State Champs

5 Fun Facts Tentang State Champs!

  • By: NND
  • Senin, 26 August 2019
  • 476 Views
  • 4 Likes
  • 2 Shares

Sebagai salah satu penampil di Hodgepodge Superfest 2019 yang akan digelar di Allianz Eco Park, Ancol pada tanggal 31 Agustus – 1 September 2019, State Champs—unit pop punk asal New York, Amerika ini menjadi salah satu aksi internasional yang sangat dinantikan.

Musik energik, jiwa muda, dan aksi panggung yang apik menjadi senjata andalan mereka di atas panggung. Untuk itu, jangan sampai kelewatan aksi mereka nanti, ya! Selagi menunggu, yuk simak beberapa fakta menarik tentang kuintet yang dihuni oleh Derek, Tyler, Ryan, Tony, dan Evan ini!

1. Membidik Indonesia

State Champs memang sudah merencanakan kedatangannya ke Indonesia, bahkan semenjak bulan Juni tahun lalu. Melansir wawancara pihak The One pada Juni 2018, State Champs sempat menyatakan bahwa mereka sangat bersemangat untuk menggarap tur rilisan teranyar mereka, Living Proof (2018), ke banyak wilayah-wilayah lain di luar Amerika Serikat. Terkait hal tersebut, nama Indonesia pun mereka singgung, juga Filipina. Perihal Asia, State Champs menyatakan ingin menyambangi Nusantara dan kembali ke Filipina untuk kedua kalinya.

Dan akhirnya, Hodgepodge Superfest 2019-lah yang membuka jalan bagi State Champs untuk menapak masuk dan bersenang-senang bersama fans-nya di Indonesia.

2. Hardcore Gamer

Sudah jadi rahasia umum bahwa State Champs sangat tergila-gila dengan game. Saat tur pun, mereka akan selalu menyempatkan untuk bermain, dan hal tersebut sudah tidak asing di telinga band-band lain yang sering ikut tur bersama mereka. Seluruh personil State Champs merupakan gamers akut. Dilansir dari wawancara bersama pihak The Aquarian pada tahun 2016 silam terkait turnya bersama Neck Deep, pihak band mengaku bahwa mereka memang sangat gemar bermain game meski preferensi permainan mereka berbeda-beda. Namun, mengingat musik pop punk/punk rock mengalir kental dari karya-karya mereka, tidak aneh bahwa mereka semua gemar bermain Tony Hawk’s Pro Skater. Ya, bus tur mereka dilengkapi dengan seperangkat X-box dan PS2 lawas untuk memainkan game tersebut—sebuah gameskateboard” yang tentunya besar dengan budaya yang beririsan dengan musik punk.

Lepas dari Tony Hawk dan skate, Tony (rhythm gitar) bahkan bergabung ke dalam keutuhan band State Champs karena diajak oleh Tyler (lead guitar) melalui game World of Warcraft—salah satu platform game online paling masif di dunia; hal ini membuktikan bahwa mereka semua memang benar-benar gamer sejati.

3. Video Klip Kelanjutan

“Dead and Gone”, salah satu single dari album teranyarnya Living Proof, merupakan sebuah trek yang dikemas dengan treatment video klip yang fast-paced, dibumbui action, dan cukup menegangkan. Jelas saja, video klip tersebut menampilkan seseorang yang lari dikejar-kejar dua orang bertopeng monyet tanpa konteks kejelasan sedikitpun. Melalui video klip yang penuh misteri tersebut, pihak State Champs sempat menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan narasinya. Di video berikutnya—mungkin akan rilis sebagai single di album keempt mereka nantinya—mereka akan melanjutkan narasi itu dan menjajikan kejelasan dari apa latar dibalik kisah tersebut.

Selain akan dilanjutkan, apakah kalian sadar bahwa video klip dari “Dead and Gone” menyelipkan sedikit referensi terkait video klip band pop punk kenamaan Yellow Card? Ya, video klip “Ocean Avenue” milik Yellow Card juga serupa—kejar-kejaran, yang berujung diselamatkan oleh gadis yang sedang mengendarai mobil muscle car, sama seperti apa yang nampak dalam video klip “Dead and Gone” milik State Champs.

4. (Sangat) Akrab dengan Neck Deep

Sama-sama mengusung musik pop-punk, kedua band yang sudah beberapa kali menjadi kolega tur ini memang sangat akrab. Bahkan, kedekatan Neck Deep dan State Champs ini terbukti kental dari aksi saling “surprise” para fans mereka. Berawal dari surprise set yang dilakukan State Champs di panggung Neck Deep saat bermain di Iowa, Amerika, dimana mereka menjajah panggung sesaat setelah lampu padam usai Neck Deep berpura-pura pamit. Tentunya, aksi surprise itupun dibalas oleh oleh Neck Deep. Dengan skema yang sama, Neck Deep menyelinap ke atas panggung kala State Champs gelap sesaat State Champs merampungkan set mereka di Manchester, Inggris.

Aksi surprise ini tak pernah gagal membuat suasana venue menjadi gila, mengingat ketidaksiapan para fans yang—tak jarang—berbagi perasaan yang sama dengan kedua band. Benang merah yang jelas dari musik mereka tentu menjaring fans yang sama, itulah sebabnya aksi-aksi surprise ini selalu berhasil.

5. Jago Akustikan

Meski yang nanti tampil di Hodgepodge Superfest 2019 dalam set akustik itu Snow Patrol, tapi State Champs tentu tidak kalah dalam lembaran merendisi ulang lagu dalam format unplugged tersebut. Hal ini dapat dibuktikan melalui rilisan The Acoustic Things milik mereka—sebuah penggarapan ulang album debut mereka, The Finer Things, dalam format akustik yang lebih syahdu. Tidak hanya melalui rilisan tersebut, salah satu trek andalan mereka—“Secrets”—juga memiliki versi akustik yang apik. Kalian bisa mendengarkan versi tersebut dalam rilisan deluxe version album kedua mereka, Around the World and Back.

Tidak sabar bersenang-senang bersama mereka di Hodgepodge Superfest 2019? Pastikan kalian sendiri sudah untuk menghadiri, ya! Pantengin terus infonya di akun @supermusic_id. Sampai bertemu di Allianz Eco Park Ancol pada tanggal 31 Agustus dan 1 September 2019, ya!

1 COMMENTS
  • Yumna37

    mantap gann

Info Terkait

superbuzz
482 views
superbuzz
249 views
superbuzz
308 views
superbuzz
322 views
superbuzz
384 views