5 band pop jogja

5 Band Pop Keren Asal Jogja

  • By: NND
  • Jumat, 22 November 2019
  • 641 Views
  • 12 Likes
  • 17 Shares

Yogyakarta memang selalu jadi wilayah yang mampu melahirkan jiwa-jiwa kreatif. Mulai dari sastrawan, seniman, hingga musisi. Nah, di kancah musik, Jogja punya banyak andalan yang berhasil mematenkan jejak di tingkat nasional, terutama kalau kita berbicara genre pop.

Kali ini, Supermusic.id akan mengupas lima nama besar pop yang berasal dari Kota Pelajar ini. Siapa aja mereka? Kalian bisa langsung cek bacaan lengkapnya, di bawah ini!

1. Sheila On 7

Cocok rasanya jika kita membuka daftar ini dengan salah satu band pop terbesar Tanah Air. Ya, Sheila On 7—atau yang biasa disingkat So7—digawangi oleh Duta, Eross, Brian, dan Adam. Mereka saat ini menjadi legenda hidup dengan mengusung pop, berpadu dengan rock alternatif.

So7 didirikan di Jogja pada Mei 1996, semenjak debutnya di tahun 1999, mereka sudah berhasil merilis delapan album. Tiga album pertama So7 berhasil menggaet publik luas dengan hits single nan timeless macam “Kita”, “Sahabat Sejati”, dan “Seberapa Pantas”.

Selain total sembilan studio album, So7 juga mengantongi album soundtrack untuk film 30 Hari Mencari Cinta, dan album kompilasi The Very Best of Sheila On 7 yang mengudara pada 2005.

Grup ini mampu mengamankan posisi sebagai salah satu legenda hidup musik lokal melalui lagu-lagu simpel yang mampu bertahan melawan waktu. "Band jutaan copy" pernah jadi julukan mereka.

Hingga sekarang, banyak dari single-single mereka masih merajai gelombang radio, bahkan masuk ke dalam jajaran playlist karaoke massal yang lagi gencar beredar di kota-kota besar!

2. Jikustik

Jikustik adalah band yang aktif pada Februari 1996. Seangkatan dengan So7, bahkan beberapa personilnya sembat tergabung dalam sebuah band bersama Eross.

Grup yang dulu sempat dikepalai oleh Pongky ini sekarang digawangi oleh Brian, Dadi, Adhit, Carlo, dan Bayu. Pongky hengkang usai merilis album kedelapan yang kemudian diisi oleh Brian. Icha, mantan bassist-nya, juga demikian—keluar, lalu digantikan oleh Bayu.

Sebagai salah satu raksasa yang sempat menguasai tangga lagu pop di penghujung 90-an, kuintet ini mengantongi sembilan album dan dikenal melalui lagu-lagu ikonis seperti “Seribu Tahun Lamanya”, “Berdua Lagi”, “Tak Ada yang Abadi” dan masih banyak lagi.

Rilisan teranyar mereka meluncur di tahun 2015 silam. Jikustik, dengan lineup barunya, merilis album bertajuk Tetap Berjalan. Naasnya, semenjak rilisan tersebut, belum ada kabar-kabar terkait materi baru dari mereka.

Semoga di hari esok, masih akan ada rilisan Jikustik yang baru.

3. The Rain

Sudah berusia lebih dari 15 tahun, The Rain dibesut Indra, Iwan, Ipul, dan Aang yang awalnya dibentuk pada tahun 1998 di Jogja.

Karier mereka memperoleh bentuk yang kokoh melalui enam album beserta sejumlah single lepasan yang di rilis sebagai trilogi setiap tanggal 18 November—melintasi beberapa tahun.

Sebagai sebuah band pop, The Rain hadir ke kancah musik arus utama dengan karakter yang berbeda. Mereka masih menopang idealisme mereka secara kuat. Hal tersebut akhirnya mendorong mereka ke untuk pindah ke jalur independen.

Jabat Erat (2016) sebagai album teranyar mereka merupakan rilisan debutnya sebagai band indie. Album tersebut menempuh waktu 3,5 tahun dalam pengerjaannya dan merumahi trilogi single 18 November.

Dewasa ini, mereka kembali terjun dalam merangkai karya yang tematis seperti triologi sebelumnya.  Bedanya? Bukan sekedar trilogi, kali ini mereka hadir dengan 5 kisah yang menjadi tetralogi. Penasaran? Cek artikel Supermusic terkait rilisan itu, di sini!

4. Seventeen

Seventeen sudah aktif sejak tahun 1999, dibentuk di Jogja, dan secara tragis harus menutup usia di akhir tahun 2018 setelah tertimpa tsunami Selat Sunda yang menelan tiga personel sebagai korban jiwa. Dunia musik turut berduka menyikapi peristiwa menyedihkan itu, dan nama serta karya mereka akan terus dikenang oleh para pendengarnya.

Mengantongi jumlah enam album sepanjang karir mereka, grup yang digawangi oleh Ifan, (Alm.) Bani, (Alm.) Herman, dan (Alm.) Windu, ini memberikan sajian pop mendayu melalui single-single macam “Jibaku”, “Jika Kau Percaya”, “Selalu Melangkah”, “Jaga Selalu Hatimu”, dan “Sumpah Ku Mencintaimu”.

Di tahun 2008, dua personil Seventeen, vokalis Doni dan gitaris Andi angkat kaki dari grup tersebut, dan digantikan oleh Ifan dan Alm. Herman.

Debut mereka, Bintang Terpilih, dirilis pada 2003 dan menampilkan sebuah kolaborasi dengan VJ MTV kala itu, Arie Untung di single “Jibaku”. Album Pantang Mundur menjadi rilisan terakhir Seventeen sebelum resmi membubarkan diri paska musibah yang terjadi.

Album terakhir mereka dilepas di awal tahun 2016, dan dirilis melalui GP Records. Tentunya, band senior ini akan terus menjadi kenangan bagi kita semua, terutama para fans dan pendengarnya.

5. Letto

Menutup dengan band yang paling muda, adalah Letto terdiri dari Noe, Patub, Arian, Dhedot, Cornel, dan Widi.

Letto menyajikan musik-musik bermelodi dinamis yang tak jarang memuat lagu-lagu bernada mengalun. Contoh single-single awal mereka macam “Ruang Rindu”, dan “Sandaran Hati” yang diambil dari debutnya.

Grup ini dibentuk pada tahun 2004, dan mereka telah berhasil menelurkan empat keping album. Truth, Cry, and Lie (2005), Don’t Make Me Sad (2007), Lethologica (2009), dan Cinta...Bersabarlah (2011). Semenjak album terakhirnya di tahun 2011 itu, tidak ada suar kabar terkait perilisan album baru dari band ini.

Secara komersial, album debut mereka merupakan rilisan yang memiliki performa paling baik—ia berhasil menjaring 500 ribu kopi lebih. Tak aneh rasanya, mengingat banyaknya lagu-lagu andalan mereka yang berangkat dari album tesrebut.

Ketenarannya juga dibantu oleh salah satu tayangan sinetron yang menggunakan lagunya sebagai soundtrack. Masih pada ingat lagu apa itu?

Nah, itu dia lima nama band pop asal Jogja yang namanya sudah tidak asing lagi ditelinga kita semua. Kelimanya adalah band yang sudah merasakan betul asam garam bergelut di industri pop lokal.

Menurut kalian, siapa aja nih band-band muda dari Jogja yang akan melanjutkan nyala obor musik pop? Jawab di kolom komentar di bawah ya!

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
170 views
superbuzz
243 views
superbuzz
205 views
superbuzz
222 views
superbuzz
402 views