Jacob Bannon Lestarikan Independensi Musik Hardcore Punk Lewat Label Deathwish Inc

Jacob Bannon Lestarikan Independensi Musik Hardcore Punk Lewat Label Deathwish Inc

  • By: Yulio Piston
  • Sabtu, 27 March 2021
  • 344 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Jacob Bannon tahu betul cara untuk melestarikan musik hardcore punk. Frontman dari band hardcore punk, Converge, itu berinisiatif untuk membuat label rekaman yang bergerak menaungi dan merilis karya-karya dari band yang mengusung musik-musik keras.

Keinginan itu akhirnya diwujudkan dengan lahirnya label rekaman independen bernama Deathwish Inc pada 1999. Di tahun itu, Jacob Bannon bekerja sama dengan koleganya, Tre McCarthy, untuk membentuk label rekaman tersebut.

Meski begitu, cikal bakal berdirinya Deathwish sudah ada sejak awal 90-an. Ketika itu, Jacob Bannon melepas sendiri rilisan Converge dalam bentuk vinyl di tahun 1991 dan 1993. Dalam wawancaranya dengan Punk News pada 2005 silam, Jacob Bannon menjelaskan dirinya ingin berkarya dengan lebih bebas sehingga mendirikan label sendiri.

"Saya merilis karya-karya pertama Converge di tahun 1991 dan 1993 dalam bentuk vinyl. Secara teknis, itu adalah upaya pertama saya ke dunia label. Meskipun saya masih sangat muda ketika rilis dua rilisan itu, saya belajar banyak dari pengalaman tersebut," kata Jacob Bannon.

"Tre yang merupakan mitra saya di label ini juga merilis EP 7" Converge dan Inkwell di label Orion Quest pada 1996. Setelah itu kami berdua menjauh dari label kami dan berkonsentrasi pada proyek yang lain. Sekitar tahun 1999, Tre dan saya dengan santai berbicara tentang memulai label/merek yang sah," lanjutnya.

"Kami ingin keluar dari pendekatan tradisional yang kami anggap negatif dan menciptakan sesuatu yang baru, fleksibel, dan menarik. Pada awal tahun 2000, kami bekerja sama untuk merilis proyek pertama kami berupa CD dan album split Converge dan Hellchild juga Ep 7" Boysetsfire. Segalanya berjalan cepat setelah itu dan terus berlanjut," kenang Jacob Bannon.

Rilisan pertama Deathwish berupa album split berjudul Deeper the Wound antara Converge dan band asal Jepang, Hellchild, pada April 2001. Sejak saat itu, Deathwish terus berkembang dan menjadi salah satu label rekaman yang patut diperhitungkan dalam ranah hardcore punk dan musik agresif secara umum.

Saat mendirikan Deathwish, Jacob Bannon dan McCarthy punya kesibukan lain. McCarthy menjadi pengelola tur band, Jacob Bannon mengurusi artwork dan pengemasan untuk label indie. Deathwish sendiri dimulai di Kota Salem, Massachusetts, Amerika Serikat, tempat tinggal Jacob Bannon.

Mereka sempat menggunakan kamar tidur Jacob, ruang bawah tanah rumahnya, kemudian berbagi ruangan dengan label lain, Bridge 9 Records, hingga akhirnya pindah ke sebuah gedung pabrik tua di Beverly. Pada tahun-tahun berikutnya, mereka telah bercabang menjadi sub-label, termasuk Secret Voice dari Jeremy Bolm dari Touché Amoré.

"Saat kami mulai berkembang, kami memiliki banyak teman yang merilis rekaman namun tidak memiliki sumber daya atau waktu,” jelas Jacob Bannon. “Kami berkata, hei, kami mempercayai visi Anda, kami mempercayai apa yang ingin Anda lakukan. Kami tidak ingin mengambilnya dari Anda; mengapa Anda tidak membuat merek dan label Anda sendiri, dan kami akan memproduksi dan mendistribusikannya."

Perkembangan Deathwish semakin pesat setelah pada 2016 lalu bekerja sama dengan Alternative Distribution Alliance (ADA), sebuah label pendistribusian independen di bawah naungan Warner Music Group. Selain Deathwish, di sini juga bergabung label punk indie lain seperti Epitaph Records, Rise Records, hingga Run for Cover Records.

Untuk memasarkan produknya, Deathwish memiliki Deathwish Direct yang juga mendistribusikan produk dari banyak label lain ke pengecer independen di seluruh dunia. Terhitung pada 2015, Deathwish Inc bentukan Jacob Bannon dan Tre McCarthy sudah melepas 170 rilisan lebih dari 90 band berbeda.

Dari sekian ratus diskografi yang dirilis, kebanyakan Deathwish merilis karya-karya dari Converge (10 rilisan), Self Defense Family (End of a Year) (8 rilisan), dan Blacklisted (7 rilisan). Tercatat kini ada 38 band dan musisi yang bernaung di bawah label rekaman Deathwish Inc.

"Saya tidak melihat mengelola label rekaman indie seperti Deathwish bisa bikin sakit kepala. Ini pasti bisa memicu stres, tetapi itu adalah hasil kerja cinta, seperti halnya membuat musik dan seni," kata Jacob Bannon kepada Alarm Magazine.

"Saya tidak akan melakukannya dengan cara lain. Aspek label yang dikelola Tre (masalah keuangan, dll.), Menurut saya lebih sulit. "Staf" di sini sebagian besar bekerja pada jam kerja biasa, sementara Tre bekerja 24 jam sehari dari telepon atau laptopnya. Kami berpegang pada apa yang kami kuasai," jelasnya.

Sementara itu, label rekaman lain yang berafiliasi dengan Deatwish di antaranya 1126 Records, Armageddon Label, Argento, Black Market Activities, Church Road, Closed Casket Activities, Convergecult, Discos Huelga, Downed Star, Family Drugs, Funeral Party, Glory Kid, Good Fight, GTR, Grave Mistake Records, Grave Pleasures, Harm Reduction, Hydra Head, Isolation, Life to Live Records, Malfunction, Melotov, Microspy, Mind Over Matter, Permanent Sleep, Photobooth, Protagonist Music, Nonbeliever, Painkiller, Protagonist Music, Radio Raheem, React!, Reaper Records, Safe Inside Records, Secret Voice, Six Feet Under, Throatruiner, State of Mind Recordings, Twelve Gauge, UXO Records, Vitriol, Youth Attack!.

Ada hal lain yang menarik dilakukan Jacob Bannon dan Deathwish. Selain bergerak di industri musik independen khususnya, Deathwish pernah merambah dunia olahraga dengan menjadi sponsor beberapa petarung MMA atau UFC pada 2008.

Di antara atlet yang disponsori label tersebut termasuk: Dan "The Outlaw" Hardy, Joe "J-Lau" Lauzon, Dan "The Upgrade" Lauzon, Toby "Tigerheart" Grear dan beberapa atlet lokal dari Boston. Sponsor Deathwish untuk MMA menurun di awal 2010-an dan semua referensi tentang subjek ini telah dihapus dari situs resminya.

0 COMMENTS