HORROCK TRACKS: 9 Soundtrack Horror Paling Rock

  • By: JP
  • Jumat, 28 October 2016
  • 3886 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Enggak terasa, mendekati akhir bulan Oktober berarti saatnya untuk sebagian orang bersiap-siap dengan kostum horror andalan mereka. Entah kita akan melihat kehadiran dedemit internasional seperti Freddy Krueger dari Elm Street, Jason Voorhees, Dracula, atau mungkin hantu cita rasa lokal kayak neng Kunti, tuyul dsb. Tapi layaknya film horror, sudah pasti musik menjadi elemen terpenting dari pesta kostum seram. Terlebih dengan beberapa genre musik rock yang identik dengan nuansa kelam, sudah pasti pesta Halloween akan menjadi lebih fun jika diiringi dengan distorsi yang menggigit!

SuperMusicID mengumpulkan 10 lagu rock seru yang bisa bikin pesta Halloween kamu enggak melulu diisi dengan tamu berkostum seram, tapi para dedemit yang asik melantai.

 

"Night of the Living Dead"

The Misfits

Dosa besar kalau daftar ini tidak memasukkan salah satu band punk-horror legendaris, The Misfits. Dari penampilan dan lirik lagu mereka saja, darah horror sudah mengalir deras. Namun salah satu track mereka yang paling catchy datang dari lagu yang diambil dari film horror dengan tema mayat hidup karya sang sutradara legendaris George A. Romero.

"George Romero"

Sprites

Dari lagu yang mengambil judul dari judul film horror, band new wave asal Amerika – Sprites – langsung menjadikan nama sang sutradara sebagai judul lagu mereka. Terinspirasi dari sang raja zombie, lirik “George Romero” juga menyisipkan beberapa sutradara horror besar seperti Dario Argento, Tom Savini, Stuart Gordon, dan Sam Raimi. Singkat kata, track ini seperti perayaan horror – khususnya maha karya Romero Dawn of The Dead.

"Dead Souls"

Joy Division

Sebagai bintang post-punk, nama Joy Division bisa dikaitkan sebagai salah satu penemu sub-kultur Goth. Dengan lirik yang murung serta melodi yang mengawang, track milik Joy Division pastinya jauh dari kesan yang ‘joyful’ (ceria). Tanpa melupakan meninggalnya sang vokalis Ian Curtis di tahun 1980, kesan punk yang mereka bawa lebih condong mengarah ke ranah gelap. Cocok untuk menambah kesan spooky perayaan Halloween nanti.

"Zombi"

Goblin

Nah, kalau yang satu ini sudah jelas bisa bikin kita bergidik lewat melodi dan efek synthetizer yang bisa mengganggu ketenang jiwa kita. Sering bekerja erat dengan para sutradara horror dan thriller Itali genre giallo, komposisi track “Zombi” untuk soundtrack film arahan Romero versi Eropa Dawn of the Dead bisa kita sebut sebagai puncak kengerian koleksi track horror mereka. Campuran antara elemen film B-Movie, zombie dan keseruan.

"Evil Eye"

Franz Ferdinand

Rilis tahun 2013 lalu, track “Evil Eye” jelas-jelas mengambil inspirasi dari melodi dari jaman keemasan film horror Hollywood. Walau terkesan kocak dan sengaja dibuat terlihat murahan, video klip mereka sudah cukup bikin kita merinding disko. Perasaan bergidik yang juga bisa bikin kita langsung ingin berdansa dengan kostum nenek sihir, atau suster seksi.

"Halloween"

Siouxsie and the Banshees

Tanpa basa-basi, judul “Halloween” yang Siouxsie and the Banshees tidak main-main. Terdengar ceria dan mengulang frasa ‘trick or treat’, jelas mereka mengajak kita untuk melupakan hari esok dan terus berdansa. Cuma ingat, jangan sampai salah berdansa dengan dedemit dimensi lain!

“Eyes Without A Face”

The Flesh Eaters

Di era 80’an, ada hubungan gelap berkembang antara punk-rock dengan film horror. Salah satu contoh yang paling jelas terlihat di film zombie Return of the Living Dead. Seperti track lainnya yang dibawakan oleh band punk garang Damned, 45 Grave, the Cramps dan Straw Dogs, single dari Flesh Eaters positif bisa ngebuat kita menghentakkan kepala. Tapi buat para zombie, harap jangan terlalu kuat menganggukkan kepala, karena khawatir bisa lepas tanpa disengaja.

“Bela Lugosi's Dead”

Bauhaus

Diambil dari soundtrack film The Hunger yang diperankan Susan Sarandon, Catharine Deneuve dan sang legenda David Bowie, track Bauhaus ini lebih pantas disebut sebagai karya seni. Bercerita tentang vampire, judul “Bela Lugosi’s Dead” terasa sangat pas – mengingat track ini mengambil nama Lugosi si aktor yang terkenal memerankan sosok Count Dracula di era 30an. Klasik horror bertemu punk rock, track ini paling cocok diputar saat kamu menari pelan bareng pasangan.

Kelelawar Malam

Ratu Kegelapan

Mendengarkan lirik “Ratu Kegelapan”, meresapi gebukan drum dan distorsi gitar Kelelawar Malam sudah jelas kalau track ini ditujukan untuk sang ratu kegelapan sinema Indonesia – Suzanna. Kita langsung bisa membayangkan sosok sang ratu horror mengenakan pakaian khas ratu pantai selatan, yang haus akan pengorbanan seorang perawan. Entah terdengar seperti ajian mantra ilmu hitam atau hanya untuk dansa-dansa belaka, hati-hati ada yang ikut menari dalam kegelapan.

 

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
4322 views
superbuzz
4838 views
superbuzz
3866 views
superbuzz
4026 views
superbuzz
5598 views