7 lagu valentine sendirian

7 Lagu Ini Cocok Buat Lo yang Ngerayain Valentine Sendirian!

  • By: NND
  • Jumat, 14 February 2020
  • 965 Views
  • 3 Likes
  • 2 Shares

Setiap tahunnya, 14 Februari menjadi hari kasih sayang, Valentine's Day. Tentu, hari ini banyak yang merayakan hubungan terkasih. Tukar kado, memberikan cokelat, pergi nge-date; banyak tradisi yang kerap dilakukan remaja dan dewasa muda yang menjalin romansa. Hari Valentine adalah sebuah perayaan yang cukup membahagiakan.

Namun, belum tentu semua bahagia di hari itu. Apa kabarnya kalian yang sendirian di hari Valentine? Kasusnya banyak, bisa saja belum move on, belum lama putus, atau belum punya pacar. Apapun itu, Valentine justru bisa mengerikan untuk dijalani.

Dalam kesempatan ini, SUPERMUSIC akan memberikan kalian tujuh lagu pilihan yang cocok sebagai soundtrack hari kasih sayang bagi kalian yang "sendirian". Kalau Hindia mengatakan, "Bersedihlah secukupnya," mungkin lagu-lagu ini bisa membantu kalian mencapai batasan itu. Mencapai "cukup." Selamat mendengarkan lagu-lagu ini... di kamar.... sendirian.

1. "I Don’t Think I Can Do This Again" – Mura Masa ft. Clairo

Lagu ini adalah nomor di album baru R.Y.C. karya produser pop kenamaan, Mura Masa. Mendapuk Clairo di sektor vokal, lagunya memamerkan karakter vokal manis ala indie pop milik Clairo yang terasa pas dengan aransemen modern pop gubahan Mura Masa. Di sektor lirik, Clairo mengaku bahwa lagu ini merupakan salah satu lirik favoritnya.

Sendirian di kamar saat Valentine's Day? Gunakan headphone dan resapi musiknya, waspada dengan verse keduanya, terutama pada lirik, "I've been thinking of you in my room, do you remember it too? Remember it too?"

Masih teringat atau memang tidak ingin dilupakan? Di hari kasih sayang besok, masih sayang dengan "dia" atau mau mulai menyanyangi diri sendiri?

2. "Come Home" – Anderson Paak ft. Andre 3000

Di nomor kedua, kita sedikit mendayu ala Al Green bersama musisi R&B kenamaan asal AS, Anderson .Paak. Lagu ini adalah lagu pembuka album Grammy-winning keempat .Paak, Ventura. Penggarapannya juga melibatkan salah satu legenda hip-hop, Andre 3000 half-mastermind duo Outkast.

Berbicara liriknya, lagu ini tentu dapat melantangkan rasa ingin bertemu kalian dengan mantan yang masih belum bisa dilupakan. Lewat rancangan aransemen yang mengajak joget, rasa pedih jadi sedikit terobati, meski sambil memohon habis melalui lirik-lirik macam "I'm beggin' you, please come home!"

Sebuah lagu yang mampu menjadi luapan emosi yang cukup relatable, yang hadir dengan tantanan nada nikmat. Hati-hati dengan verse apik Andre di ujung lagunya, ya!

3. "Never Meant" – American Football

"Never Meant" adalah anthem sadboy, tapi predikat itu bukan sembarang ditetapkan begitu saja. Lagu yang awalnya rilis pada 1999 sebagai single utama dari album debut American Football, seperti diuji waktu. Musik math rock melankolis, katakanlah: akurasi tinggi yang terdapat di sektor aransemennya, sama akurat dengan liriknya yang mampu di-relate oleh remaja yang sedang galau.

"So let's just pretend, everything and anything between you and me was never meant." Biarlah ketukan drum yang presisi, petikan gitar yang tepat guna, dan keserasian chemistry mereka dalam lagu ini menjadi sebuah rekaan ulang memori-memori kalian dengan para mantan. Sebuah flashback yang patut dimainkan ulang di hari kasih sayang besok, saat tidak memiliki siapa-siapa di samping kalian. ouch!

4. "Drive Safe" – Rich Brian

Rich Brian berhasil mencuri (kembali) perhatian dunia dengan album The Sailor, yang resmi dirilis pada pertengahan 2019. Mungkin, album hip-hop/rap terkesan salah tempat dalam daftar ini, tapi ada satu lagu yang cukup personal dari album teresbut. "Drive Safe" adalah ungkapan hati Brian: ungkapan perasaan terkait relationship yang semakin memburuk.

Di lagu ini, ketimbang melepas rima layaknya nomor-nomor rap pada umumnya, Brian lebih cenderung bernyanyi. Vokal beratnya menyeret melas sembari menuturkan lirik jujur yang semi-romantis, semi-gombal. Hubungan yang terpisahkan jarak, sulit berkomunikasi, ketidakjelasan status; semuanya diangkat Brian di lagu ini. Cek juga remix Pablo Cikaso di YouTube untuk aransemen yang lebih fun.

5. "Maps" – Yeah Yeah Yeahs

Hits trio indie rock circa 2000-an ini cukup memorable karena video klip yang menampilkan emosi mentah sang frontwoman, Karen O. Lirik mendalam guratan Karen O seakan hidup saat menggarap video klip ini. Karena hubungan yang sedang tidak harmonis dengan pasangannya, ia meneteskan air mata saat merekam video klipnya. Dikatakan bahwa Karen menangis karena sehabis sesi shooting, Yeah Yeah Yeahs akan segera pergi tur, dan kekasihnya tidak kunjung datang ke lokasi.

Menantikan seorang itu memang pahit, apa lagi jika ia tidak kunjung datang, lebih-lebih kalau yang dinantikan sudah angkat kaki dari kehidupan kita. Lirik "Wait, they don't love you like i love you" bisa mewakilkan perasaan yang belum sempat kalian ungkapkan. Mungkin hari Valentine jadi momen yang tepat? atau tidak? Tentukan sendiri, agar tahun depan tidak lagi sendiri!

6. "No Distance Left to Run" - Blur

Another cult classic! Blur merilis album 13 opada 1999, dan di dalamnya, terdapat sebuah "sad song" yang jauh keluar dari tipikal Damon Albarn dan Graham Coxon. Ditulis oleh Albarn setelah menyudahi hubungannya dengan Justine Frischmann (Elastica), lagu ini cukup terus terang tanpa pretensi. Sedih yang tidak disaring, langsung dijadikan lirik. Melalui aransemen stripped-down, hanya gitar dan vokal yang lantang, apa yang bisa lebih jujur dari ini?

Bagi kalian yang sudah menerima takdir, menerima bahwa ia sudah pergi dan tidak lagi akan kembali. Apalagi datang dan menemani kalian di hari Valentine, lagu ini cocok buat kalian. Tanpa harapan basi, hanya doa untuk menjadi lebih baik.

Bijak, memang. Namun tetap sedih. Masih belum yakin? Coba dalami lirik, "It's over. You don't need to tell me. I hope you're with someone who makes you feel safe in your sleeping tonight."

7. "Sometimes" - My Bloody Valentine

Bukan perayaan hari Valentine yang sedih tanpa My Bloody Valentine. Salah satu pelopor shoegaze ini memang bukan nama asing saat membahas lagu-lagu sedih. Angkat saja track "Sometimes" yang diambil dari album paling krusial mereka, Loveless. Lapisan distorsi renyah dengan kocokan gitar akustik berpadu dengan vokal sayu dan organ berdenting tipis. Lagu ini bisa saja menjadi the ultimate sad song. Mendengarkannya di Valentine's Day? Tidak ada yang bisa lebih pas dari itu.

Mengutip lirik yang membuka lagunya, "Close my eyes, feel me now. I don't know how you could not love me now," bersiaplah untuk diterjang lima menit 23 detik yang menguras perasaan. Bisa juga menguras air mata, jika kalian tidak kuat membendungnya. Apapun yang terjadi, percayalah; memasang lagu ini berarti kallian sudah siap dengan segala konsekuensi yang ada setelahnya. Intinya, you have been warned!

Itulah beberapa lagu yang bisa kalian dengarkan untuk menenami hari Valentine: sendiri atau tidak. Ingatlah: at the end of the day, Valentine tidak jauh berbeda dengan hari-hari lain. Bersabarlah jika belum ada pasangan, cepatlah move-on jika sudah sangat tersiksa, atau kejar lagi jika memang masih pantas dikejar. Urusan perasaan jangan pernah dinegosiasi!

Ngomong-ngomong soal perasaan. Ada nih festival seru di bulan Februari ini, #festivalpakeperasaan! Apalagi kalau bukan Love Fest 2020! Daripada sibuk galau, coba datang dan ikuti keseruannya, yang akan digelar pada tanggal 21-22 Februari 2020, di Istora Senayan! Love Fest 2020 akan menghadirkan musisi-musisi apik seperti HRVY dan Sun Rai. Adapula jajaran artist lokal yang tidak kalah menarik. Mungkin saja jodoh kalian ada di sana? Informasi lengkap, bisa langsung baca di sini, ya!

0 COMMENTS