Sepuluh Lagu Rock Terbaik Sepanjang Masa

10 Lagu Rock Terbaik Sepanjang Masa

  • By: NND
  • Minggu, 31 March 2019
  • 754 Views
  • 0 Likes
  • 2 Shares

Musik rock, bukanlah sebuah genre yang simpel, memiliki banyak sekali sub-genre, saling bersilang dan melahirkan genre-genre baru yang—hingga sekarang—masih terus berkembang dan berevolusi. Mengapa demikian? Mudahnya, karena musik, seperti halnya musik rock, merupakan sebuah kultur; dan kultur akan terus berubah dan bersilang seiring berjalannya kehidupan manusia yang mendorong perkembangan zaman.

Selain itu, musik rock juga sudah hadir dan tersemat kedalam kebudayaan kita sedari dulu. Berawal dari kultur musik rhythm and blues kulit hitam era tahun 1920-30an, wujud musik rock sendiri hadir secara nyata melalui pergerakan rock’n’roll pada tahun 1940-50an. Hingga sekarang, tentu sudah banyak sekali musisi dan band rock yang telah menyajikan karya-karya yang monumental—beberapa bahkan ada yang evolusioner.

SUPERMUSIC akan membahas tentang 10 lagu rock terbaik yang disandang sebagai lagu-lagu paling monumental sepanjang perjalanan musik rock melalui daftar yang tersusun dibawah ini. Coba simak, adakah lagu favorit kalian yang masuk?

1. “Welcome to the Jungle” - Guns N’ Roses

Selamat datang di hutan! Siapa tidak kenal band besutan Axl Rose ini? Terbentuk di tahun 1984, mereka naik ke permukaan di ahkir 80-an. Guns N’ Roses menyugguhkan alunan musik classic rock/hard rock yang dibungkus dengan attitude yang renyah. Skill dan selera nada Slash yang meraja pada posisi gitar, ditambah vokal oktaf tinggi Axl Rose menjadi ciri khas grup musik ini. Meski kerap diselimut kontroversi, GNR berhasil menggiring genre musik classic rock/hard rock sehingga menjadi tetap relevan pada era 90-an.

Lagu “Welcome to the Jungle” karya mereka merupakan lagu yang dimuat kedalam album Appetite for Destructionstudio album pertama mereka yang dilepas pada tahun 1987. Lagu ini memaparkan betul range vokal Axl yang tinggi, dan mumpuni ketika diajak ngebut dengan tempo yang cukup cepat.

2. “Highway to Hell” - AC/DC

AC/DC merupakan sebuah band rock dari tanah Australia yang dibentuk pada tahun 1973 oleh Young bersaudara. Young mengemban tugas memimpin alunan gitar sebagai gitaris utama, sedangkan saudaranya, Malcolm, menjadi gitaris irama. Ada juga Bon Scott yang ditunjuk sebagai vokalis yang memiliki suara serak yang spektakuler, tapi naasnya ia meninggal karena keracunan alkohol sehingga hadirlah Brian Johnson menggantikan Scott. Keduanya memiliki suara gaya suara yang mirip. AC/DC telah berhasil menjual 200 juta keping rekaman dan menjadikannya salah satu band rock paling sukses didunia.

Sebagai trek pertama pada album yang mengusung nama yang sama, “Highway to Hell” merupakan sebuah lagu yang menggaris bawahi dominasi musik rock AC/DC. Album ini merupakan album yang berhasil menembus pasar dan mengangkat nama AC/DC sebagai band rock papan atas. Lagu antemik ini berhasil menjadi salah satu lagu hard rock paling tersohor didunia. Berbekal chorus yang catchy, musik yang menggentak, dan lirik yang mengajak bernyanyi bersama; lagu ini merupakan lagu yang penting dalam sejarah musik rock.

3. “Bohemian Rhapsody” - Queen

Queen adalah sebuah band rock dari Inggris yang dibentuk pada tahun 1970 di London. Dengan formasi klasik yang terdiri dari Freddie Mercury, Brian May, Roger Taylor, dan John Deacon; Queen berhasil menjadi legenda musik rock melalui musik mereka yang mengusung inspirasi dari musik rock progresif, hard rock, musik opera, arena rock, dan pop rock. Pada tahun 1980-an, Queen sudah mejadi salah satu band rock paling besar didunia, mereka berhasil menjual 170 juta keping rekaman dan merajai sejumlah tangga lagu dengan trek-trek hebat. Sang vokalis, Freddie Mercury jatuh sakit dan meninggal dunia pada tahun 1991.

Sebagai single dari album A Night at the Opera, “Bohemian Rhapsody” merupakan sebuah trek apik berdurasi 6 menit yang menggabungkan musik klasik, musik opera, harmonisasi vokal macam paduan suara, dan tentunya, musik rock. Lagu ini merupakan lagu yang juga dinilai sebagai lagu yang mempopulerkan penggunaan video klip. “Bohemian Rhapsody” masuk kedalam daftar-daftar lagu rock terbaik, dan dinobatkan secara mendunia sebagai sebuah lagu yang sangat monumental. Apakah kalian sudah menyaksikan film biopic terbaru dari Freddie Mercury?

4. “Satisfaction” - The Rolling Stones

Mick Jagger tentu sudah bukan lagi nama yang asing dalam kancah musik rock. Bandnya, The Rolling Stones, merupakan ujung tombak band-band British invasion yang merambah dunia permusikan Amerika Serikat pada era 60-an. Maju dengan musik blues kental—yang dipadukan dengan rock n’ roll yang “seksi”, The Rolling Stones menjadi salah satu nama rock terbesar didunia, hingga sekarang.

“(I Can’t Get No) Satisfaction” merupakan single yang pertama kali muncul dengan versi Amerika dari album keempat mereka, Out of Our Heads. Single yang berceritakan tentang komersialisme yang berlebihan ini menjadi sebuah trek yang besar pada saat dirilis, dan tetap begitu kuatnya hingga sekarang. Majalah Rolling Stone menempatkan lagu ini ke dalam posisi kedua dalam daftar “500 Lagu Terbaik Sepanjang Masa” milik mereka. Lagu ini duduk di peringkat satu dalam tangga nada AS selama empat minggu, ketika akhirnya berhasil dirilis di Britania Raya, trek ini juga berhasil menyabet posisi serupa.

5. “Light My Fire”—The Doors

The Doors adalah sebuah band rock dari Amerika yang biasa dikenal melalui frontman-nya, Jim Morrison. Terdiri dari Jim Morrison, Ray Manzarek, Robby Krieger, John Densmore; mereka menjadi band rock paling berpengaruh—sekaligus paling kontroversial. Muncul di era 1960-an, mereka menjadi simbol budaya tandingan melalui lirik dan aksi panggung yang gila.

“Light My Fire” merupakan trek yang dirangkum kedalam album perdana mereka, The Doors. Trek yang dibungkus erat dengan alunan keyboard dari manzarek yang aduhai ini juga memperlihatkan bagaimana ketatnya sisi jamming dari The Doors. Maju juga sebagai single, “Light My Fire” berhasil menduduki peringkat satu di tangga nada Billboard Hot. Lagu ini memperkenalkan kepada dunia, kualitas dari The Doors dan mistisnya aksi-aksi dari Jim Morrison.

6. “Paranoid”—Black Sabbath

Moyang dari segala yang metal, Black Sabbath, merupakan sebuah band rock/heavy metal dari Britania Raya. Digawangi oleh Ozzy Osbourne, Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward; Black Sabbath merupakan grup musik yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya musik rock. Mereka menjadi pionir dalam musik rock dan membuka jalan bagi aliran musik metal serta berbagai sub-genre lainnya.

“Paranoid” merupakan sebuah single perdana Black Sabbath. Hadir enam bulan setelah merilis album pertamanya, “Paranoid” menyugguhkan riff gitar yang sangar, dan membukakan telinga para pecinta musik rock kala itu kepada sebuah suara yang baru, segar dan seram. Trek fenomenal ini berhasil mengamankan tempatnya dalam daftar “500 Lagu yang Membentuk Rock’n’Roll” oleh Rock’n’Roll Hall of Fame.

7. “Another Brick in the Wall (Part II)”- Pink Floyd

Grup musik asal Inggris ini memang sudah menjadi nama besar dalam perhelatan musik rock dunia. Pink Floyd merupakan band yang memadukan musik rock dengan alunan-alunan psikadelik. Meski kehilangan frontman awalnya, Syd Barret, Pink Floyd tetap maju dibawa pimpinan Roger Waters (bass) dan David Gilmore (gitar). Pink Floyd bertanggung jawab atas album-album monumental dalam sejarah musik rock, seperti Dark Side of the Moon, The Wall, dan Wish You Were Here.

Dalam album ke-11 mereka, dan dalam era pimpinan Roger Waters, Pink Floyd melepas album The Wall pada bulan November tahun 1979. Untuk menggenjot penjualannya, dimajukanlah “Another Brick in the Wall (Part II)” sebagai single dari album konseptual tersebut. Lagu ini mengisahkan kemuakan pribadi terhadap sistem pendidikan yang stagnan, kasar dan tidak maksimal, Roger meramu sebuah lagu yang akan terus terkenal hingga masa sekarang. Single tersebut berhasil menjadi lagu hit nomor 1 di Britania Raya, Amerika dan Jerman Barat pada saatnya dirilis.

8. “Purple Haze” - The Jimi Hendrix Experience

Jimi Hendrix merupakan seorag virtuoso gitar dari Amerika yang beraksi pada era 60-70an. Sebagai seorang gitaris, Hendrix menampilkan permainan gitar yang berbeda. Memadukan blues, rock, serta piskadelik—Hendrix menjadi seorang gitaris handal yang nama dan karyanya terus relevan hingga dewasa ini. Merujuk inspirasi dari musik rock n’ roll Amerika dan blues electronic, ia menciptakan grup musiknya sendiri, The Jimi Hendrix Experience. Namun sangat disayangkan, kepergiannya yang mendadak pada umur ke-27 mengguncang kancah musik internasional dan juga dunia.

Sebagai salah satu gerakan utama dalam menyuntikan musik-musik psikadelik rock kepada dunia, “Purple Haze” merupakan sebuah lagu yang menjadi pilar utama sound tersebut. Dimajukan sebagai salah satu lagu-lagu awal yang memperkenalkan suara psikadelik dari petikan-petikan dan chord gitar milik Hendrix, lagu ini menyematkan permainan gitar yang baru—menjadikannya salah satu lagu paling berpengaruh terhadap perkembangan musik rock ke depannya. Direkam sebagai single kedua dari album pertama The Jimi Hendrix Experience, lagu ini turut menggandeng banyak posisi atas dalam daftar-daftar lagu rock dengan permainan gitar terbaik.

9. “Lucy in the Sky with Diamonds” - The Beatles

Sebagai salah satu grup musik paling tersohor didunia, The Beatles tentu tidak memerlukan perkenalan yang panjang-panjang. John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringgo Starr; lima remaja dari Inggris ini telah menggeparkan dunia dengan alunan musik yang menembus batasan-batasan. Seiring berjalannya waktu, musik mereka pun mendewasa—mulai mengeksplor kawasan-kawasan lain yang kemudian membuatnya menjadi supergroup yang namanya sudah tidak bisa diganggu gugat sebagai salah satu band terbesar didunia.

“Lucy in the Sky with Diamonds” merupakan sebuah lagu yang ditelurkan oleh The Beatles melalui album tahun 1967 mereka, Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band. Meski dituduh sebagai sebuah lagu yang menyinggung narkoba, Lennon sebagai penulis utama dari lagu tersebut menolaknya. Lagu ini menjadi trek yang—sama halnya dengan “Purple Haze” milik Hendrix—merupakan garda depan musik-musik psikadelia pada eranya. Lagu ini disanjung, berserta dengan keseluruhan albumnya, disanjung sebagai sebuah musik yang dapat benar-benar menangkap pergerakan anak muda dan ke mana arah mereka berjalan.

10. “Stairway to Heaven” - Led Zeppelin

Kuartet legendaris asal Inggris ini terdiri dari musisi-musisi yang memang handal dalam perannya masing-masing. Digawangi oleh Jimmy Page, Robert Plant, John Paul Jones, dan John Bonham; Led Zeppelin berkuasa selama 1 dekade, dari akhir 60-an hingga kematian sang drummer, Bonham, pada tahun 1980 akibat alkohol. Sepanjang kariernya, Led Zeppelin telah melepas sejumlah delapan keping album yang masing-masing memiliki tempatnya sendiri dalam sejarah musik rock. Band rock legendaris ini memetik inspirasinya dari musik rock, psikadelia, dan folk. Mereka juga menjadi acuan dan pengaruh besar bagi musik heavy metal dan keberlangsungan genre rock hingga sekarang.

“Stairway to Heaven” merupakan sebuah lagu megah yang diciptakan oleh Led Zeppelin pada album keempat mereka, Led Zeppelin IV. Sering kali dinyatakan sebagai lagu rock terbaik di dunia, lagu ini dibagi menjadi tiga bagian, yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Lagu yang masuk kedalam pengelompokan progresif rock, folk rock, dan hard rock ini berkisar sepanjang delapan menit ini memaparkan para pendengar dengan sound rock yang berkualitas dan megah, menyajikan build-up apik hingga sampai pada penghujung trek legendaris tersebut.

Sekian 10 lagu rock terbaik yang kerap terdengar mengudara dalam kancah musik rock. Tentunya, merangkum lagu-lagu rock hanya sepuluh nomor tidaklah cukup, masih banyak lagu-lagu yang tidak kalah keren lainnya yang tidak bisa ikut ditumpahkan dalam daftar ini. Masih kurang dengan lagu-lagu ini? Coba pantau terus portal berita musik kami, SUPERMUSIC, untuk terus mendapatkan update perihal musik-musik rock yang mantap. Salam!

0 COMMENTS

Info Terkait