AK//47 KEMBALI DENGAN ALBUM ANYAR BERTEMA LITERASI

  • By: SS
  • Jumat, 5 February 2016
  • 4739 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Trio grindcore asal Semarang, AK//47 merilis album terbarunya mulai 06 Februari 2016. Album yang berisi 13 track tersebut diberi titel Verba Volant, Scripta Manent – sebaris kalimat berbahasa latin yang artinya "Yang sekadar terucap akan hilang. Yang tertulis akan abadi". Tepat di hari yang sama, mereka juga video klip untuk lagu "Ignorant Middle Class" yang dijadikan singel pertama dari album itu.

Band yang berdiri sejak tahun 1999 ini memang sempat vakum selama tujuh tahun. Kini mereka kembali dengan formasi Garna Raditya (gitar, vokal), Novelino Adam (vokal, bass) dan Yogi Ario (drum).

Menurut Garna, album yang dirilis oleh Vitus Records dan Resting Hell Records ini didedikasikan bagi pergerakan literasi untuk menggerus ignoransi, "Barangkali ini tema usang, kami juga bukan seorang literatus yang sejati. Tetapi gerakan literasi akan bisa menjadi energi yang besar melawan ignoransi. Bagi kami barikade depan ialah pengetahuan, agar tidak terus dibodohi."

Tema literasi, merupakan upaya untuk mencatat dan merekam apapun yang terjadi di sekitar. "Bisa melalui medium foto, teks, seni rupa atau disiplin lainnya agar tidak hilang atau dilupakan. Sebab, arsip tersebut akan berguna untuk teman-teman kami berikutnya. Kelak, kami bisa memetakan jaman maupun pemikiran di masa depan," tambah Yogi yang akrab dipanggil Kotob.

Pada album ini, mereka juga mengajak tiga vokalis tamu dari tiga band metal gaek, yakni Rudy Murdock (Radical Corps), Debronzes (Syndrome) dan Rudi Harjianto a.k.a Giant (SiksaKubur). "Saat kami tawarkan kepada Giant langsung disambut antusias. Saat rekaman vokal, Giant bisa langsung klop menghayati lagu dan hanya menghabiskan waktu satu jam untuk rekaman. Barangkali karena disini setiap hari disuguhi Congyang dan masakan Babi Parang," ujar Inu bergurau.

Rudy yang akrab dipanggil Giant itu mengisi pada lagu "Punguti Aksara". Penggalan liriknya sebagai berikut, "...Tulislah ucapan. Simpanlah, sebarkan. Punguti aksara, jadikan sejarah...". Lirik yang ditulis oleh Garna tersebut sangat kental dengan sentuhan musik hardcore/grind. lagu itu menginsyaratkan pendengar untuk segera menulis dan mengarsipkan segala sesuatu agar tidak hilang dilekang jaman. Tema serupa juga tampak pada lagu "Merawat Ingatan" yang didedikasikan kepada pejuang HAM yang hilang maupun dibunuh.

AK//47 juga menggaet Debronzes, vokalis band death metal veteran asal Semarang, Syndrome, pada lagu "So You Call Yourself a Revolutionary?". Sedangkan Rudy Murdock, vokalis/gitaris Radical Corps mengisi vokal pada lagu "Makan Semen" yang didedikasikan kepada perjuangan warga untuk mempertahankan pegunungan Kendeng Utara yang digerus oleh korporasi.

Semua materi lagu album ini ditulis oleh Garna dan sudah dikerjakan sejak awal tahun 2014 silam. Kemunculan AK//47 di depan publik dimulai pada bulan Maret 2015, ketika Rifqi (Moiss) mengajak Garna Raditya dkk untuk kembali ke panggung mendampingi Vrosk, Matiasu dan Kaitzr yang sedang melakoni tur ke Semarang.

"Sebelum kami main lagi, mulai banyak latihan dan membiasakan menjaga stamina di panggung. Kami tidak berekspetasi apa-apa jika kami kembali, kami hanya ingin bersenang-senang, meletupkan energi yang terpendam," ujar Garna Raditya.

Sebelumnya, AK//47 telah menyelesaikan tur ke 13 kota di area Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pada tanggal 12-16 Pebruari 2016, mereka akan kembali menjalani tur promo album di Jawa Timur dengan menyambangi kota Batu, Dampit, Surabaya dan Kediri.

Album Teaser:

Music Video "Ignorant Middle Class" Teaser:

Tour Teaser:

Foto: Dok. AK//47

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
18 views
superbuzz
18 views