Jimi Hendrix

6 Fakta Jimi Hendrix, Mengenang 50 Tahun Perginya Legenda Rock

  • By:
  • Minggu, 29 November 2020
  • 1857 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Tahun 2020 menjadi perayaan ke-50 meninggalnya gitaris legendaris rock dan blues dunia, Jimi Hendrix. Ia meninggal pada 18 September 1970 di mana hasil autopsi menunjukkan Jim Hendrix meninggal karena asfiksia (kadar oksigen di dalam tubuh berkurang) akibat overdosis vesparax (obat tidur).

Dari keterangan Monika Dannemann, seseorang yang bersama Jimi Hendrix pada hari kematiannya menyebutkan bahwa Jimi Hendrix meminum 9 pil Vesparax. Dosis itu 18 kali lipat dari anjuran dokter yang hanya menyarankan untuk meminum setengah pil.

Jimi Hendrix lantas dimakamkan di Pemakaman Greenwood di dekat Renton, Washington, Amerika Serikat, yang merupakan lokasi dari pemakan ibunya. Sekitar lebih dari 200 orang menghadiri pemakaman Jimi Hendrix termasuk di antaranya sosok kenamaan saat itu macam Mitch Mitchell, Noel Redding, Miles Davis, John Hammond, dan Johnny Winter.

Untuk mengenang 50 tahun kepergian Jimi Hendrix, Supermusic telah merangkum 10 fakta unik dari pria bernama lengkap Johnny Allen Hendrix tersebut.

Jimi Hendrix dan Angkatan Darat Amerika Serikat

Fakta menarik dari Jimi Hendrix yang pertama adalah dirinya pernah bergabung dengan Angkatan Darat Amerika Serikat. Hal ini bermula saat usianya belum 18 tahun, Jimi Hendrix dua kali ditangkap polisi karena mengendarai mobil curian.

Lantas, Jimi Hendrix diberi pilihan masuk penjara atau bergabung menjadi tentara Amerika Serikat (U.S Army). Jimi Hendrix menjalani pelatihan dasar selama delapan minggu di 101st Airborne Division in Fort Campbell.

Dalam surat yang diberikan Jimi Hendrix kepada ayahnya, dia meminta untuk dikirimkan gitar miliknya ke kamp pelatihan. Di sana dia bertemu dengan Billy Cox yang melihat permainan gitarnya. Cox kemudian meminjam bass akustik dan bermain bersama Jimi Hendrix di klub kamp pelatihan bersama musisi-musisi lain.

Jimi Hendrix kemudian menyelesaikan pelatihan penerjun payung setelah delapan bulan. Tak berselang lama, dia diberhentikan dengan hormat setelah sersan peletonnya, James C. Spears, menulis laporan yang mengatakan bahwa Jimi Hendrix tidak memenuhi standar sebagai seorang prajurit.

Jimi Hendrix Pemain Gitar Kidal

Jimi Hendrix dianggap sebagai salah satu gitaris terhebat di dunia bukan hanya karena kemampuannya, melainkan juga keunikannya dalam memainkan gitar. Jimi Hendrix merupakan seorang pemain gitar dengan tangan kidal dan banyak yang beranggapan bahwa Jimi memainkannya dengan terbalik.

Namun kenyataannya, Jimi Hendrix merangkai gitarnya seperti gitar kidal dengan senar E rendah di bagian atas dan E tinggi di bagian bawah. Pengaturan yang sangat unik ini yang memberi Jimi Hendrix suara yang saat memainkan gitarnya.

Jimi Hendrix juga dikenal bisa memainkan gitar dengan giginya. Teknik ini didapatkan ketika melihat salah satu gitaris blues, Butch Snipes, memainkan gitar dengan giginya.

"Dia bisa bermain dengan gaya-gaya yang sebelumnya bisa Anda bayangkan. Dia bisa memainkan beberapa trik seperti bermain gitar dengan giginya dan di belakang punggungnya," ujar Eric Clapton saat melihat permainan Jimi Hendrix pertama kalinya pada 1966.

Jimi Hendrix Pernah Diculik Usai Manggung

Dalam buku berjudul Room Full of Mirrors: A Biography of Jimi Hendrix yang ditulis Charles R. Cross, dikisahkan bahwa Jimi pernah mengalami penculikan setelah melakukan pertunjukan di klub Greenwich Village, The Salvation.

"Dia pergi dengan orang asing untuk mencari kokain, tapi malah disandera di sebuah apartemen di Manhattan. Para penculik Jimi Hendrix meminta agar manajer Jimi, Michael Jeffery, menyerahkan kontrak Jimi sebagai ganti pembebasannya. Alih-alih menyetuhui penebusan, Jeffery menyewa premannya sendiri untuk mencari para penculik. Anehnya, Jimi ditemukan dua hari kemudian tanpa luka," tulis Cross.

"Insiden ini sangat aneh sehingga Noel Redding (bassist di Jimi Hendrix Experience) mencurigai bahwa Jeffery telah mengatur penculikan itu untuk mencegah Hendrix mencari manajer lain. Sementara yang lain berpendapat bahwa penculikan itu benar terjadi."

Jimi Hendrix Tidak Bisa Membaca Musik

Sebagai seorang musisi otodidak, Jimi Hendrix belajar bermain gitar dengan telinganya dan tidak bisa membaca musik. Faktanya, dia menggunakan kata-kata atau bahkan warna untuk mengekspresikan dirinya.

Jimi Hendrix Menjadi Musisi dengan Bayaran Tertinggi di Festival Woodstock

Pada 18 Agustus 1969, Jimi Hendrix tampil di Festival Musik Woodstock pukul 9 pagi. Dia bermain satu set lagu tanpa henti yang berlangsung hampir dua jam, saat itu menjadi pertunjukan terpanjang dalam kariernya dan satu-satunya pertunjukan yang pernah ia mainkan selain di malam hari.

Bukan tanpa alasan acara itu berlangsung pagi hari. Masalah teknis dan cuaca membuat festival ini berlangsung hingga larut pada hari sebelumnya. Para penonton yang hadir pun berkurang dari 500 ribu orang menjadi kurang dari 200 ribu orang pada Senin pagi saat Jimi Hendrix tampil.

Jimi Hendrix sudah diperbolehkan pergi pada tengah malam sebelumnya, tetapi ia memilih untuk tetap tampil di pagi hari. Langkah ini membuatnya mendapat bayaran lebih besar dari musisi lain yaitu sebesar 125 ribu dolar AS.

Tribute untuk Jimi Hendrix Datang dari Berbagai Belahan Dunia

Sebagai musisi dan gitaris yang terkenal serta sohor pada masanya, kepergian Jimi Hendrix menjadi kehilangan besar bagi jagat musik dunia. Tak heran jika berpuluh-puluh tahun berlalu tribute untuk mendiang Jimi Hendrix masih mengalir dari berbagai penjuru dunia.

Tempat tinggal Jimi Hendrix di London dari 1968-1969 dipulihkan pada 2016 dan dibangun persis seperti saat ia tinggal di sana kemudian dibuka sebagai museum. Pada 2018, Anggota Kongres Adam Smith dari Washington berperan penting dalam mengesahkan RUU untuk menamai kantor pos di Seattle Renton menjadi Kantor Pos James Marshall 'Jimi Hendrix'.

Kemudian salah satu pendiri Microsoft dan sesama penduduk asli Seattle, Paul Allen, yang merupakan penggemar Jimi Hendrix bekerja sama dengan ayah Jimi, Al Hendrix, untuk membuka museum di Seattle yang didedikasikan untuk Jimi Hendrix.

Baca Juga : SUPERTAPES AKBAR HAKA 'KAPITAL'

Terjadi perselisihan antara ayah Jimi dengan Allen ketika museum semakin berkembang menjadi Experience Music Project yang jauh lebih megah dan inovatif. Tempat itu kini dikenal dengan nama Museum of Pop Culture (MoPOP).

0 COMMENTS