Freddie Mercury Eksperimentasi Musik Tiada Tanding Dari Freddie Mercury

  • By: AFR
  • Selasa, 18 August 2015
  • 9684 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

23 tahun silam, 24 November 1991, Freddie Mercury dinyatakan meninggal dunia setelah satu hari sebelumnya memberikan pengakuan kalau dia mengidap penyakit AIDS, tapi sampai saat ini sederet karya eksperimen miliknya masih tetap hidup, dengar saja lagu-lagu seperti “We Are The Champion”, “Don’t Stop Me Now”, “Killer Queen”, “Crazy Little Thing Called Love”, “Somebody to Love”, “Bohemian Rhapsody” dan “Love My Love” yang sangat menakjubkan walaupun di dengar setelah puluhan tahun dari hari rilisnya.

Diantara karya eksperimentasinya, pasti elu tau banget dengan lagu berjudul “Bohemian Rhapsody”, sebuah lagu fenomenal yang ditulis Freddie Mercury yang hingga saat ini masih kerasa “abu”, terutama tentang makna dibalik lirik lagu tersebut. Kita juga yakin kalau elu termasuk salah satu orang yang penasaran tentang makna dari bohemian rhapsody, sayangnya Freddie Mercury tetap merahasiakan makna dari lagu ini, walaupun beberapa pengamat musik pernah mencoba memecahkan makna dibalik lagu ini. Sampai-sampai muncul opini menyebar luas kalau lagu bohemian rhapsody tentang ekspresi traumatic dari Freddie Mercury yang diluapkan kesebuah lagu, selain itu juga ada yang beranggapan kalau lagu tersebut bercerita tentang hubungan umum antar sesama manusia. Banyaknya opini yang muncul kepermukaan gak membuat Freddie Mercury menceritakan makna dibalik lagunya, hanya saja vokalis pemalu dan introvert ini sempat mengatakan kalau bohemian rhapsody adalah kumpulan kata-kata yang gak memiliki arti. Bukan cuma liriknya yang nyeleneh, kejeniusan Freddie Mercury membuat bohemian rhapsody yang identik dengan musik rock ini memiliki unsur klasik, terlihat dari 6 bagian yang menyatu mulai dari intro, ballad, gitar solo, opera, hard rock, dan outro. Perubahan pada style, tempo dan nada secara tiba-tiba juga menjadi yang sangat tidak umum dalam ranah musik Rock.

Tetapi secara umum lagu-lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh Freddie Mercury banyak terinspirasi oleh mantan pacarnya, Mary Austin termasuk lagu Ballad “Love of My Life” yang bercerita tentang kisah Freddie bersama mantan pacarnya yang akhirnya menjadi teman baik dan mendampinginya saat dia sakit sampai menghebuskan nafas terakhir.

Dibalik kejeniusan menulis dan mengolah lagu, Freddie Mercury memiliki kekuatan utama pada olah vokal yang sangat mumpuni dan berkarakter. Meskipun Freddie memiliki ciri suara baritone dengan range vokal 4 sampai 5 oktaf dan dia juga mampu menggunakan teknik vokal falsetto yang lembut sampai kewilayah yang sangat tinggi padahal Freddie Mercury bermain di ranah musik rock yang biasanya membetuhkan teknik vokal yang lebih padat. Ya memang sudah diakui Freddie memang penulis lagu dan penyanyi yang memiliki suara vokal yang sangat lentur dan beberapa kali juga dinobatkan sebagai vokalis terbaik sepanjang masa.

Kontribusinya terhadap musik rock memang teramat sangat besar, rasa takjub masih menyelimuti apabila kita kembali mendengar lagu-lagu dari karyanya yang saat ini masih menjadi inspirasi utama berbagai penyanyi lintas genre dan sampai saat ini belum ada musisi khususnya diranah musik rock yang mampu meniru atau bahkan menandingi seorang ikon rock abad-20 yang bernama Freddie Mercury.

3 COMMENTS
  • rikysubagza31

    Mantap

  • endidwi

    Kerennnn

  • avnelz

    Haiii

Info Terkait

supericon
63 views
supericon
63 views
supericon
63 views
supericon
63 views
supericon
63 views
supericon
63 views