TC Electronic G Major

TC Electronic G Major: Gear Old-School yang Bisa Diandalkan

  • By: Agung Hellfrog
  • Selasa, 23 July 2019
  • 676 Views
  • 9 Likes
  • 233 Shares

Setelah beberapa sering membahas produk terbaru, kali ini saya akan mengupas salah satu effect processor yang dianggap sudah ketinggalan zaman dibandingkan dengan produk digital saat ini.

Pembahasan produk ini muncul karena pertanyaan langsung mengenai efek delay yang saya pakai di “Shadow of Sorrow” dari album ketiga Burgerkill, Beyond Coma And Despair tahun 2006. Faktanya, ini membuat banyak pertanyaan, karena saat mendengarkan lead guitar di lagu ini, mereka merasa efek delay sangat mempunyai karakter. Terutama dari sisi kelebaran suara.

Hal ini juga saya rasakan saat proses rekaman dan mencoba beberapa alat di studio. Saat mencoba fitur delay dari G Major, saya merasakan kesan yang baik dari alat tersebut. Seketika juga saya memutuskan memakai G Major untuk penggunaan beberapa modulasinya.

Penasaran perangkat apa yang saya pakai? Alat ini adalah produk keluaran TC Electronic yaitu G Major seri satu. G Major adalah efek prosesor digital versi rack yang memiliki fitur suara seperti delay, phaser, chorus, octave. Hampir untuk semua jenis efek populer saat itu sudah ada di perangkat ini, kecuali efek distorsi.

Walaupun, saat itu G Major belum termasuk efek yang bisa disambungkan ke komputer untuk editing-nya. Namun, alat ini memang popular di kalangan gitaris. Saya suka berbagai macam tekstur yang dapat dengan mudah dibuat menggunakan G Major.

Sementara aplikasi dan penggunaannya pada saat ini pengaturannya akan sedikit menjengkelkan, terutama untuk menemukan sound yang kita cari.  Namun, beberapa suara ini sangat sulit untuk diciptakan kembali di tempat lain. Beberapa tekstur ambient akan sangat berguna bagi musisi ambient. Saya yakin banyak gitaris sangat menyukai produk ini, salah satunya adalah saya.

Saat itu, gitaris banyak sekali yang dikejutkan oleh suara-suara yang dihasilkan, terutama reverb, compressor, dynamic delay dan chorus-nya. Itulah kenapa saya menggunakan perangkat ini di Beyond Coma and Despair.

Sound transparan adalah salah satu keunggulan alat ini. Jadi, amplifier apapun yang kita gunakan, sound hasil G Major tidak akan merusak signal dari amplifier tersebut. Saya pernah mencoba penggunaan chorus, lalu ditambahkan delay yang sangat wet hingga phaser yang sering digunakan David Gilmour (Pink Floyd). Semua kesan quite-and-clean selalu terjaga oleh alat ini.

Begitu juga penambahan arpeggiator, pitch shifting hingga synthesizer semua signal gitar, dan dari G Major tidak saling mengganggu. Terlebih, untuk para penyuka dengan sound analog, alat ini sangat mampu membawa nuansa analog dengan proses digital.

Ini adalah legacy product yang rilisan TC Electronic. Melihat segi harga, saat itu termasuk dalam produk mahal, tapi kita dijamin tidak akan merasa tertipu untuk mengeluarkan rupiah demi membeli G Major. Tone yang dihasilkan tidak memberikan suara-suara yang “tidak diinginkan” seorang gitaris.

Hasil suara seolah-olah adalah garansi G Major. Saat kita menghabiskan waktu berjam-jam dengan alat ini, bisa dipastikan kita akan memikirkan banyak kemungkinan yang dihasilkan dengan menggunakan produk ini. Sensasi inilah apa yang saya rasakan saat itu.

Sementara, saat ini saya yakin sudah sangat banyak guitar processor yang kualitasnya jauh di atas alat ini. Namun, setidaknya kalau kita menyenangi suara-suara yang dihasilkan, ini bisa menjadi identitas tersendiri dengan perbandingan saat efek ini dikeluarkan. Memang, saat itu G Major merupakan salah satu produk yang bisa dibanggakan.

G Major seri satu adalah salah satu produk esensial bagi gitaris. Namun, sayangnya produk ini sudah tidak diproduksi lagi. Jadi, kalau kita mau mencari alat ini, harus berusaha ekstra keras mencarinya dan akan sangat sulit untuk menemukan G Major dalam kondisi baru. Memang setelah seri satu mereka merilis generasi kedua dari G Major, pertanyaannya sekarang adalah akankah TC Electronic membuat produk yang bisa melegenda serupa di era berikutnya? Let's see.

Foto: Kiriakos Kazakos, eBay

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
81 views

Mooer GE-200: The Multi-Monster