Tips Memilih Overdrive Pedal Bagi Gitaris Pemula

  • By: Agung Hellfrog
  • Rabu, 22 November 2017
  • 7130 Views
  • 4 Likes
  • 1 Shares

Overdrive pedal mungkin adalah salah satu pedal efek yang paling sering digunakan, tapi selalu menarik untuk dibahas antar sesama gitaris, karena saya hampir tidak pernah menemukan gitaris yang tidak menggunakan pedal ini. Bila ada seorang gitaris yang menggunakan amp modeler ataupun multi-efek, fitur Overdrive pedal hampir selalu ada dalam setting-an sound mereka.

Secara simpel, pedal overdrive bisa dibilang salah satu perangkat wajib, khususnya bagi gitaris rock ataupun gitaris-gitaris yang memainkan musik-musik ‘sekarang’. Namun yang jadi pertanyaan adalah, “pedal overdrive apa yang bagus?” Bagi para gitaris pemula, memilih pedal overdrive pedal yang paling baik untuk kebutuhan mereka mungkin akan terasa cukup sulit, karena ada banyak sekali model dari berbagai macam brand dengan harga yang  beraneka ragam dengan berbagai macam review yang juga berisi berbagai macam pro dan kontranya.

[bacajuga]

Oleh karena itu, saya ingin sharing informasi kepada teman-teman seputar overdrive pedal, mulai dari apa sebenarnya overdrive pedal sampai kegunaannya dan juga beberapa referensi pedal yang dapat dijadikan acuan bagi teman-teman untuk memilih pedal overdrive.

Yang dapat dilakukan oleh pedal overdrive?

Anggaplah kita mempunyai atau sedang menggunakan sebuah amplifier tabung. Nah, peran si pedal overdrive adalah untuk menaikkan kadar distorsi dari ampli yang kita gunakan. Seperti kita ketahui, diperlukan level volume yang cukup besar untuk membuat ampli tabung menghasilkan distorsi yang optimal. Namun, dengan bantuan pedal overdrive akan  mempermudah kita untuk mendapatkan kadar distorsi yang kita perlukan tanpa mengubah karakter sound ampli terlalu jauh.

Bagaimana cara memilih pedal overdrive?

Saat memilih sebuah pedal overdrive, ada baiknya kita melihat gear (equipment) yang kita gunakan. Mulai dari gitar sampai ampli yang kita gunakan. Sebagai contoh, anggap kita menggunakan ampli Peavey Classic 30 (yang mana mempunyai karakter yang sedikit warm/dark dibandingkan ampli Fender) dan untuk gitar kita menggunakan gitar keluaran Fender (yang secara keseluruhan bersuara cukup bright).

Kombinasi kedua gear tersebut akan memberikan kita respons frekuensi yang cukup balance. Lantas di mana peran pedal overdrive tersebut? Saat kita ingin melakukan solo, kita akan memerlukan distorsi lebih (agar sustain sound lebih panjang) ataupun sesuatu yang membuat sound kita jadi sedikit lebih bright agar dapat menembus hiruk pikuk aransemen lagu yang sedang kita mainkan, di situlah peran pedal overdrive mulai.

Salah satu hal yang paling membantu dalam memilih pedal overdrive adalah dengan mendengar karakter dari si pedal itu sendiri. Dengan adanya internet, kita dapat dengan mudah mencari video tentang pedal overdrive, dan juga hampir setiap video akan menjelaskan gear apa yang dia gunakan. Di situ kita bisa melihat bagaimana pedal tersebut berinteraksi dengan gear yang mereka gunakan. Atau salah satu cara paling mudah adalah dengan melihat gear yang digunakan oleh gitaris favorit kalian.

Referensi

Berikut ada beberapa pedal overdrive yang dapat kalian jadikan acuan dalam memilih pedal overdrive:

1. Fulltone OCD

Salah satu pedal yang banyak mendapat review bagus dari setiap gitaris di setiap forum-forum musik. dengan fitur true-bypass, dan sound yang fleksibel namun tetap berkualitas dan juga harga yang atraktif. Bisa dibilang ini pedal paling baik dari segi harga dan kualitas.

2. Joyo JF-02 Ultimate Drive

Jika kalian mencari versi ekonomis dari Fulltone OCD, pedal keluaran Joyo ini akan menjadi pilihan kalian. Meskipun bisa dibilang sedikit kurang bright bila dibandingkan Fulltone OCD, secara keseluruhan sound yang dihasilkan hampir tidak jauh berbeda dari Fulltone OCD, dan fitur yang lebih menarik adalah pedal ini mempunyai harga yang sangat menarik.

3. Ibanez TS9 Tube Screamer

Sepertinya hampir tidak mungkin jika tidak mencantumkan pedal ini ke dalam list. Pedal legendaris yang mempunyai karakter yang warm dan khas tabung ini ini memang mampu menghasilkan suara yang menawan jika dipadukan dengan ampli tabung. Well it’s a damn good one pedal.

4. Boss BD-2 Blues Driver

Seperti halnya tube screamer, pedal ini tidak dibuat untuk menghasilkan sound distorsi ugal-ugalan. Tetapi lebih ke sound distorsi (baik itu hi gain ataupun tidak) yang dinamis dan berkarakter. Sebagaimana kita tahu predikat BOSS sebagai salah satu pembuat pedal jempolan. Bisa dibilang pedal ini pembanding sepadan dengan tube screamer.

5. Fulltone Full-drive2 Mosfet

Satu lagi pedal dari Fulltone. Pedal overdrive yang mempunyai banyak fitur ini dapat mengakomodir kita untuk mendapatkan banyak sound, mulai dari smooth overdrive sampai hi-gain distortion dengan growl dan sustain yang sangat baik

Semoga uraian diatas dapat menambah informasi kalian mengenai pedal overdrive, mulai dari cara menggunakan sampai referensi pedal overdrive apa yang paling pas untuk kalian gunakan.

*Foto cover: youtube.com/howcast

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
248 views
supergears
248 views
supergears
248 views
supergears
248 views
supergears
248 views
supergears
322 views