Portal Music

Xzibit

4 Fakta Kelam Xzibit tentang Acara Pimp My Ride

  • By:
  • Senin, 26 October 2020
  • 266 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Perkenalan Xzibit dengan warga Indonesia kebanyakan dimulai dari sebuah acara modifikasi mobil yang ditayangkan di televisi. Namun ternyata, sebelum jadi pembawa acara untuk Pimp My Ride, Xzibit sudah lebih dulu aktif sebagai seorang musisi yang membawa bendera hip hop di Amerika Serikat.

Pria bernama lengkap Alvin Nathaniel Joiner mulai mengenal hip hop, terutama musik rap sejak masih berusia remaja. Di umur 14 tahun, Xzibit sudah mulai aktif melakukan aksi rap dengan menggunakan nama samaran Exhibit A bersama teman-temannya di komunitas di kawasan Los Angeles, Amerika Serikat. Konsisten dengan melakukan hal ia sukai, akhirnya Xzibit berhasil mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi sebagai musisi profesional di tahun 1995. Di tahun tersebut, Xzibit melakukan kolaborasi untuk lagu Hit and Run milik The Alkoholiks dan juga untuk lagu Free Style Ghetto yang dipopulerkan oleh musisi hip hop bernama King Tee’s. Mulai aktif berkontribusi di skena musik hip hop yang lebih besar, akhirnya Xzibit mendapatkan kontrak rekaman bersama Loud Records.

Mendapatkan kontrak rekaman bersama Loud Records, Xzibit mulai fokus membangun kariernya sebagai rapper solo. Setahun setelah tanda tangan kontrak rekamannya, tepatnya di tahun 1996 Xzibit menelurkan album rap solo perdananya berjudul At the Speed of Life. Sebagai seorang musisi baru kala itu, album perdana Xzibit tersebut cukup mendapatkan respon positif bagi para penikmat musik di Amerika Serikat. Hal tersebut terbukti dengan berhasilnya Xzibit meraih posisi ke-74 untuk daftar 200 album terbaik versi Billboard. Kesuksesan tersebut juga dibarengi dengan single perdananya yang berjudul Paparazzi dan berhasil meraih posisi ke-86 untuk tangga lagu Billboard 100. Namun, dibandingkan dengan pencapaiannya di negara asalnya, single dari album perdananya tersebut secara mengejutkan berhasil menduduki posisi ke-11 untuk German Singles Chart. Sejak saat itu, karier Xzibit sebagai public figure semakin hari, semakin menanjak.

Fakta Kelam Xzibit bersama Pimp My Ride

Bertambahnya value sebagai seorang entertainer, MTV kala itu sedang menggarap sebuah reality show tentang kultur modifikasi mobil di Amerika Serikat. Melihat Xzibit dapat menarik banyak perhatian dan rating, MTV pun akhirnya memilih sang rapper untuk memandu acara yang berjudul Pimp My Ride. Sepanjang kariernya sebagai seorang pemandu acara, Xzibit berhasil membawa Pimp My Ride jadi salah satu tontonan populer sejak tahun 2004 hingga 2007. Meskipun terbilang sukses, nyatanya Xzibit sempat mengakui bahwa kehadiran acara tersebut cukup membawa dampak negatif yang besar terhadap hidupnya. Berikut adalah 4 fakta tentang Xzibit selama memandu acara Pimp My Ride

  1. Xzibit bangkrut karena Pimp My Ride

    Meskipun membawa kesuksesan secara mainstream melalui Pimp My Ride, nyatanya Xzibit merasa bahwa salah satu faktor kemunduran finansial yang dirinya alami adalah berkat acara televisi tersebut. 

    MTV mengambil keputusan untuk tidak memproduksi Pimp My Ride kembali setelah tahun 2007. Menurut Xzibit, hal tersebut merupakan kesalahan terbesar yang dilakukan oleh stasiun televisi yang sempat terkenal mempopulerkan kultur musik di seluruh dunia tersebut. Pasalnya, selama tiga tahun berjalan, acara yang Xzibit pandu terus mendapatkan popularitas yang baik, menghibur, dan tentunya memberi keuntungan pada dirinya secara finansial. Ketika keputusan tersebut diambil oleh MTV, Xzibit merasa bahwa stasiun televisi tersebut ingin secara perlahan membuat kariernya redup hingga akhirnya sempat merasakan bangkrut. 

  2. Pimp My Ride membuat karier musiknya tidak gemilang

    Selama masa produksi Pimp My Ride, Xzibit terlihat terlalu fokus untuk membantu mengembangkan agar acara televisi tersebut tetap jadi tontonan yang populer. Tentu hal tersebut berimbas pada perjalanan kariernya sebagai seorang musisi. Selama 3 tahun bersama Pimp My Ride, Xzibit hanya berhasil menelurkan dua buah album, pertama di tahun 2004 berjudul Weapons of Mass Destruction dan album Full Circle di tahun 2006. Kedua album tersebut tidak mendapatkan respon yang cukup baik secara komersial.

    Pencapaian yang kurang berhasil di masa-masa tersebut juga melahirkan anggapan bahwa Xzibit bukanlah seorang musisi yang memiliki talenta. Melainkan hanya sekadar seorang penghibur pada umumnya. Para penggemar musik hip hop yang berjejaring di berbagai forum daring di Amerika Serikat juga menyayangkan keputusan Xzibit untuk berkolaborasi bersama Pimp My Ride, karena tidak memberikan hasil yang maksimal untuk karier bermusiknya.

  3. Xzibit tidak memiliki mobil hasil modifikasi di Pimp My Ride

    Popularitas sering dianggap seperti pedang bermata dua. Kadang kala popularitas dapat membawa seseorang dikenal dengan nilai-nilai positifnya, namun tidak jarang juga ada orang yang menginginkan sang public figure mendapatkan citra yang buruk akibat popularitasnya. Xzibit pun sempat mengalami hal tersebut.

    Di saat Pimp My Ride masih berjaya, sempat terdengar kabar jika Xzibit memiliki hak di dalam kontraknya untuk hasil mobil yang telah dimodifikasi. Nyatanya kabar tersebut bukanlah berita yang sebenarnya. Seorang salah satu kontestan yang sempat mengikuti Pimp My Ride akhirnya buka suara di forum online untuk meluruskan berita tersebut. Sang kontestan menjelaskan bahwa Xzibit tidak memiliki satupun kendaraan modifikasi yang tayang pada acara tersebut.

  4. Berhenti berkomentar tentang Pimp My Ride

    Rasa sakit hati dan kecewa masih menyelimuti benak Xzibit tentang alasan mengapa Pimp My Ride tidak dilanjutkan. Kekecewaan tersebut membuat diri Xzibit tidak ingin untuk kembali dihubungkan dengan acara yang pernah ia pandu tersebut.

    Rasa kecewa itu ternyata masih ada di benak Xzibit, setidaknya pada tahun 2016. Di tahun tersebut, seorang penggemar mencoba untuk bertanya apakah sang idola bisa memodifikasi kendaraannya seperti yang ada di tayangan Pimp My Ride kepada Xzibit melalui Twitter. Menanggapi hal tersebut, Xzibit membalas pertanyaan tersebut dengan cukup keras dan tegas, bahwa dirinya tidak ingin sama sekali disandingkan dengan acara tersebut. Lantas insiden tersebut cukup membuat gaduh dunia Twitter kala itu.

0 COMMENTS