Supertapes: Akbarry Noor

Supertapes: Akbarry Noor

  • By:
  • Jumat, 21 May 2021
  • 97 Views
  • 0 Likes
  • 2 Shares

Terbiasa mendengarkan radio sedari kecil. Membuat Akbarry jatuh cinta pada profesi penyiar radio, hingga menjadikannya sebagai sumber penghidupan. Tentunya dari profesi ini cukup mempengaruhinya dalam mencicipi berbagai jenis musik. 

Akbarry sendiri terbilang cukup malas membuat playlist di akun Spotify-nya, meskipun beberapa orang sering menanyakannya. Tapi kali ini berbeda, pria dengan julukan TandukRusa mencoba membagikan daftar putar lagu yang cukup menanduk hatinya.

Gerry Clark, John Carney - Setting Sail

Lagu ini diambil dari original soundtrack “Modern Love”. Bagi saya cukup menggambarkan berbagai perspektif kita dalam menghadapi cinta. Cocok didengarkan dalam kondisi apapun, sedih, senang, atau sedang hilang arah.

Feist - Mushaboom

Jagoan Indie pop asal Kanada ini selalu hadir dengan nada-nada sederhana yang diramu secara tak biasa. Cocok didengarkan untuk kita yang kadang sulit berkomunikasi dengan dunia luar.

Black Teeth - Orang Goblok

Kita semua pasti punya pengalaman menjengkelkan saat sedang dalam perjalanan menuju ke tempat kerja atau kemana pun. Lagu ini bisa menjadi penyalur emosi kita untuk tetap menghujat tanpa harus mengotori lini masa sosial media kita dengan kata kasar atau menjadi “rem” bagi diri kita untuk tidak terlibat perkelahian di jalan aspal.

Nadhira Noor - Can We Stay Like This?

Kalau sudah pernah mencicipi karya Rayhan Noor, tidak ada salahnya juga mencicipi ramuan dari “Noor” yang lainnya. Lengkap dengan irama gitar repetitif yang mengajak kita menghentakkan kaki secara kecil.

She and Him - I Thought I Saw Your Face Today

Sulit rasanya bagi kebanyakan pria generasi saya untuk tidak jatuh cinta pada sosok Zooey Deschanel. Apalagi jika diperkuat dengan memori karakternya pada film “500 Days of Summer” dan “Yes Man”. Lagu dari Band-nya ini memang sangat cocok didengarkan untuk kita pada saat merayakan kegagalan dari sulitnya melupakan momen indah bersama sosok yang kita kira bisa menjalin hubungan lama.

San Cisco - Too Much Time Together

Salah satu band yang lagunya paling sering menghiasi hari-hari saya. Sulit rasanya memilih satu lagu dari Band ini. Tapi saya memilih lagu ini karena dirasa memiliki judul yang bisa relate dengan kebanyakan orang yang ingin memiliki “space” namun terlalu sopan untuk mengungkapkannya pada orang lain.

Elephant Kind - Scenario I

Lagu yang tepat untuk menemani kita saat dikucilkan atau dipandang sebelah mata oleh dunia. “Welcome to the jungle where they call you stupid” dan “I cursed the mirror and the mirror cursed back at me” itulah dua penggalan lirik favorit saya, yang seolah menjadi mantra penguat saya menjalani hari-hari di saat merintis karir.

Nataly Dawn, Carlos Cabrera - Waters of March

Lagu ini adalah salah satu track yang terdapat pada playlist yang diberikan seseorang untuk kado ulang tahun saya. Lagu ini terus menemani saya meskipun sekarang saya sudah tidak berhubungan dengan orang yang memperkenalkan lagu ini pada saya.

José González - Stay Alive

Masih terekam dengan baik momen takjub saya pada saat mendengarkan lagu ini pertama kalinya di layar lebar melalui film “The Secret Life of Walter Mitty”. Seolah merasa lebih hidup ketika mendengarkan lagu ini. Sesuai dengan penggalan liriknya, “We'll do whatever just to stay alive”.

Stereophonics - Have a Nice Day

Seorang kerabat dekat saya pernah bertanya pada saya, “Lagu apa yang wajib ada di pemakamanmu?,” entah mengapa seketika bagian reff dari lagu ini langsung terngiang di kepala saya. Rasanya seru memperdengarkan lagu ini di hari kepergian saya. Seolah menjadi doa bagi mereka yang ditinggalkan agar tidak perlu merasa sedih, coba untuk ikuti irama lagu ini, niscaya akan merasakan hari baik sesuai judul lagunya.

0 COMMENTS