5 Film Dokumenter Musik yang Perlu Ditonton

5 Film Dokumenter Musik yang Perlu Ditonton

  • By:
  • Senin, 31 May 2021
  • 115 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Buku jadi medium yang cukup baik buat kalian yang ingin mendalami sejarah dari musisi maupun band favorit, Superfriends. Namun, selain buku, film dokumenter musik juga bisa jadi alternatif buat kalian yang tidak punya waktu untuk menyelesaikan buku bacaan dalam waktu singkat. Berbeda dengan film biopik, film dokumenter musik menyajikan sebuah tontonan dokumentasi berdasarkan kenyataan. Biasanya, alur cerita dibangun dari fakta yang tersaji melalui komentar atau wawancara narasumber yang hadir dalam pembuatan film dokumenter musik tersebut.

Narasumber yang merepresentasikan film dokumenter musik ini tentu datang dari pihak-pihak yang dekat maupun mengenal subjek dari tema film yang diangkat. Bisa dari anggota band, keluarga, manajer, dan jurnalis musik. Dalam film dokumenter musik, kalian juga mungkin akan menemukan beberapa sudut pandang yang cenderung kontradiktif dari masing-masing narasumber. Meskipun begitu, hal tersebut juga yang membuat kesan nyata dari sebuah film dokumenter musik jadi menarik untuk ditelisik lebih dalam, Superfriends. Buat kalian yang sedang mencari judul-judul film dokumenter musik menarik, berikut beberapa pilihan yang bisa kalian coba.

  1. American Hardcore: The History Of American Punk Rock 1980-86


    Dok. New Zealand International Film Festival

    Pertama kali rilis di tahun 2008, sesuai dengan judulnya American Hardcore merupakan sebuah film dokumenter musik yang menceritakan tentang perkembangan skena musik hardcore punk di negeri Paman Sam tersebut. Meskipun membicarakan tentang hardcore punk, nyatanya film dokumenter musik ini juga menjelaskan beberapa perbedaan dari skena musik hardcore di regional satu dan lainnya. Washington D.C., Chicago, serta Los Angeles merupakan daerah yang mendapatkan highlight di dalam film dokumenter musik ini mengenai perkembangan skena punk rock Ian MacKaye dari Minor Threat/Fugazi dan Henry Rollins dari Black Flag adalah segelintir nama musisi yang menjadi narasumber di dalam film ini. Film dokumenter musik ini disutradarai oleh Paul Rachman dengan material orisinal yang berasal dari sebuah buku berjudul American Hardcore: A Tribal History.

  2. The Kids Are Alright


    Dok. Rock And Roll Globe

    Buat kalian yang menggemari karya-karya dari band rock legendaris Inggris, The Who, film dokumenter musik berjudul The Kids Are Alright adalah sebuah sumber paparan sejarah yang cukup menarik. Apalagi jika kalian ingin melihat penampilan The Who muda dengan personel yang lengkap. Film dokumenter musik ini direkam 3 bulan sebelum Keith Moon, pemain drum di dalam tubuh The Who meninggal dunia. Ketika film dokumenter musik lain biasanya dibuat oleh sutradara yang mumpuni, dokumenter The Who ini ternyata digarap oleh seorang penggemar fanatiknya, Jeff Stein yang menghubungi Pete Townshend secara langsung. Awalnya, seluruh anggota The Who tidak merasa rencana yang diberikan dalam menggarap film dokumenter musik adalah ide yang baik. Apalagi jika harus mengikuti mereka selama menjalankan tur. Namun, sang manajer menyarankan bahwa film dokumenter garapan penggemar jadi materi publikasi yang cukup baik demi reputasi band. Ternyata, hasil dari filmnya juga disukai oleh seluruh anggota The Who.

  3. Kurt Cobain: Montage of Heck


    Dok. Kurt Cobain: Montage of Heck

    Jika menceritakan tentang kisah Kurt Cobain, tampaknya aura misterius yang hadir sulit untuk diungkap sepenuhnya. Namun film dokumenter musik berjudul Kurt Cobain: Montage of Heck ini setidaknya berhasil mengungkap sisi personal Kurt Cobain secara detail. Film dokumenter musik ini disutradarai oleh Brett Morgen dan digarap dengan treatment yang cukup spesial. Tidak hanya sekadar menampilkan dokumentasi lawas dan rekaman wawancara, film dokumenter musik ini juga menghadirkan animasi dari guratan gambar milik Kurt Cobain sepanjang hidupnya sembari menarasikan perjalanan hidup yang dijalani oleh frontman Nirvana tersebut, terutama masa remajanya. Film dokumenter musik yang dirilis di tahun 2015 ini ternyata sudah direncanakan oleh sang sutradara sejak tahun 2007. Ide lahirnya film dokumenter musik tentang Kurt Cobain ini datang dari sang istri, Courtney Love.

  4. Oasis: Supersonic


    Dok. Netflix

    Pengaruh oasis dalam industri musik pop dan rock memang tidak bisa dipungkiri lagi. Sejak sengitnya pertarungan antara Blur di ranah britpop, Oasis tampaknya selalu bisa menempatkan posisi mereka di papan atas. Namun, jika kalian menginginkan sebuah cerita tentang masa formatif Oasis yang belum sempat diungkap di banyak tempat, film dokumenter musik berjudul Oasis: Supersonic patut untuk kalian tonton, Superfriends. Film dokumenter musik tentang Oasis ini juga mengangkat bagaimana band besutan Gallagher bersaudara tersebut mampu bertengger di posisi puncak, bahkan menjadi band britpop yang mampu memenangkan hati penikmat musik Amerika Serikat. Selain itu, dalam film dokumenter musik ini tentu menghadirkan sudut pandang dari Noel dan Liam Gallagher yang cukup kontradiktif satu sama lain. Mat Whitecross didaulat sebagai sutradara untuk film dokumenter musik ini.

  5. Searching For Sugar Man


    Dok Prime Video

    Sesuai dengan judulnya, film dokumenter musik ini memiliki tema utama pencarian. Pencarian tentang seorang musisi yang sangat terkenal di Afrika Selatan, tapi mengalami nasib yang berbanding terbalik di Amerika Serikat. Musisi yang dicari dalam film dokumenter musik ini adalah Sixto Rodriguez atau yang lebih dikenal dengan nama Rodriguez di atas panggung. Film ini didasari oleh pengakuan dan keinginan Stephen "Sugar" Segerman dan Craig Bartholomew Strydom, fans Rodriguez asal Afrika Selatan yang penasaran apakah musisi tersebut telah meninggal dunia atau masih aktif berkarya. Pasalnya, kedua penggemar tersebut hanya mampu mendapatkan beberapa rilisan musik dari Rodriguez di tahun-tahun lawasnya tanpa adanya karya baru. Untungnya Rodriguez masih hidup dan sempat berhenti bermain musik. Pencarian yang membuahkan hasil tersebut pun memboyong Rodriguez untuk manggung di Afrika Selatan.

 

Image courtesy of Netflix

0 COMMENTS