Reruntuh

Alam dan Bahasa Jadi Inspirasi Karya Reruntuh

  • By: NTP
  • Minggu, 8 September 2019
  • 1106 Views
  • 12 Likes
  • 4 Shares

Reruntuh, proyek solo Eky Rizkani merilis dua single perdana “Samuderasa” dan “Kembali Kita Berlayar Pelan.” Dua single ini dirilis melalui Labuan Records dengan dukungan Spotlight Musik, Reruntuh telah menunjukkan dirinya kepada khalayak sejak 6 September 2019 melalui seluruh layanan musik digital.

Sebagai Reruntuh, Eky memulai proses produksi kedua single tersebut sejak satu tahun yang lalu. Di segi sound, Eky banyak menggunakan natural sound atau suara-suara alam pilihannya seperti deru ombak, pepohonan, atau ambient yang diposisikan sejajar dengan instrumen lainnya layaknya komposisi folk-ambient.

Memproduseri single ini secara mandiri, Eky dibantu oleh Eureka Bastian sebagai audio engineer serta Johannes Abi pada proses mastering.

Menurut siaran pers yang diterima SUPERMUSIC, “Samuderasa” adalah pewujudan sonik atas khayalannya apabila setiap orang dapat menunjukkan perasaan, pikiran, penyesalan, hingga ketakutan mereka. Singkatnya, “tempat dimana terjadi ribuan ombak dari rasa manusia, sebuah samudera rasa.”

Sementara single “Kembali Kita Berlayar Pelan” terinspirasi dari film Before Sunrise (1995) besutan sutradara kawakan Richard Linklater. Single ini mengisahkan soal kekaguman Eky atas kekuatan kata dan bahasa.

Baginya, dua entitas tersebut “dapat dengan mudah mengubah banyak hal melalui tulisan, doa, maupun perasaan yang diungkapkan.”

“(Reruntuh) menggunakan musik untuk mengekspresikan penerimaannya terhadap kehidupan; bahwa kita harus kehilangan untuk tumbuh, jatuh untuk bangkit, tenggelam dalam sedih untuk mengerti apa itu kebahagiaan,” pungkas Eky.

1 COMMENTS
  • Christianseanl

    Likr

Info Terkait

superbuzz
60 views
superbuzz
185 views
superbuzz
258 views