The Used

5 Momen Penting dari The Used

  • By: NND
  • Minggu, 18 August 2019
  • 632 Views
  • 7 Likes
  • 2 Shares

Sebagai sebuah band yang didirikan di Orem, Utah, Amerika Serikat pada tahun 2001, usia The Used memang sudah cukup tua. Tentunya, mereka juga sudah menjadi sebuah sosok yang cukup tersohor ketika membahas halaman musik emo. Dengan formasi yang sekarang diisi oleh Bert McCracken (vokal), Jeph Howard (bass), Dan Whitesides (drum), dan Joey Bradford (gitar), The Used sudah berhasil melewati 18 tahun bersama. 18 tahun tersebut pun diisi dengan cukup produktif; sejauh ini, mereka sudah berhasil merilis tujuh album.

18 tahun juga bukanlah jenjang waktu yang singkat—terutama dalam bermusik bersama. Menapaki 18 tahun terakhir, tentunya banyak momen-momen yang cukup bermakna yang telah mereka alami. Tulisan ini bermaksud untuk membahas lima momen dalam jenjang usia mereka sebagai sebuah band, yang menjadi titik-titik penting dalam karir mereka. Simak lengkapnya di bawah ini!

1. Awal yang baik

Tidak banyak band yang bisa langsung menemukan jalannya lepas menyuarakan rilisan pertama mereka. Tidak begitu dengan The Used. Bagi band yang satu ini, satu album rasanya sudah cukup untuk mengantar mereka kearah yang positif. Jelas saja, usai merilis debut album self-titled, album tersebut langsung memberikan ruang bagi mereka untuk tampil di gelaran-gelaran besar yang krusial dalam membentuk dan memantapkan mereka.

Album pertama yang beramunisikan single-single macam “The Taste of Ink”, “Burried Myself Alive”, dan “Blue and Yellow” berhasil menggiring mereka ke atas panggung festival-festival apik kala itu. The Used, pada tahun-tahun pertamanya, berhasil tampil di gelaran bergengsi seperti menjadi supporting act dari Box Car Racer pada tur mereka, masuk kedalam lineup Ozzfest, bermain di panggung Warped Tour, dan juga dipilih Linkin Park untuk bermain di festival Projekt Revolution milik mereka.

2. Merilis album In Love and Death

Meski nama The Used menjadi semakin terkenal akibat eksposur yang diperoleh dari hubungan asmara sang vokalis Bert dengan anak dari Ozzy Osbourne, Kelly. Hubungan tersebut tidak bertahan lama. Kisah yang lebih memilukan hadir dari album kedua mereka, yang juga menjadi album paling sukses secara komersil dari The Used hingga sekarang.

Judul dan musik yang digubah menjadi album ini banyak diambil dari kejadian yang menimpa Bert sewaktu proses penggarapan album ini, dimana mantan kekasihnya meninggal dunia akibat overdosis narkoba. Naasnya, kala itu mantan kekasihnya tengah mengandung seorang anak dari Bert sendiri. Bermuara dari kejadian tersebut, album kedua mereka akhirnya dinamakan In Love and Death sebagai sebuah referensinya. Dengan single-single besar dan ikonis macam “Take It Away”, “All That I’ve Got”, dan “I Caught Fire”, In Love and Death menjadi sebuah album yang sukses, namun tidak menutup kisah pilu yang ada di baliknya.

3. “Under Pressure” bersama My Chemical Romance

Bayangkan The Used dan My Chemical Romance main bersama. Hal tersebut seperti sebuah paket lengkap bagi para pencinta emo. Dan itu sudah pernah terjadi. Ya, tidak berjarak jauh dari perilisan album kedua mereka yang fenomenal, The Used—bersama dengan MCR—sempat menjalin kolaborasi dan merendisi ulang salah satu nomor paling tersohor milik Queen, “Under Pressure”; sebuah lagu yang dulunya ditulis bersama David Bowie.

Tidak hanya disajikan sebagai sebuah hidangan satu waktu, cover version mereka itu bahkan sempat dimasak di dalam dapur rekaman dan dijadikan sebuah rilisan. Sekarang, kalian bisa menemukan rilisan tersebut sebagai salah satu bonus track dalam edisi perilisan ulang album In Love and Death milik The Used, namun kala itu mereka merilisnya sebagai sebuah single lepas guna menggalang dana untuk membantu korban Tsunami Asia Tenggara, yang menimpa banyak daerah, termasuk Aceh sebagai wilayah yang terkena imbas paling besarnya.

4. Tur Perayaan 15 tahun The Used

Merayakan 15 tahun bermusik, The Used enggan sekedar menggelar sebuah perayaan yang biasa-biasa saja. Menapak masuk ke usia yang monumental ini, mereka menggelar sebuah tur perayaan yang mengunjungi kota-kota di AS, Eropa, dan Amerika Utara. Terhitung, mereka menghabiskan seisi tahun 2016 menggarap tur ini. Setiap acara dalam tur perayaan ini berlangsung selama dua hari dalam tiap kotanya; di mana hari pertama  digunakan untuk membawakan keutuhan album pertama, dan hari kedua untuk album kedua mereka.

Tidak hanya menggarap tur ala nostalgia tersebut, The Used juga menggunakan kesempatan ini untuk merilis sebuah album live performance bertajuk Live & Acoustic at the Palace, pada bulan April 2016. Baik materi album live dan rangkaian tur tersebut menjadi sebuah momen yang spesial bagi The Used, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menengok kembali ke belakang dan menghargai perjalanan mereka.

5. Hodgepodge Superfest 2019!

Di tahun 2019 ini, The Used akan segera hadir ke Jakarta! Mereka akan bermain sebagai salah satu headliner dari gelaran Hodgepodge Superfest 2019, yang akan berlangsung di Allianz Ecopark Ancol, pada tanggal 31 Agustus – 1 September mendatang. Tentunya, aksi panggung dari The Used akan menjadi sebuah tontonan yang spektakuler.

Tidak hanya The Used, lineup musisi internasional juga diisi oleh nama-nama seru lainnya seperti Prophets of Rage, Snow Patrol, Superorganism, The Japanese House, Phony Ppl, dan State Champs! Selain sederet nama tersebut, gelaran Hodgepodge Superfest juga akan turut dimeriahkan oleh jajaran musisi-musisi lokal yang tidak kalah dibandingkan penampil internasionalnya. Jadi, tunggu apa lagi? Segera amankan tiket kalian dan pastikan kehadiran kalian di salah satu festival musik paling bergengsi di Indonesia saat ini! Untuk pembelian tiket dan informasi lengkapnya, silahkan langsung kunjungi laman resminya di sini. Kalian juga bisa dapatkan tiket daily pass dengan harga spesial di sini. Buruan sebelum kehabisan!

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
717 views
superbuzz
416 views
superbuzz
536 views
superbuzz
553 views
superbuzz
603 views
superbuzz
636 views