Portal Music

Led Zeppelin

Alasan Di Balik Gagalnya Lanjutan Rencana Reuni Led Zeppelin di Tahun 2007

  • By:
  • Selasa, 17 November 2020
  • 654 Views
  • 2 Likes
  • 3 Shares

Kepergian John Bonham secara tiba-tiba membuat para anggota Led Zeppelin lainnya memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan perjalanan mereka sebagai salah satu kelompok musik rock di tahun yang aktif mulai tahun 1968 hingga 1980. Led Zeppelin juga harus membatalkan jadwal tur di Amerika Serikat pada kala itu. Tahun demi tahun berlalu, para anggota yang sebelumnya tergabung seperti Robert Plant, Jimmy Page, dan John Paul Jones melanjutkan kariernya sebagai musisi melalui jalannya masing-masing.

Namun secara mengejutkan di tahun 2007, Led Zeppelin mengumumkan bahwa mereka memutuskan untuk reuni dan kembali tampil di atas panggung untuk pertama kalinya sejak tahun 1980. Acara reuni Led Zeppelin terselenggara di gelaran Ahmet Ertegun Tribute Concert yang bertempat di O2 Arena, London, Inggris. Kala itu, Robert Plant, Jimmy Page, dan John Paul Jones kembali mengisi posisi yang mereka tinggalkan di Led Zeppelin. Sedangkan penabuh drum diisi oleh Jason Bonham yang merupakan anak dari mendiang John Bonham. Terasa seperti hembusan angin segar, nyatanya Led Zeppelin hanya memutuskan untuk tampil bersama hanya di acara tersebut saja. Seusai berhasil memeriahkan panggung Ahmet Ertegun Tribute Concert, sebenarnya ketiga anggota Led Zeppelin tersebut sempat memberi sinyal bahwa mereka akan kembali aktif untuk melaksanakan tur serta mengerjakan proyek baru untuk Led Zeppelin. Namun hal tersebut tidak berhasil terlaksana, lantaran komitmen Robert Plant yang kala itu sedang melangsungkan tur bersama Alisson Krauss. 

Drama tentang reuni Led Zeppelin tidak berhenti di situ, Robert Plant juga memutuskan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan proyek lanjutan Led Zeppelin bersama Jimmy Page dan John Paul Jones. Berita tersebut diucapkan oleh sang vokalis lantaran dirinya merasa sang mantan gitaris dan pemain bass di tubuh Led Zeppelin tersebut hanya sekadar ingin mencari keuntungan saja dari reuni singkat yang dilakukan. Bahkan sempat diketahui bahwa Jimmy Page dan John Paul Jones sempat membuka audisi untuk mencari pengganti Robert Plant. Nama-nama yang masuk daftar audisi tersebut di antaranya adalah Steven Tyler dari Aerosmith dan Myles Kennedy dari Alter Bridge. Namun, proyek tersebut akhirnya tidak lagi dilanjutkan sejak awal tahun 2009. Padahal Jimmy Page mengakui bahwa dirinya beserta John Paul Jones dan Jason Bonham telah sering melakukan latihan bersama, namun tidak ada tanggal pasti terkait jadwal Led Zeppelin untuk kembali di atas panggung. 

Nyatanya, kejadian reuni yang terselenggara pada tahun 2007 silam bukanlah kali pertama yang dilakukan oleh Led Zeppelin. Di masa kejayaannya, Led Zeppelin sempat memutuskan untuk berhenti tampil di atas panggung industri musik rock mancanegara. Kali ini penyebabnya bukanlah karena perseteruan. Namun, Led Zeppelin harus memutuskan bahwa mereka berhenti tampil karena musibah yang dialami oleh Robert Plant bersama istrinya. Di tahun 1975, sang vokalis Led Zeppelin tersebut mengalami kecelakaan mobil yang cukup serius kala menjalani liburan bersama istrinya. Kecelakaan tersebut membuat mengakibatkan patah pada tulang pada bagian kaki Robert Plant. Sedangkan sang istri mengalami kondisi yang lebih serius. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan berkat transfusi darah.

Akibat kecelakaan serius yang dialami Robert Plant bersama istrinya, akhirnya Led Zeppelin memutuskan untuk menghentikan tur Amerika Serikat yang sedang dijalani mereka. Meskipun begitu, Led Zeppelin akhirnya memiliki waktu luang untuk menyelesaikan proyek album ketujuhnya yang berjudul Presence. Berhentinya kegiatan Led Zeppelin tersebut cukup memengaruhi statusnya sebagai kelompok musik rock papan atas kala itu. Minimnya eksposur membuat album ketujuh dari Led Zeppelin tersebut mendapatkan respon yang kurang positif daripada album-album terdahulunya. Meskipun secara komersial, album ini berhasil mendapatkan predikat album platinum berkat penjualannya. 

Sepanjang tahun 1976 yang harusnya jadi masa tur untuk promo album Presence akhirnya digunakan oleh Led Zeppelin untuk menyelesaikan proyek film yang menampilkan konser-konser yang sempat dijalani mereka. Film berjudul The Song Remains the Same ini rilis pada bulan Oktober tahun 1976 ini ternyata masih belum berhasil mendongkrak kembali ketenaran nama Led Zeppelin. Ditayangkan perdana di New York, film ini mendapatkan respon yang kurang menarik dari berbagai kritikus seni dan film. Selain itu di negaranya sendiri, Inggris, film ini bahkan sama sekali tidak berhasil. Ketidak berhasilan yang dialami Led Zeppelin di kampung halamannya tersebut diketahui karena status band tersebut yang dikenal publik Inggris sebagai penyeleweng pajak sebagai kelompok entertainer dan memilih kabur ke berbagai negeri sambil membentangkan layarnya.

Setelah kondisi kesehatan Robert Plant dan sang istri yang semakin baik, akhirnya pada tahun 1977, Led Zeppelin akhirnya mengumumkan untuk kembali tampil di atas panggung. Led Zeppelin membuka rangkaian tur perdana setelah dua tahun berhenti tampil di Silverdome sebagai rangkaian tur yang diadakan di Amerika Serikat dan Kanada. Kembalinya Led Zeppelin ke atas panggung di tahun 1977 tersebut juga menghadirkan rekor tersendiri bagi band rock asal Inggris tersebut. Mereka berhasil mencatatkan rekor sebagai sebuah acara dengan jumlah penonton terbanyak kala itu. Tercatat ada 76,229 penikmat musik Led Zeppelin yang hadir meramaikan tur pembuka tersebut. Konser tur pembuka yang cukup ramai dan berjalan dengan lancar nyatanya tidak menghadirkan efek yang berkelanjutan. Total ada 70 orang yang perlu diamankan oleh pihak kepolisian dari 1.000 penggemar Led Zeppelin yang kedapatan merusuh untuk mencoba masuk ke dalam arena konser yang diadakan di Cincinnati Riverfront Coliseum.

0 COMMENTS