WHAMMY BAR: Kreasi untuk Gitaris Hasilkan Sound Unik

  • By: Agung Hellfrog
  • Senin, 14 August 2017
  • 4962 Views
  • 3 Likes
  • 0 Shares

Banyak sebutan untuk benda yang satu ini. Benda yang kadang disebut tremolo bar, vibrato bar, twang bar atau tremolo arm ini mempunyai satu fungsi, yaitu menciptakan bunyi menyerupai efek ‘vibrato’ dari gitar kita. Buat teman-teman yang belum paham mengenai vibrato, secara simpel vibrato adalah variasi yang dilakukan apabila kita membunyikan sebuah nada, di mana variasi yang dimaksud adalah memainkan pitch (dengan menaikkan dan menurunkan pitch) dari nada tersebut.

Meskipun whammy bar hanya mempunyai satu fungsi (yaitu menaikkan atau menurunkan pitch), tapi dengan bantuan kreativitas dan imajinasi dari para gitaris, whammy bar telah banyak menginspirasi gitaris untuk menghasilkan suara-suara yang baru dan unik dari gitarnya.

[bacajuga]

Di era awal benda ini ditemukan, penggunaan whammy bar dalam sebuah lagu belum terlalu menonjol. Baru pada era 60-an, penggunaan whammy bar banyak ditemukan di lagu-lagu rockabilly dan surf music, yang akhirnya menjadi ciri khas musik-musik dari genre tersebut.

Kurang lebih dua puluh tahun berselang, para gitaris dan para product developer terus mengembangkan benda ini sampai akhirnya para gitaris menemukan cara baru untuk menggunakannya ke level yang baru.

Dimulai oleh sang gitaris legendaris Jimi Hendrix yang membawakan lagu “The Star-Spangled Banner” di Woodstock 1969, sekaligus menunjukkan pada orang banyak penggunaan whammy bar bisa menghasilkan warna baru pada sebuah komposisi musik.

Dilanjutkan dengan Jeff Beck pada lagu “Cause We've Ended as Lovers”, di mana Jeff Beck menggunakan whammy bar hampir sepanjang lagu tersebut.

Dan kita tidak mungkin melewatkan nama Eddie Van Halen yang mengguncang dunia dengan masterpiece-nya yang berjudul “Eruption”, sekaligus memopulerkan teknik ‘dive bomb’ kepada para gitaris dunia.

Lalu masih banyak gitaris lainnya yang telah membawa permainan whammy bar ke level selanjutnya, seperti Steve Vai lewat lagu “The Attitude Song” dan juga Joe Satriani dengan permainan gitarnya di debut albumnya yang berjudul “Surfing With The Alien”.

Namun selain kelebihan, whammy bar ternyata juga mempunyai kekurangan, yaitu:

  • Membutuhkan waktu ekstra saat melakukan pergantian senar.
  • Sulit menjaga tunning dari gitar (stay-in-tune), terutama saat kita melakukan teknik-teknik yang ekstrem seperti ‘dive bomb’ atau yang lainnya.
  • Memerlukan extra budget untuk membeli dan memasang benda ini pada gitar kita. Meskipun banyak tersedia whammy bar dengan harga yang ekonomis, tapi jenis tersebut cenderung mempunyai bahan baku yang kurang baik, yang pada akhirnya sering bikin ‘ribet’.

Di antara banyaknya pilihan whammy bar, berikut adalah beberapa nama yang sudah malang melintang di kuping para gitaris:

  • Floyd Rose
  • Schaller
  • Wilkinson
  • Bigsby
  • Ibanez Tremolo Arm

Bisa dibilang kehadiran whammy bar memang telah menginspirasi para gitaris untuk menemukan cara baru dalam menghasilkan sound-sound unik dari gitar mereka. Meskipun keberadaan whammy bar pada sebuah gitar tidaklah mutlak, tapi untuk bereksperimen tidak ada salahnya jika kita memiliki sebuah gitar yang dilengkapi dengan whammy bar.

Foto: blog.warmoth.com, f-guitar.com

1 COMMENTS
  • dephythreehandoko

    JIMI HENDRIX

Info Terkait

supergears
376 views
supergears
376 views
supergears
376 views
supergears
376 views
supergears
705 views
supergears
705 views