KAJUL ‘HELLPRINT’: Gagal Jadi Anak Band, Sukses Jadi Promotor

5 Juni 2011 adalah event pertama Hellprint dengan titel ‘HELLPRINT ANNIVERSARY - 10 Years of Grinding Machine’. Event ini sebenarnya adalah hadiah perayaan ulang tahun pernikahan saya yang ke-10 tahun untuk istri saya, dan syukuran 10 tahun saya berkecimpung di dunia percetakan. Hanya acara syukuran dengan mengundang beberapa band, enggak pernah terpikirkan akan terus-terusan bikin event.

Ya, Hellprint awalnya dan sampai sekarang adalah usaha percetakan milik saya dengan nama HELP PRINT. Pas pertama bikin event, biar kelihatan lebih gahar nama HELP PRINT saya transformasi menjadi HELLPRINT, yang akhirnya saya daftarkan sebagai nama percetakan dan distro saya saat ini.

Dan kami bukan EO karena dari awal memang ini acara pribadi tidak mengatasnamakan EO, daerah, atau komunitas tongkrongan di satu tempat tertentu.

Dengan alasan kalo event-nya misalkan harus merugi ya.. mendingan saya tanggung sendiri saja lah kerugiannya, enggak usah nyusahin komunitas, apalagi band yang perform sampai enggak dibayar dan panitia terlantarkan.

Tidak ada sedikitpun pengalaman saya tentang harus me-manage suatu acara musik yang benar seperti apa, apalagi sekolah tentang event dan sebagainya. Karena memang semua mengalir begitu saja. Cuma ada sedikit modal dan keberanian saja yang akhirnya memberanikan diri untuk bikin acara secara rutin, karena pernah beberapa kali saya menjadi bagian dari kepanitiaan di sejumlah acara di Bandung.

Tadinya pernah memutuskan untuk sudahan saja, enggak bakalan bikin-bikin event lagi, mendingan fokus ke percetakan dan distro saja. Tapi hati enggak pernah bisa bohong di saat rangsangan dan serangan adrenalin memenuhi otak untuk bikin event itu datang lagi dan lagi.

Baru lah di event kedua bertajuk HELLPRINT - UNITED DAY, saya memberanikan diri untuk bekerja sama dengan SuperMusic.ID karena saya merasa visi dan misi kami sama.

Seiring waktu, tetap fokus dan masih belajar serta selalu evaluasi dengan event-event yang pernah kami kerjakan. Cita-cita saya dari dulu untuk bisa memainkan band-band baru, talenta-talenta muda, dibantu pula oleh SuperMusic.ID akhirnya bisa terlaksana. Dimulai dari event HELLPRINT - UNITED DAY III pada 2013 yang bertempat di Lanud Sulaiman Bandung.

Dengan menampilkan 152 band selama satu hari di lima panggung berbeda, dan diantaranya ada 97 band-band baru dari 33 kota di 16 provinsi di Indonesia. Band-band baru tersebut merupakan hasil pemilihan dari 3000 lebih CD demo yang dikirim oleh mereka. Alhasil band-band tersebut telah ditonton oleh lebih dari 38 ribu orang waktu itu (total CD demo sampai saat ini yang masuk ke Hellprint ada sekitar 6600-an CD).

Di setiap acara, Hellprint selalu mengambil tema-tema berbeda, seperti UNITED DAY, MONSTER OF NOISE, QUEEN OF PASSION untuk event khusus band-band yang berpersonelkan perempuan, MONSTER TOUR dll.

Masuk di tahun keenam, perjalanan Hellprint dan SuperMusic.ID sudah berlangsung di 10 acara besar, 10 medium event, dan 62 rangkaian acara 2x tur Hellprint selama 2 tahun ini, yakni WEST JAVA INVASION 2015 dan MONSTER TOUR 2016 di 33 Kota & Kabupaten di tiga Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Tur tersebut menghasilkan dua CD kompilasi : West Java Invasion dan Monster Tour. 2000 band lebih pernah tampil di event kami selama ini dengan akumulasi total penonton di 102 event adalah 1 juta orang lebih (lengkapnya cek www.hellprintofficial.com). Untuk berikutnya, tunggu event kami selanjutnya di beberapa kota & kabupaten di bulan suci Ramadhan tahun ini.

Siapa yang menyangka, gagal menjadi pemain band dan soundman, lalu mendirikan jasa percetakan, akhirnya membawa saya menjadi promotor acara musik underground.

1 COMMENTS
  • KJL

Info Terkait

superbuzz
34 views
superbuzz
207 views
superbuzz
166 views
superbuzz
240 views