Flea

Flea: The Crazy Bassist

  • By: GP
  • Kamis, 7 February 2019
  • 1564 Views
  • 3 Likes
  • 1 Shares

Membicarakan bassis top dunia, tentu tak mungkin melewatkan nama Flea. Bassis berkepala plontos itu jadi salah satu musisi ikonis dengan gaya bermainnya. Namun siapa sangka, pencabik bass Red Hot Chili Peppers itu dulunya (dan sampai sekarang) adalah anak jazz yang kemudian nyasar di kancah punk rock.

Lahir dengan nama Michael Peter Balzary pada 16 October 1962, Flea tumbuh di keluarga imigran Australia. Orang tuanya bercerai, lalu ibunya menikah dengan musisi jazz. Dari situ Flea mengenal jazz dan terompet, dan mengidolakan Miles Davis, Louis Armstrong, dan Dizzy Gillespie.

Karena selera musiknya seperti itu, Flea tak punya banyak teman semasa sekolah. Hingga ia akhirnya bertemu Anthony Kiedis yang kelak bersama membentuk salah satu band terhebat sepanjang masa. Bertemu Kiedis dan Hilel Slovak—yang nantinya juga menjadi gitaris RHCP, Flea diperkenalkan dengan rock n’ roll dan punk rock. Flea pun belajar bermain bass dengan Slovak. Keduanya pun sempat membentuk band bersama walau tak lama.

Sempat singgah di unit punk rock Fear, Flea akhirnya kembali berlabuh ke dua sahabatnya dan membentuk band bernama Tony Flow and the Miraculously Majestic Masters of Mayhem, ditambah drummer Jack Irons. Saat itu musik mereka dipengaruhi oleh Defunkt dan Grandmaster Flash and The Furious Five. Inilah cikal bakal Red Hot Chili Peppers.

Tiga album pertama: The Red Hot Chili Peppers, Freaky Styley, dan The Uplift Mofo Party Plan mulai menarik perhatian fans musik. Namun Slovak keluar masuk band, hingga naasnya, usai album ketiga rilis, ia meninggal karena overdosis heroin. Irons memutuskan keluar dari band.

Tak ingin larut lama dalam kesedihan, Flea dan Kiedis merekrut personel baru untuk mengisi posisi bass dan drum. Setelah bongkar pasang karena ketidakcocokan, akhirnya mereka bertemu dengan gitaris dan drummer handal: John Frusciante dan Chad Smith. Akhirnya formasi klasik terbentuk.

Album keempat, Mother’s Milk, dirilis. Mereka mulai menemukan formula solid untuk musik Red Hot Chili Peppers. Sampai akhirnya album Blood Sugar Sex Magik keluar dan meledak. Di album itu, Flea meredam permainan slap bass khasnya dengan lebih bergaya konvensional.

Ternyata melejitnya karier Flea tak sebanding dengan kehidupan personalnya. Pada masa-masa itu ia dan istrinya berpisah. Flea juga didiagnosa chronic fatigue syndrome, memaksanya istirahat selama setahun.

Pasca kesuksesan Blood Sugar Sex Magik, Frusciante memutuskan hengkang dari band karena tak kuat dengan popularitas. Posisinya digantikan oleh gitaris Jane’s Addiction, Dave Navarro. Formasi itu menghasilkan album One Hot Minute, di mana Flea banyak menulis lirik lantaran kondisi Anthony Kiedis yang tengah terpuruk kecanduan heroin.

One Hot Minute tak semeledak Blood Sugar. Dengan kondisi para personel yang tak jelas juntrungannya, RHCP akhirnya vakum. Flea sungguh terpuruk, bahkan sempat berpikir untuk mundur dari band.

Pada masa-masa itu, Flea memulihkan diri dengan menjalani meditasi dan yoga, serta jauh dari narkoba. Karena RHCP tengah vakum, Flea menyalurkan aktivitas musiknya dengan membantu musisi lain, seperti menjadi bassis di tur reuni Jane’s Addiction, serta berkontribusi di rekaman Alanis Morissette, Mike Watt, Tori Amos, dan Michael Stipe.

Dengan kembalinya John Frusciante dari rehab, Red Hot Chili Peppers kembali aktif. Album ketujuhnya pada 1999, Californication, sukses di pasaran. Mereka mulai bangkit dari keterpurukan dan akhirnya laris tampil di berbagai festival raksasa macam Woodstock dan Reading & Leeds. Saat itu Flea kerap tampil bugil di atas panggung.

Red Hot Chili Peppers telah menjelma jadi salah satu raksasa rock di dunia. Di luar itu, Flea juga terlibat dalam sejumlah proyek sampingannya, seperti Atoms For Peace bersama Thom Yorke, Rocket Juice & the Moon bersama Damon Albarn, serta Antemasque bersama “duo kribo” Omar Rodríguez-López dan Cedric Bixler-Zavala.

Selain karier bermusik, Flea juga cukup aktif dalam dunia perfilman. Ia pernah membintangi film di antaranya Suburbia, Back to the Future Part II dan Part III, My Own Private Idaho, Fear and Loathing in Las Vegas, The Big Lebowski, dan Baby Driver. Dia juga dikenal mengisi suara karakter Donnie Thornberry di serial animasi The Wild Thornberrys.

Pada 2001, Flea juga mendirikan Silverlake Conservatory of Music, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan musik bagi anak-anak yang kurang mampu. Flea dan RHCP juga kerap tampil di konser-konser amal.

Pada 2009, Flea dinobatkan oleh pembaca Rolling Stone sebagai bassis terhebat sepanjang masa di nomor dua setelah John Entwistle dari The Who. Flea dan RHCP juga telah dilantik ke Rock and Roll Hall of Fame pada 2012. Itulah Flea, seorang bocah jazz yang “terjerumus” ke punk rock, hingga akhirnya jadi bassis terhebat dan tergila di kelasnya.  

2 COMMENTS
  • Christianseanl

    Like

  • dephythreehandoko

    Flea RHCP

Info Terkait

supershow
1136 views
superbuzz
626 views
supergears
1656 views
superbuzz
782 views
superbuzz
1871 views