Dean Razorback Signature Guitar From Dimebag Darrel

  • By: Agung Hellfrog
  • Senin, 21 September 2015
  • 3225 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Dimebag Darrell, gitaris dan juga founder dari band Pantera dan Damageplan ini dikenal dengan permainan gitarnya yang khas baik dari segi teknis maupun tone. Dengan tone yang dihasilkan oleh gitarnya, Darrell masuk dalam list “The 50 greatest Tones of all time” versi majalah Guitar Player. Sayangnya karir gitaris yang masuk dalam list “100 greatest guitarist” versi majalah Rolling Stone ini harus berakhir di tahun 2004 dikarenakan peristiwa penembakan atas dirinya saat di panggung yang juga mengakhiri hidupnya.  

Beberapa bulan sebelum kematiannya, Dimebag Darrel mendesain sebuah gitar bersama “Dean guitar” yang dinamai dengan model Dean Razorback, yang merupakan pengembangan dari Dean ML. Di gitar inilah dimebag Darrell mewariskan pemikirannya tentang sebuah gitar baik dari segi tone dan playability.

Dengan menggunakan kayu mahogany pada body guitar dan rosewood pada fretboard, gitar ini mempunyai karakter suara yang warm, fokus, dan open. Konstruksi set-neck juga membuat gitar ini mempunyai sustain yang baik, ditambah Floyd Rose tremolo yang menjaga gitar tetap in-tune melalui permainan whammy-bar yang ekstrim seperti teknik dive bomb.

Seiring berkembangnya teknologi para gitaris rock/metal mengembangkan soundnya untuk menghasilkan distorsi segahar mungkin (dimana distorsi gitar adalah hal yang wajib untuk jenis musik ini) namun, sound distorsi yang gahar bukan berarti putar knob gain sampai full, karena artikulasi dan clarity tetaplah hal yang penting secara musical. Secara umum gitaris-gitaris rock/metal sudah paham dengan hal ini, terlebih gitaris sekelas Dimebag Darrel. Saat mendesain pickup-nya dengan Seymour Duncan, Dimebag Darrel menginginkan pickup yang dapat memberikan gain ekstra tanpa kehilangan clarity dari sound keseluruhan. Tight low end, istilah yang digunakan oleh gitaris untuk sound gitar yang “nendang” tapi tetap jelas dan biting treble yang membuat gitar dapat menembus aransemen yang “hiruk-pikuk” khususnya dalam music rock/metal. Seymour Duncan pun mengeluarkan model Dimebucker untuk membuat gitar ini dapat “berteriak” tanpa kehilangan detail dari dari setiap string-nya.

Dari segi Konstruksi, Bahan, dan Elektronik, gitar ini bisa dibilang lebih dari cukup untuk mengakomodasi gitaris memainkan Jenis music Rock, Hard Rock, Heavy Metal atau mungkin yang lebih keras lagi dari itu semua. Kekurangan gitar ini mungkin hanya dari bentuknya yang serba tajam, yang mungkin bisa dipakai sebagai alat untuk melukai seseorang (just kidding).

 

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
12 views
supergears
12 views
supergears
12 views
supergears
12 views
supergears
12 views
supergears
12 views