10 Legenda Rock yang Wajib Reuni

  • By: OGP
  • Minggu, 11 March 2018
  • 3355 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Ketika band idola sudah bubar, tapi para personelnya masih aktif bermusik, tentu kita mendambakan reuninya. Kata ‘reuni’ pastinya sudah menjadi magnet tersendiri bagi kalangan penggila musik di segala penjuru dunia. Melihat kembali serentetan aksi band favorit mereka di atas gemerlap panggung, jadi sensasi yang tak boleh terlewatkan.

Nostalgia jadi benang merah di dalam benak para penggemar. Ini jadi alasan mengapa sebuah band rela melakukan reuni, dan mengesampingkan ego di antar personel hanya untuk mengulang kenangan bersama. Mereka kembali membawakan lagu-lagu yang mendongkrak pamor mereka pada masanya, serta mengangkat sekali lagi sisa-sisa kejayaan yang sempat terpendam lama.

Bagi sebagian fans militan tentu berharap, bahwa kembalinya sang band idola ke panggung hiburan bukanlah bagian dari reuni ‘semu’ belaka. Manggung dengan menggelar tur keliling ke segala penjuru dunia, tiket konser ludes terjual, mendulang pundi-pundi uang, dan memilih ‘bubar’ kembali. Sejatinya, band yang loyal terhadap fans adalah mereka yang berani mengambil langkah untuk mengerjakan karya baru, terlepas album tersebut menerima respons positif maupun negatif.

Berikut deretan 10 band rock yang wajib reuni dan paling ditunggu:

1. Led Zeppelin

Band rock legendaris Led Zeppelin menempati posisi urut paling pertama. Kedigdayaan mereka di kancah rock tak perlu dipertanyakan lagi. Kendati hanya aktif berkarier selama 12 tahun, tetapi mereka sejatinya mampu menorehkan kesuksesan hingga masa kini dan memiliki basis jutaan penggemar. Led Zeppelin memutuskan bubar pada 1980, dan sempat melakukan reuni minor di beberapa tahun selanjutnya. Tapi tampaknya para fans Led Zeppelin harus siap-siap menelan kekecewaan. Pasalnya di tahun 2014 lalu, Jimmy Page mengaku takkan ada lagi reuni Led Zeppelin. Namun tak ada salahnya berharap, mengingat para personelnya telah uzur.

2. Pink Floyd

Sama halnya dengan Led Zeppelin, Pink Floyd merupakan salah satu raksasa di lanskap rock. Berkiprah selama tiga dekade, cukup mengukuhkan hegemoni Pink Floyd sebagai band paling inovatif. Sumbangsih mereka di dunia musik pun tak terbantahkan. Sampai saat ini Pink Floyd tetap memiliki jutaan penggemar yang tersebar di segala penjuru dunia. Pink Floyd sempat melakukan reuni minor di tahun 2005, dan dilanjutkan pada 2012-2014. Animo penggemar terhadap mereka kian besar. Mungkin suatu saat nanti kita akan disuguhi penampilan duo pentolan Roger Waters dan David Gilmour secara bersamaan.

3. The Police

Selama berkarier hampir sedekade, grup rock The Police menjelma menjadi ‘kekuatan’ di belantara rock. Tak ayal grup yang diarsiteki oleh Sting ini memiliki kalangan penggemar setia. Meski memilih berpisah pada 1986, karya-karya The Police masih dikenang abadi oleh penikmat musik di seantero dunia. The Police sempat melakukan reuni singkat di tahun 2007-2008, walau akhirnya memutuskan bubar kembali. Mengingat eks personel mereka, Sting, juga dikenal luas sebagai solois tenar dan tengah menjalani masa rehat, tampaknya tak menutup kemungkinan para fans untuk mendengarkan hit “Roxanne” dan “Every Breath You Take” kembali berkumandang.

4. Misfits

Berikutnya adalah Misfits. Band punk ikonis ini adalah salah satu band penting di kancah punk dunia. Formasi klasik yang terdiri dari Glenn Danzig, Jerry Only serta Doyle Wolfgang Von Frankenstein dianggap sebagai formasi paten mereka. Sempat memutuskan bubar di tahun 1983, akibat tensi panas antar personel kala itu. Namun sedekade lebih pasca bubar, mereka kembali melakukan reuni, walau pada akhirnya kembali berpisah. Namun di tahun 2016 lalu, Misfits kembali memberikan kejutan dengan melakukan reuni akbar yang lengkap diperkuat trio orisinal mereka. Tinggal menunggu karya terbaru formasi klasik tersebut.

5. Talking Heads

Dedengkot new wave Talking Heads kerap ditasbihkan sebagai salah satu band berpengaruh di kancah punk New York. Namun band yang dikomandoi oleh David Byrne itu pada akhirnya memutuskan bubar di tahun 1991 lantaran perbedaan pendapat di antara personel. Sebagai pentolan new wave, Talking Heads menghimpun banyak penggemar mereka di segala penjuru dunia. Di dalam sebuah wawancara via Digital Spy tahun 2011 lalu, David Byrne terang-terangan mengaku pernah disodori kontrak bernilai fantastis, tapi ia menolaknya dengan alasan tak lagi tertarik untuk bereuni bersama Talking Heads.

6. The Smiths

Sebagian fans mengganggap bahwa reuni The Smiths adalah sebuah keajaiban. Karier band asal Manchester itu terbilang cukup singkat di industri musik, yakni hanya lima tahun—kurun waktu 1982-1987. Namun pengaruh yang mereka sumbangkan begitu besar bagi kalangan penggemar dan tentunya kancah alternative rock. Tak pelak, selama lebih dari tiga dekade berjalan, para penggemar masih setia menantikan reuni akbar The Smiths. Kendati demikian, sang eks vokalis, Morrissey telah berulang-ulang kali mengaku bahwa ia dan The Smiths takkan pernah bersama lagi. Baginya reuni The Smiths adalah suatu hal yang tak masuk akal.

7. Fugazi

Di kancah post-hardcore/punk, Fugazi adalah salah satu nama prominen. Selama berkiprah di jagat rock bawah tanah, tak kurang dari enam album telah mereka telurkan. Namun akhirnya mereka memutuskan untuk bubar pada 2003. Menyandang gelar sebagai band cult di kancahnya, Fugazi tentu memiliki basis fans yang setia hingga sampai saat ini. Di beberapa kesempatan, sang frontman, Ian MacKaye sempat mengaku bahwa dirinya sempat ditawari pundi-pundi berjumlah fantastis untuk konser reuni mereka, tetapi ia menegaskan bahwa hanya waktulah yang akan menentukan Fugazi untuk reuni.

8. Rage Against the Machine

Band kontroversial asal Los Angeles, Rage Against the Machine sempat berkibar kencang di sepanjang era 90-an. Pengaruh musik mereka terbilang fenomenal karena sarat akan kritik sosial pada pemerintahan Amerika Serikat kala itu. Namun pada 2000, Tom Morello dkk memutuskan untuk bubar. Kendati sempat mengalami fase aktif kembali di tahun 2007-2011, tak menyurutkan harapan para fans mereka untuk melihat Rage Against the Machine tampil bersama dengan formasi klasik. Saat ini, tiga personel inti mereka membentuk supergroup bernama Prophets of Rage bersama pentolan dari aliansi hip hop legendaris, Public Enemy dan Cypress Hill, setelah sebelumnya sempat membentuk Audioslave bersama mendiang Chris Cornell.

9. Oasis

Melihat perseteruan panas antara Gallagher bersaudara, tampaknya reuni Oasis hanyalah sebuah mimpi belaka bagi kalangan penggemarnya. Pasalnya, melihat Noel dan Liam yang cukup menorehkan sukses di solo karier mereka, rasanya cukup menutup kemungkinan bagi Oasis untuk melakukan reuni akbar. Grup asal Manchester ini, sempat menjadi fenomena di medio dekade 90-an, tak ayal sampai saat ini mereka memiliki jutaan fans setia. Namun, akibat hubungan Noel dan Liam yang kian runyam, pada akhirnya di tahun 2009, Oasis memilih bubar. Namun tak ada yang tak mungkin di dunia ini, seperti halnya reuni akbar Oasis.

10. My Chemical Romance

Nama yang paling muda di daftar ini, tapi basis penggemarnya tak kalah dengan para legenda di atas. Meski telah bubar sejak 2013 lalu, band rock asal New Jersey ini masih memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para penggemar setianya. Band yang terkenal lewat single andalan “Helena” itu sampai saat ini masih memiliki jutaan penggemar yang tersebar di segala penjuru dunia. Sejak bubar, para anggota band merintis karier solo masing-masing, seperti halnya vokalis Gerard Way, yang kian mantap menekuni dunia komik dan proyek musik solonya. Melihat atensi para penggemar mereka, bukan tak mungkin My Chemical Romance akan melakukan reuni akbar suatu hari nanti.

Menurut lo, siapa lagi band yang wajib reuni? Kasih komentar lo di bawah ya!

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
247 views
superbuzz
910 views
superbuzz
358 views