DARLING, I’M A BOOKSHOP CASANOVA – Rudolf Dethu

DARLING, I’M A BOOKSHOP CASANOVA – Rudolf Dethu

  • By:
  • Kamis, 21 January 2021
  • 550 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Selain sebagai manajer grup musik, Rudolf Dethu suka menyebut dirinya sebagai seorang penulis. Playlist ini semacam bentuk hormatnya pada rekan penulis serta penggemar tulis menulis (pujangga dan sebangsanya). Kalo menurut Rudolf, penulis yang baik adalah propagandis yang tak mati-mati. Setuju, dong?

 

Elvis Costello - Everyday I Write the Book

Salah satu lagu paling favorit saya dari Elvis Costello karena, sebagai penulis, saya merasa nyambung dengan cerita Costello di sini. Kala sedang dilanda asmara, niscaya lebih lancar, produktif, dan seru proses menulisnya. Gamblang tertuang di liriknya: "a man with a mission in two or three editions" serta "your compliments and your cutting remarks are captured here in my quotation marks."

Morrissey - Reader Meet Author

Moz mungkin sejak dulu sosok sulit secara sosial. Apalagi setelah ia kian uzur, duh-gusti makin menyebalkan. Namun di urusan lirik, bertutur lewat lagu, Moz salah satu paling mahsyur dan jaminan mutu. Di tembang ini ia menyentil soal koneksi antara pembaca dan penulis.

Lloyd Cole - Writers Retreat!

Saya penggemar berats Lloyd Cole (ia dulu kerap disebut sebagai "The British Elvis"). Di sini ia berdendang tentang kisruh hubungannya dengan penulis. Menyudahi kisah kasih dengan tembang jangly nan sejuk. Cole is cool.

The Magnetic Fields - The Book of Love

Salah satu tembang paling romantis tentang buku yang bicara cinta. Romantis yang tak terjengkang garing dan menye-menye. Tetap badass. Bahkan Peter Gabriel sampai menyanyikan ulang lagi ini. Ada satu komentar dari penggemar Magnetic Fields soal lagu ini yang saya kira begitu pas, menyentuh, dan menyengat: "Stephin Merritt wrote a work of art that usually comes with advanced age and a life lived often with a ton of mistakes and disarming honesty."

Belle & Sebastian - Wrapped Up in Books

What you can almost always say about Belle & Sebastian songs: witty.

Camera Obscura - Books Written for Girls

Saya selalu gagal membuang pikiran setiap kali bersinggungan dengan Camera Obscura, bahwa mereka adalah sekumpulan para staf perpustakaan sekaligus kutu buku akut, yang malu-malu bercita-cita juga menjadi penyanyi.

The Clientele - Bookshop Casanova

Saya langsung jatuh cinta dengan tajuk tembangnya. Barangkali, seperti Camera Obscura yang menerbitkan "Lloyd, I'm Ready to be Heartbroken" untuk menjawab lagu tenar Lloyd Cole "Are You Ready to be Heartbroken", saya kepikiran untuk menuliskan lirik bagi salah satu kawan penyanyi, menjawab “Bookshop Casanova” dengan "Library Femme Fatale".

Ryan Adams - Sylvia Plath

ketika saya sedang merasa kehilang arah dalam hidup (ahem) maka Ryan Adams selalu siap menyediakan jangkar penenang. Bagi saya ia adalah satu dari sedikit singer-songwriter melankolis paling keren. Di tembang ini ia menggambarkan pujangga pujaannya, Sylvia Plath, dengan sangat baik, mengikuti gaya berpuisi Sylvia Plath dengan brilian.

Vampire Weekend - Oxford Comma

Anda paham apa itu Oxford comma? Perhatikan kalimat ini: "Tahun baru akan lebih meriah jika bisa menghadirkan teman dekat, makanan enak, wiski, dan musik asik." Tanda koma setelah kata wiski itulah yang disebut sebagai Oxford comma. Hal ini sering jadi perdebatan. Sebagian orang bilang wajib ada, sebagiannya menganggap tidak perlu ada. Nah, karena saya seorang "linguistic snob" alias "mujahid bahasa" atau boleh juga "diktator diksi" maka saya memilih tetap memakai koma setelah wiski. Sebab saya lebih keren daripada kamu haha.

The Waterboys - The Whole of the Moon

Ini salah satu lagu paling berwibawa yang pernah saya kenal. Mayestik. Springsteen-esque. Kabarnya lagu ini ditulis oleh sang garda depan karismatik The Waterboys, Mike Scott, sebagai bentuk respeknya pada penulis C.S. Lewis dan musisi jenius-kontroversial Prince (almarhum). "The Whole of the Moon" ini kerap pula saya pakai sebagai mood booster, saat merasa perlu menjauhkan diri dari melankolia Ryan Adams.

0 COMMENTS