dan set  loops.  Apabila alat ini sedang dihubungkan dengan plug-in Studio-One, kita tidak perlu menggunakan mouse untuk memilih suara-suara atau beat yang akan digunakan.

Kenapa saya mengambil contoh plug-in Studio-One? Yap, karena secara spesifik alat ini dengan mudah akan bekerja lebih baik apabila terintegrasikan dengan plug-in tersebut.

Namun, kita enggak perlu khawatir karena alat ini masih bisa digunakan dengan media third-party lainnya. Jadi dengan menggunakan alat ini, kita bisa membuat atau merekam beat dengan cara yang sangat cepat tanpa harus banyak menggunakan media lain.

Buat seorang komposer, The Atom akan sangat membantu dari segi efisiensi waktu karena kita seperti bermain beat dalam satu kotak kecil tanpa harus menggambarnya satu persatu di track MIDI dalam DAW. Velocity The Atom juga tidak akan terlalu mengganggu dan kaku, yang menghilangkan kesan human-nya, karena bunyi yang terekam tergantung dari seberapa besar tenaga kita "mengetuk" pad yang alat ini.

Semakin besar kita mengetuk alat tersebut maka akan semakin besar juga velocity yang dihasilkan tanpa harus melakukan edit file MIDI satu persatu. Misalnya, kita juga enggak perlu khawatir akan kehilangan suara "ghost-note" dari snare drum.

Selain dari bentuk-bentuk suara drum, kita masih bisa mengganti ke MIDI Keyboard Mode, untuk tuts putih akan diberi indikator warna kuning dan biru di tuts hitam. Kita dapat dengan mudah juga untuk mengakses ke beberapa oktaf. Sangat membantu kan? Kita masih bisa bermain seperti seorang keyboardis tanpa harus menambah eksternal MIDI Keyboard.

Buat orang seperti saya; yang bisa dibilang enggak terlalu sabar untuk edit satu persatu file MIDI dalam sebuah komposisi lagu, The Atom bisa menjadi solusi yang menyenangkan dalam proses pembuatan beat.

Final Thoughts

Alat ini akan memberikan sensasi bermusik yang baik karena akan membantu menuangkan banyak ide-ide yang spontan pada saat kita menggunakannya, yeah it just works.

Didukung ukurannya yang kecil tidak perlu memakan banyak tempat di meja kerja, dan lucunya alat ini seolah-olah menyuruh kita menghindari mouse saat pengerjaannya pada saat digabungkan dengan Studio One.

Jadi sangat jelas bahwa alat ini bisa dipakai oleh yang bukan seorang beat maker serius sekalipun. You’re not getting a raw deal, just a simpler one! 

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
413 views
supergears
845 views
supergears
4079 views
supergears
4611 views
supergears
4973 views
supergears
6398 views

Memilih Audio Interface