5 Momen Tak Terlupakan dari Metallica

  • By: OGP
  • Sabtu, 18 November 2017
  • 6333 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Selama berkarier lebih dari tiga dekade, band metal legendaris Metallica kian mantap mengukuhkan diri sebagai salah satu kelompok musik terbaik di jagat planet. Dongeng kesuksesan Metallica bukanlah murni cara instan maupun pintas didapat. Dalam merengkuh prestasi dan ketenaran, tak selamanya jalan yang ditempuh Metallica selalu berbuah manis. Seiring bergulirnya waktu, James Hetfield dkk kerap kali menemui berbagai kendala internal hingga eksternal yang meyelimuti kubu band.

[bacajuga]

Namun, dengan jam terbang dan pengalaman yang makin tinggi, segala aral rintangan yang dilewati itu pun seketika lenyap. Sebagai salah satu elit thrash metal dunia paling disegani, sudah tak terhitung rentetan momen yang telah dilewati para awak band cadas asal Los Angeles, AS itu. Perpecahan, kematian, konflik, hingga kejayaan terangkum jadi serangkaian kolase abadi di dalam anatomi sebuah band besar bernama Metallica.  

Simak 5 momen tak terlupakan dari elit rock Metallica berikut ini.

1. Pemecatan Dave Mustaine

Di awal masa kariernya, Metallica merekrut tambahan tenaga sang gitaris handal bernama Dave Mustaine. Namun akibat gaya hidup slebor selayaknya bintang rock pada umumnya, Mustaine terjerat kecanduan obat-obatan terlarang dan alkohol. Hal ini lantas membuat para personel Metallica lainnya ikut geram dengan kelakuan minus Mustaine. Akhir kata, Dave Mustaine pun didepak dari Metallica pada tahun 1983. Mustaine dipecat secara tak terhormat dengan diberikan tiket bus di perjalanan tur Metallica. Kendati demikian, Mustaine kembali bangkit dan membentuk Megadeth. And the rest is history...

2. Kematian Cliff Burton

Di sepanjang era 80-an, Metallica begitu merajai industri musik rock internasional. Para pemuda gahar dengan spirit rock meletup-letup itu mengukuhkan bendera thrash metal di genggaman telapak tangan mereka. Namun naas, kejadian tak terduga muncul bagai sambaran halilintar. Di tengah perjalanan tur Eropa di zona Swedia, tepat pada 27 September 1986, sang bassis, Cliff Burton meninggal dunia dalam kecelakaan bus yang menampung James Hetfield dkk. Konser Metallica di Stockholm adalah persembahan terakhir Burton bersama rekan-rekannya. Kematian Burton masih menyisakan luka mendalam bagi para ‘Metal Militia’. Metallica lalu menciptakan lagu “To Live Is To Die” sebagai tanda penghormatan kepada sosok Burton.

3. Metallica VS Napster

Genderang perang digencarkan komplotan Metallica kepada Napster (sebuah situs file sharing via internet). Di tahun 2000, James Hetfield dkk resmi menuntut secara hukum pihak Napster, terkait tindakan yang merugikan kubu Metallica. Diketahui demo lagu “I Disappear” yang masih dalam proses penggarapan dan akan direncanakan menjadi salah satu materi di album soundtrack untuk film Mission Impossible, ternyata didistribusikan secara ilegal oleh Napster. Hal tersebut membuat kubu elit thrash metal itu menjadi berang. Namun di tahun selanjutnya, pihak Metallica dan Napster sepakat untuk menyelesaikan perkara dengan kesepakatan bahwa Napster akan menutup semua akun dari anggotanya. Dan sebaliknya, Metallica akan mencabut tuntutan hukumnya.

4. Kisah perpecahan di rockumentary Some Kind of Monster

Benar adanya sebuah pepatah lama mengatakan: “Semakin tinggi pohon, maka akan semakin kencang angin menerpanya.”. Ungkapan itu rasanya sempat dialami oleh band sekaliber Metallica sekalipun. Krisis emosional antar personel ternyata pernah melingkupi di antara tali pertemanan mereka. Lewat sebuah rockumentary bertajuk Some Kind of Monster, kawanan Metallica pun turut berkeluh kesah mengenai konflik internal yang pernah mereka alami. Di dalam film itu memaparkan detail bagaimana bassis Jason Newsted memutuskan untuk hengkang, persahabatan antara trio Hetfield, Ulrich, dan Hammett yang kian berada di ambang kehancuran sampai James Hetfield harus masuk pusat rehabilitasi akibat ketergantungan alkohol, sehingga penggarapan album St. Anger harus ikut tersendat.

5. Dilantik Rock and Roll Hall of Fame angkatan 2009

Adalah sebuah prestasi besar bagi unit rock dilantik berjajar setara bersama musisi legendaris di Rock and Roll Hall of Fame. Apresiasi di kancah musik merupakan suatu hal yang mutlak. Sudah sepantasnya jerih payah dan keringat yang mengucur dari para musisi dihargai setinggi-tingginya. Lewat dedikasi bermusik mereka, mahakarya yang telah diciptakan ke ranah seni, sudah selayaknya diberi penghormatan hingga dipahat menjadi sejarah yang nantinya akan diteruskan ke generasi selanjutnya. Di tahun 2009, merupakan salah satu tonggak karier tertinggi bagi kawanan Metallica. Secara terhormat mereka resmi dilantik di ajang Rock and Roll Hall of Fame periode angkatan 2009 bersama gitaris legendaris Jeff Beck. Kini Hetfield dkk mampu membuktikan jika mereka masih menjadi tombak terdepan di kancah rock.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
420 views
superbuzz
333 views
superbuzz
777 views