7 Karakter Penonton Festival dan Konser di Indonesia

7 Karakter Penonton Festival Musik dan Konser di Indonesia

  • By: Adit 'SATCF'
  • Senin, 30 September 2019
  • 1744 Views
  • 14 Likes
  • 80 Shares

Kalo kita simak dari beberapa feed berita dari portal digital di smartphone kalian, perkembangan dunia festival musik di Indonesia cukup maju di beberapa tahun belakangan ini. Enggak perlu susah-susah nonton musisi luar yang biasa kalian liat di YouTube, untuk menyambangi mereka di luar negeri.

Tinggal bersabar tunggu line up dari beberapa festival-festival lokal yang cukup qualified untuk menghadirkan mereka. Sooner or later mereka pasti main ke Indonesia kok.

Para promotor musik dan penyelenggara festival pun datang dari berbagai macam background, baik yang bersifat komersil (by sponsor) ataupun swadaya (kolektif).

Di Indonesia, secara umum ada beberapa festival musik tahunan yang secara umum diketahui oleh para millennials dan Gen Z, seperti Hodgepodge Superfest, We The Fest, La La Fest, Java Jazz, dan lain-lain.

Dari sekian macam festival musik yang disebutkan di atas, setiap event memiliki pasar dan segmen pasar pendengar masing-masing. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia yang terdiri dari dua ratus juta sekian doyan banget nonton konser dan festival musik.

Buktinya? Laku-laku aja tuh acara, dan penjualan tiket konser seringkali SOLD OUT sebelum hari H, alig ye?

Anyway, di artikel ini saya mau bahas bukan tentang festivalnya, melainkan penonton konser. Apa yang mendorong mereka buat nonton konser? Apa sih alasan utamanya?

Ada beberapa alasan yang mendasari, melatari para penonton muda di Indonesia, dengan berbagai macam alasan, dan inilah beberapa pengakuan mereka, saya ambil tujuh sample beberapa manusia diantaranya.

**

1. Daniel (25), Anak Kuliahan (pengennya disebut anak kuliah)/Social Festival Goers

Pernah nonton konser apa aja?

Sejauh ini, banyak konser yang udah gue tonton, tapi paling ngehe, berkesan. Pensi SMA 44 tahun 2006 itu di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan. Waktu itu line up-nya sidestream dan mainstream. Mainstream-nya aja sampai ngundang Dewi Persik dan akhirnya rusuh. Jebol sejebolnya tak bersisa. Festival ya? kalau festival sejauh ini ya Java Rockin’ Land 2010-an sama Hodgepodge Superfest 2018 & 2019. Itu gue suka nonton festival yg sebelum kita datang kita bisa pemanasan di pinggir pantai Ancol sih. Kane.

Konser paling goks?

Sejauh ini ya konsernya Bad Religion di GBK.

Karena gue suka dengerin Bad Religion dan karakter vokalnya Greg Graffin. Nah, ketika ada kesempatannya, ini tuh enggak boleh dilewatkan. Secara mereka dedengkot para punk rockers dan selama mereka berkarya dari tahun 1980 atau 1981. Dan, belum tahu lagi di tahun depan dan depannya lagi masih bisa datang ke Jakarta atau enggak. Jarang-jarang liat BR main live di Indonesia.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Gue suka datang ke acara selain liat line up band-nya, dan band utamanya, karena gue pengen ketemu sama beberapa temen gue yang datang, dan syukur-syukur bisa jalin relasi juga untuk temen-temen baru, bisa buat pertemanan atau bisnis atau apalah.

2. Rahman Satrio (22), Janitor/Womanizer

Pernah dateng ke konser apa aja?

Parookavile, Djakarta Warehouse Project, Ultra Bali, etc.

Konser paling goks?

Acara konser karang taruna RW 02 Bukit Duri, acaranya seru. Mulai dari anak-anak, sampe emaknya ke neneknya ke bapaknya semua. Joget musik apapun bahkan music clubing sekalipun. Respect-nya mereka ngerti gimana menghargai musik dibanding yang cuma dateng dan malah sibuk handphone buat Snapgram.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Yang pertama sih pasti karena liat line up-nya, kedua juga karena acaranya gimana? Layak enggak nih buat didatangin, dan ketiga, enggak munafik sih: karena cari cewek.

3. Rio (22), Desainer Grafis/Moshing Guy

Pernah nonton konser apa aja?

Wah kalo ditanya ini sih banyak, dan konser lintas genre hampir semua pernah didatengin, mungkin lebih ke showcase band luar yang lagi tour ke sini.

Konser paling goks?

SUARA DISKO Vol. 15. Wah asli, ini keren sih haha. Sebagai orang yang enggak into ke per-skenaan disko Ibukota dan gue basic-nya ada di skena hardcore/punk, gue rasa ini pengalaman yang cukup ngehe.

Jadi yang membawa gue buat hadir ke acara tersebut karena ada salah satu kolektif asal Yogyakarta, Prontaxan jadi salah satu line up-nya, mereka ini terkenal dengan nge-remix lagu band indie jadi funkot (Funky Kota). Di situ gue sangat kebawa suasana sih dengan remix-an mereka, yang asli ngehenya terlepas dari ‘cewek SCBD’ yang enggak kalah menariknya. HAHAHA. Tapi Prontaxan malam itu sih ngerubah Lucy In The Sky berasa kayak di diskotik pinggir pantura.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Lebih sering ke konser cuma pengen ngerasain atmosfer saat band penampil main sih, apalagi kalo di HC/Punk bisa pogo/stagedive dan yang paling keren bisa sing along bareng bandnya langsung tanpa ada sekat yang ngebatesin, dan keresahan hidup bisa terlampiaskan lewat situ. Sekut.

4. Andrean G (34), Pegawai Swasta/Music Fans-Collector

Pernah nonton konser apa aja?

Deftones, The Used, Story of the Year, Ignite, Sick of it All, NOFX

Konser paling goks?

Deftones, Bandung.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Tujuan utama ya nonton bandnya. Syukur-syukur kalo line up atau opening act-nya ada band-band yang lumayan, itu bonusnya. Hunting merchandise official band-nya. Bisa ngerasain nonton band idola secara live, siapa tahu bisa dapet setlist atau foto bareng. Oh ya tambahan, hunting legalisir di CD dan merchandise juga termasuk target utama Dit, hahaha.

5. Danny Achun (43), Pegawai Showroom Samuderajaya Mobilindo/Polisi Sound

Pernah nonton konser apa aja?

Deftones, Lamb of God, NOFX, Burgerkill orchestra, Beside, Java Rockin’ Land.

Konser paling goks?

Ter-ngehe, gue lihat konser Bugerkill: musik metal kolaborasi sama orchestra baru pertama seumur hidup musik metal live kolaborasi bareng orchestra. Asli, gokil banget sound-nya. Semua kedengeran, kualitas sound-nya edan enggak kalah sama band bule.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Gue suka sama band nya trus gw pengen denger sound sama perform nya mereka seperti apa dan juga panggung dan lighting nya soalnya selain sound dan perform kualitas ligthing dan panggung sangat saling mendukung.

6. Rena (?), Pegawai Swasta/All Access Person

Pernah nonton konser apa aja?

Banyak banget cuy, asli enggak kehitung.

Konser paling goks?

Katchafire, sama Black Rebel Motorcycle Club.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Teriak-teriak nyanyi sambil mabok, karena temen gue banyak dan kerjaan gue di media, so I got the all access, free to roam.

7. Erlangga (Bongga) (26), Tattoo Artist/Party Crasher

Pernah nonton konser apa aja?

Buanyak!

Konser paling goks?

Synchronize Fest (hari pertama) tahun 2017.

Alesan utama lo untuk datang nonton festival/konser itu apa sih?

Sebenernya gue di acara itu dalam hal kerjaan, sama bantu-bantuin band temen, dan mabok..

Tiga hal TERGOKIL!

Since I came, I’m not ever sober. At all. I met with my girl! In front of Jack D’ booth! With a full cup in my hand. Face to face and speak up a little with Jokowi! And they bought what I wore. Eh satu lagi, gue masuk timeline koran Kompas pas stagedive, yang main Tenholes! Eh, jadi ketahuan enggak jaga, hehe.

**

Karakter seorang Bongga adalah narasumber terakhir saya untuk menutup artikel tentang tujuh karakter penonton festival yang ada di Indonesia. Saya yakin masih banyak lagi beberapa alasan- alasan ghaib ala penonton festival yang ada di negeri kita tercinta ini, mungkin dari tujuh di atas, mewakili sebagian dari karakter mereka.

Alasan-alasan ini cukup masuk akal sesuai dengan minat dan tujuan mereka untuk datang ke sebuah festival atau acara. Nah kalau kamu gimana?

1 COMMENTS
  • Ricko13

    Yg penting asik Brads,

Info Terkait

superbuzz
274 views
superbuzz
483 views
supershow
5154 views

Bersiap Menyambut HELLPRINT 2019!

superbuzz
275 views
supershow
644 views
superbuzz
443 views