Kimun666: MEMBANGUN RANAH MUSIK INDEPENDEN : BELAJAR DARI METAL BANDUNG (Part 1)

  • By: Kimun666
  • Selasa, 26 January 2016
  • 13279 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Akar spirit metal di Bandung bisa ditelusuri dari ikatan para musisinya dengan alam dan kondisi sosial budaya di mana mereka dilahirkan. Mungkin metal tak memiliki akar sejarah yang kuat di Indonesia. Namun semangat yang dipupuk sejak musisi metal memutuskan untuk suka musik ini adalah semangat lokal yang benar-benar mengakar : totalitas dan komitmen—panceg dina galur, moal ingkah najan awak lebur, semangat yang menegaskan satu pernyataan sikap bahwa jika memang tak punya akar sejarah, maka kitalah yang harus menjadi akar sejarahnya. Sejak kemunculannya akhir 1980an, metal di Bandung ada di kondisi peralihan budaya agraris ke industri yang melahirkan satu mental generasi muda tanggung yang gegar budaya. Di antara tatanan yang canggung dan enuh stigma, memilih menyukai musik metal adalah melatih bersikap total.

Totalitas ini terbukti dengan berbagai inovasi penciptaan infrastruktur yang mendukung spirit, kredo, dan propaganda kemandirian mereka : Do It Yourself. Sejak awal 1990 secara beruntun terbentuk band, pergelaran, kru, pernak-pernik, media, studio musik, perusahaan rekaman, basic fans, jejaring antar komunitas, yang setiap tahun berkembang semakin besar dan akhirnya bersinggungan dengan komunitas masyarakat lain di luar komunitas metal. Setelah 25 tahun ranah musik ini muncul, perlahan-lahan metal menjadi satu kekuatan yang layak diperhitungkan dalam percaturan dinamika Bandung dan Indonesia. Ini adalah beberapa poin infrastruktur yang dibangun salah satu ranah musik metal tertua, Ujungberung Rebels, selama 25 tahun dalam rangka membangun dirinya sendiri hingga ke titik sekarang ini. Poin-poin infrastruktur ini saling berhubungan satu dengan lainnya dan sangat berguna dalam membangun ranah musik yang terdesain dengan baik.

Band dan Lagu Sendiri

Band adalah simpul pertama dan utama musisi metal dalam bergerak. Melalui band, seorang musisi bersama-sama rekan sekelompoknya menciptakan karya yang menyulut sebuah pergerakan atau bahkan karya adalah pergerakan itu sendiri. Memainkan lagu ciptaan sendiri merupakan manifestasi dari propaganda kemandirian dan visi pendobrakan terhadap stagnansi yang dibangun oleh tatanan dan struktur karya yang sudah ada dan membelenggu hasrat musisi untuk maju menjadi dirinya sendiri. Menciptakan lagu sendiri juga menambah keragman khazanah karya metal. Semakin beragam, maka semakin kuat daya dobraknya dari berbagai lini.

Pergelaran

Di Bandung, sejak awal 1990an, GOR Saparua adalah tempat yang paling strategis dalam pergerakan pergelaran musik metal bawahtanah. Dengan sistem DIY, para penggiat metal berkumpul membentuk enterprise atau event organizer, mereka patungan, dan bergerak memproduksi pergelaran yang dibiayai sendiri, “hidup adalah udunan” adalah semangat utamanya. Masing-masing band membuat poster sendiri untuk menyukseskan pergelaran di mana mereka tampil tanpa melihat siapa yang menggelar acara. Rasa kepemilikan, kebersamaan, dan tanggung jawab inilah yang menggembleng metal untuk maju menggebrak ranah musik Bandung 1990an hingga kini. Kita pasti ingat Bandung Berisik, Bandung Underground, Gorong-Gorong, Monster of Underground, Grungy, dan lain-lain yang memiliki semangat dan pola yang sama. Burgerkill, Jasad, Forgotten, Beside, dan masih banyak lagi band-band yang kini mendapatkan perhatian internasional, berawal dari panggung-panggung komunitas dengan semangat “udunan”.

Pergelaran juga merupakan tempat pertemuan segala lini ranah musik dari ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Di sinilah semua orang berkumpul, bertemu, dan bertukar kabar. Di sinilah semua orang tampil dengan atribut kebangsaannya dan menjadi arena untuk unjuk eksistensi. Pergelaran juga merupakan tempat regenerasi. Di sinilah, anak muda melihat generasi yang lebih awal dan meniru mereka, dalam hal gaya, fashion, cara berpikir, sikap panggung, dan hal-hal detil yang merupakan poin-poin penting penanda identitas kelompok metal yang beragam.

Transfer ilmu pengetahuan dan teknologi pergelaran musik juga terjadi. Banyak penyelenggara pergelaran yang merekrut adik-adik yang berasal dari generasi baru. Mereka diajarkan bagaimana menggarap sebuah teknis produksi pergelaran yang bergizi. Semakin berkembangnya metal diiringi dengan kerja sama dengan promotor dan sponsor besar yang memungkinkan pengembangan bentuk pergelaran yang semakin baik, membuat transfer ilmu pengetahuan semakin bergairah.

[pagebreak]

Media

Media merupakan senjata utama dalam merakyatkan informasi dan berkomunikasi di ranah musik metal. Tahun 1990an kita kenal zine, selembaran atau majalah kecil yang difotokopi dan dijual seharga fotokopiannya. Atau sang pembuat cukup membuat masternya, difotokopi semampu dia dan dibagikan gratis kepada kawan-kawannya dengan catatan kawan-kawan yang menerima zine juga harus memfotokopi semampu dia dan menyebarkan ke kawan-kawan lain. Tahun 1995, pola pergerakan zine ini mampu membentuk kongsi dagang metal pertama antara Bandung – Malang – Surabaya, dan selanjutnya menyebar ke seluruh Indonesia bahkan dunia dengan cepat.

Zine juga merupakan arena musisi untuk menggodok idealisme, ideologi, dan pemikirannya. Zine memungkinkan musisi menuliskan pikirannya secara bebas mengenai apa yang ia yakini dalam bermusik dan melakukan pergerakan. Pola penyebaran zine yang juga disimpan didistro-distro dan dijual dengan murah atau bahkan bisa diambil secara gratis memungkinkan musisi melakukan diskusi kritis dengan para pembacanya. Tahun 1990an, setiap distro selain menyediakan tempat buat zine juga menyediakan ruang bagi para musisi untuk berkumpul dan berdebat mengenai isi zine yang ada. Zine juga mendidik musisi untuk bersikap politis. Bukan politis praktis, namun lebih ke strategi bagaimana ide dan intelektualitas bisa memberikan pondasi yang kuat dalam setiap pergerakan ranah musik metal. Semangat politis seperti ini pula yang menjaga komunitas metal tidak terjebak dalam arus politik praktis yang hanya berorientasi pada kekuasaan.

Kini media berkembang semakin pesat. Internet perlahan menggantikan zine. Blog-blog bisa menjadi bentuk sederhana di internet yang bergerak dengan sangat cepat menyebarkan informasi. Sejak 2000an, musisi metal juga menggunakan internet sebagai sarana penyebaran informasi yang lebih cepat, efektif, dan efisien. Pemanfaatan internet seharusnya sudah mulai dimaksimalkan untuk pembangunan komunitas. Perbincangan hangat atau mungkin juga perdebatan yang sehat dapat membuat sebuah ranah musik akan terus dinamis, kuat, dan maju.

Merchandising

Merchandising adalah arena pendidikan kesadaran ekonomi di ranah musik bawahtanah. Merchandising berkaitan dengan distro, kloting, dan jejaring ekonomi mandiri nasional bahkan global. Kloting dan distro terbentuk dengan sendirinya ketika produk sudah dihasilkan oleh lini merchandising. Kloting adalah perusahaan pakaian yang menggarap merk tertentu yang dihasilkan oleh band, sementara distro adalah tempat di mana merchandising beredar dengan bebas. Di masa lampau, selain produk-produk pakaian dan pernak-pernik lain, distro juga menjadi pusat informasi dan komunikasi antar para penggiat komunitas melalui pertukaran zine dan aktivitas diskusinya.

Merchandising adalah titik penting dari sebuah band karena di bisnis merchandise uang sebenarnya berputar. Dari sinilah musisi sebenarnya mendapatkan pemasukan. Dapat dikatakan, merchandising adalah dapur yang mengelola dan mengembangkan keuangan band. Biasanya disepakati berapa persen dari keuntungan merchandising digunakan untuk biaya pergerakan band. Semakin besar keuntungan sebuah band maka akan semakin banyak biaya yang disisihkan pergerakan sebuah ranah musik, selain untuk pemasukan personil dan kru. Atas dasar ini, iklim pembajakan adalah kejahatan keji yang benar-benar mengganggu kepentingan pembangunan band dan komunitas musik.

Bersambung

Berikutnya : Studio musik, kru, simpul jejaring basic fans,

partisipasi perempuan, dan modal dasar.

 

Penulis adalah musisi dan rekreasioner

 

Foto: Bandung Tourism / Project Space CA / Hyper Textuality

1 COMMENTS
  • akbarmayat

    keren nih mang kimung mantap banget .... :D

Info Terkait

supernoize
407 views
supernoize
407 views
supernoize
407 views
supernoize
407 views
supernoize
407 views
supernoize
336 views