Delay or Echo: Time-based effect dan Cara Penggunaannya

  • By: Agung Hellfrog
  • Jumat, 13 January 2017
  • 8220 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Setelah di artikel sebelumnya kita membahas tentang Gain-based effect unit (Fuzz, Overdrive & distortion), rasanya kurang lengkap jika kita tidak membahas tentang Time-based effect unit. Secara singkat, efek jenis ini bekerja dengan menangkap input sound yang masuk dan memainkan kembali dengan jangka waktu tertentu.

Meskipun ada beberapa jenis pedal efek yang masuk ke dalam kategori time-based effect, namun untuk artikel ini kita akan membahas salah satu yang paling sering dipakai oleh para player khususnya gitaris; yaitu Delay. Terlepas dari jenis dan merek efek yang ada di pasaran, secara garis besar efek jenis ini mempunyai tiga hal utama dalam pengoperasiannya;

 

Effect Level/Mix

Mengatur seberapa besar perbandingan yang akan keluar antara sinyal yang belum diolah (dry) dengan sinyal yang sudah diolah oleh efek tersebut. Jadi bisa dibilang semakin besar kita memutar knob ini, maka semakin banyak delay yang keluar dibandingkan dengan sinyal aslinya.

Feedback/Regen/Repeats

Mengatur banyaknya pengulangan yang akan dikeluarkan oleh unit tersebut, atau bisa dibilang banyaknya "gema" yang dihasilkan oleh unit tersebut.

Delay Time/Delay/Time

Berfungsi untuk mengatur jeda waktu yang dibutuhkan oleh efek untuk melakukan pengulangan (delay). Simplenya, semakin lama waktu yang kita "set" maka semakin lama jeda waktu yang diperlukan oleh efek ini untuk melakukan delay. Fitur ini berfungsi untuk memberikan kesan "dekat/jauh" dalam sound yang kita bentuk.

 

Jadi, bagaimana cara menggunakannya?

Jika ada yang bertanya bagaimana seharusnya menempatkan efek ini di dalam rangkaian pedal board kita, mungkin tidak ada jawaban yang absolut. Karena eksperimen selalu membawa kita ke penemuan sound yang "unik/baru". Namun berdasarkan pengalaman dan eksperimen-eksperimen saya dan teman-teman musisi lainnya, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan;

  1. Apabila kita menempatkan delay sebelum distorsi/input ampli, maka yang terjadi adalah efek distorsi/ampli akan memproses/mendistorsi dua sinyal sekaligus (dry + delay). Buat beberapa orang, efek ini kurang disukai karena membuat sound distorsi jadi kurang detail.
  2. Apabila kita menempatkan setelah distorsi/input ampli, maka sound delay yang keluar akan terdengar lebih smooth atau nge-blend dengan sound kita secara keseluruhan. Opsi ini adalah setting yang umumnya digunakan oleh kebanyakan orang, yaitu menempatkan delay setelah distorsi atau melalui fitur send/return dari ampli.

Meskipun opsi nomer dua adalah yang sering digunakan oleh kebanyakan orang, namun tetap ada orang yang menempatkan delay sebelum distorsi/input ampli mereka. Apakah langkah ini salah? Belum tentu, karena mungkin sesuai dengan kebutuhan sang musisi, dan mungkin memang sound yang dicari sesuai dengan karakter bermusik yang bersangkutan sehingga memutuskan untuk menempatkan delay di dalam rangkaian unit efek tersebut.

So, keep playing and keep learning ;)

 

Cover image taken from: https://www.boss.info/us/

1 COMMENTS
  • rikysubagza31

    Keren keren dan cangih cangih alat bermain musiknya

Info Terkait

supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
321 views
supergears
336 views