5 Venue dan Community Space Favorit SUPERMUSIC!

5 Venue dan Community Space Lokal di Indonesia yang Perlu Lo Datangi

  • By: NTP
  • Rabu, 4 March 2020
  • 306 Views
  • 5 Likes
  • 2 Shares

Komunitas musik di banyak kota di Indonesia berhubungan dekat dengan venue dan community space. Jika di awal pertengahan 90-an hingga akhir 2000 ruang-ruang tersebut biasanya berupa sebuah distribution store, maka satu dekade belakangan wujud keduanya terlihat saling-silang.

Buat lo yang aktif di komunitas dan tongkrongan musik, tentu venue dan community space adalah juga sebuah masalah. Maju selangkah, mundur tiga langkah; karena kebanyakan berumur panjang sedangkan proyek kesenian punya umur yang lebih awet.

Namun, kehilangan ruang-ruang ini (hampir) selalu bisa diatasi oleh komunitas pegiatnya. Hasilnya tentu macam-macam, ada yang berganti fokus (misal menjadi total berkesenian dalam berbagai format), atau mencoba mengakomodir berbagai komunitas di satu ruang sekaligus. SUPERMUSIC juga punya venue dan community space favorit di berbagai kota di Indonesia. Berikut ini adalah ruang-ruang kreatif alternatif yang bisa lo kunjungi dan ramaikan. Here it goes!

1. Skale Space
Aktif sejak 2017 di Jl. Sono Kembang No.2, Surabaya, Skale awalnya kerap mengadakan kelas, workshop informal, pameran dan pasar alternatif. Setelah berjalan beberapa tahun, Skale mulai menjadi host konser bahkan festival zine pada 2019. Di tengah tingginya suhu malam hari Surabaya, menonton musik di tengah rindangnya Skale jadi pengalaman unik sembari mengintip komunitas kreatif Second City ini.

2. Rumah Mesra
Reputasi space “Sukabumi Idea Hub” yang tadinya bernama Mesra Bar ini sudah sampai ke ribuan telinga . Salah satu “simbol” bernafasnya kembali berbagai komunitas kreatif di Sukabumi ini sudah aktif sejak 2017 di Jl. Surya Kencana No.21. Community space yang juga berfungsi sebagai kafe ini sudah beberapa kali menjadi host tur atau sesi launching musisi favorit SUPERMUSIC, contohnya Joe Million dan Jason Ranti.

3. Pretty Poison
A smooth intensity, mungkin itulah yang bisa menggambarkan Pretty Poison menuju malam. Duduk di tepi Jalan Subak Canggu, Kuta Utara, suasana Canggu yang tenang-tapi-intens ini sudah aktif merumahi segala aktivitas beradrenalin tinggi dari skate (bowl mereka ikonik!), musik, tattoo, film screening dan live music (band/DJ, you name it). Lengkap dengan vibe illegal skate spot khas kancah California era 80-an, Pretty Poison dan vibe di dalamnya sulit dicari padanannya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

✖️#PRETTYPOISON

A post shared by PRETTY POISON © (@prettypoison___) on

4. Buqiet Skate Park
Bukan living legend namanya kalau tidak pernah mati suri. Taman bermain skate dan venue gigs serbaguna di Jl. Sariwangi No.88 ini sudah aktif sejak 2000 dan sempat menjadi hub bagi berbagai tangkringan musik (termasuk gig dengan line-up mitos ini), skate serta puluhan subkultur yang tersebar di area kota Bandung. Mulai hidup kembali pada 2017 kemudian kontan menggelar berbagai turnamen skate, Buqiet adalah ikon old school cool Bandung favorit SUPERMUSIC.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

@aditswarapradipta ollie over ???? : @masemasee . . #buqietskatepark #skateboarding

A post shared by buqiet skatepark (@buqietskatepark) on

5. Rossi Musik
Di tengah belantara beton Jakarta, di mana banyak komunitas hidup secara nomaden melalui berbagai space, ada satu yang tak pernah pergi. Bangunan ruko empat lantai di Jalan RS Fatmawati nomor 30 ini adalah premier spot tempat “berpulang” berbagai pegiat, komunitas, musisi dan pendengar musik fanatik. Dari orkestra Addie MS hingga konser ulang tahun Pee Wee Gaskins, tur Crust Invasion dan host bagi bar Mondo by the Rooftop (RIP), Rossi has seen it all.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

05.02.2020 Tiny Moving Parts ????

A post shared by fazubasutã (@ignxsbc) on

0 COMMENTS