RENEY 'SCALLER': Pengaruh Teknologi terhadap Musik Modern

  • By: Reney Karamoy
  • Jumat, 7 July 2017
  • 7451 Views
  • 6 Likes
  • 0 Shares

Bicara soal pengaruh elemen elektronik dalam perkembangan musik memang tidak ada habisnya. Saya termasuk individu yang percaya bahwa kombinasi elemen sintetis dan organik yang kadarnya pas, akan menghasilkan suatu komposisi yang solid.

[bacajuga]

Jika ditarik mundur 50 tahun, The Beatles bereksperimen di album Revolver menggunakan Analog Tape Machine yang menghasilkan efek-efek modulasi seperti flanger, chorus hingga tape loops & reverse effect. Berkat ide-ide liar dan kepiawaian produser-engineer George Martin, mereka dapat menghasilkan hal tersebut. Bukan merupakan sesuatu yang konvensional dan mungkin belum pernah dilakukan oleh musisi generasi sebelumnya.

Beberapa generasi setelah The Beatles, Radiohead mengembangkan eksplorasi serupa yang dapat terdengar pada album ketiga mereka, OK Computer, yang beberapa waktu lalu diarsipkan oleh The Library of Congress (AS) sebagai rekaman yang memiliki pengaruh kultural, historis & estetis. Menurut kacamata saya, Revolver merupakan salah satu album yang paling berpengaruh di industri musik pop modern dari segi sound. Pendekatan yang dilakukan saat itu memiliki pengaruh besar terhadap sound rekaman yang tidak asing di telinga kita pada era sekarang.

Teknologi memiliki peran besar dalam industri musik dalam berbagai macam aspek mulai dari komposisi, teknik rekaman, hingga pengeditan. Salah satu yang paling umum di kenal adalah synthesizer. Sound yang dikontrol oleh voltase listrik ini, memberikan pengaruh secara langsung kepada musisi sehingga pilihan yang ditawarkan dalam penulisan lagu maupun eksplorasi sound menjadi tidak terbatas. Nama-nama besar seperti Robert Moog, Ronald Buchla hingga Dave Smith sering disebut sebagai pionir synthesizer pada era modern.

The sound of moog masuk ke pasar umum melalui album Bookends oleh Simon & Garfunkel dan Abbey Road dari The Beatles. Synthesizer memiliki bunyi yang beragam, mulai dari menyerupai piano, string/brass section sampai drum machine. Saat ini, synthesizer digunakan sebagai instrumen sangat umum dalam produksi rekaman. Di era sekarang bahkan sudah ada medium berupa virtual instrument yang mampu mengimitasi suara berbagai macam synthesizer dalam sebuah komputer yang membuat produksi musik menjadi semakin efisien.

Selain synthesizer, hal berikut yang tak kalah mempengaruhi musik modern adalah sampling, yang merupakan suatu teknik mengambil bagian tertentu pada sebuah recording atau merekam langsung sebuah alat musik/objek apapun dan memodifikasinya menjadi sebuah instrument atau efek tertentu dalam sebuah komposisi. Hasil dari pengambilan audio tersebut dinamakan sample. Berawal dari musisi yang bereksperiman dengan memanipulasi tape loops dan vinyl records. Hip-hop adalah genre musik populer pertama yang berakar dari teknik sampling.

Teknologi melahirkan banyak alat-alat yang menunjang kreativitas musisi di era sekarang, dan jika dilihat perkembangan pesat yang ditawarkan oleh teknologi dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, hal ini akan terus berlanjut dan sepertinya akan ada banyak genre baru yang dapat lahir di masa yang akan datang, baik di industri musik secara global maupun di Indonesia. Seperti kalimat pembuka saya, kombinasi yang kadarnya pas antara elemen sintetis dan organik mampu melahirkan komposisi musik yang solid. Namun tantangannya bagi musisi era sekarang adalah pemilihan bumbu-bumbu yang tepat untuk menghasilkan hal tersebut.

Foto Scaller: @irvansuta/Instagram Reney Karamoy

  

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
160 views
superbuzz
342 views
supernoize
1383 views
superbuzz
460 views
supergears
538 views