ALBUM REVIEW: The Rolling Stones - Blue & Lonesome

  • By: OGP
  • Selasa, 21 February 2017
  • 1789 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Nilai: 7.1/10

Tak banyak band yang bisa menempuh eksistensi selama lima dekade lebih, tapi hal itu tak berlaku bagi band legendaris The Rolling Stones. Mereka mampu membuktikan kedigdayaannya sebagai salah satu raja di jagat musik. Kini Mick Jagger dkk kembali dengan album daur ulang bertitel Blue & Lonesome. Di album terbarunya, ‘The Stones’ mencoba mengangkat kembali pamor kejayaan ranah blues Chicago yang sempat berkibar kencang di masa lampau, lewat pesohor klasik seperti Howlin’ Wolf dan Little Walter.

Mayoritas pencinta musik tahu betul senjata rahasia dibalik warna otentik musik The Rolling Stones adalah terletak pada permainan apik sang juru kunci Keith Richards. Ia mampu menampilkan sound rhythm & blues eksotis nan catchy di dalam setiap balutan komposisi musik ‘The Stones’. Gitar tanpa dawai terendah merupakan salah satu spesialis Richards dalam menjamah instrumen kesayangannya.

Dibuka dengan nomor “Just Your Fool” yang menggema dengan seksi. Gubahan lagu milik Buddy Johnson itu dimainkan secara epik, layak ditempatkan di posisi repertoar paling depan. Suara merdu yang terdengar dari instrumen harmonika menambah kesan klasik tapi prestisius di saat bersamaan. Seakan membius kita untuk berdecak sembari berjoget angkuh ala rock n’ roll.

Lompat ke track-track lainnya, duo Jagger dan Richards begitu paham bagaimana meramu sebuah karya musik. Blue & Lonesome seolah menjadi mesin waktu untuk kembali ke era jaya blues klasik khususnya domisili Chicago.

Maka tak heran ketika sedang khidmat mendengarkan paket lengkap opus tersebut, layaknya kita diajak kembali bernostalgia, masuk ke sebuah bar musik penuh dengan kepulan asap rokok, tak lupa segelas minuman beralkohol, sembari melihat sang penampil blues memamerkan skill di garda terdepan panggung. Visualisasi blues klasik tersisip rapih di muatan lagu pada album. Nilai plus bagi unit asal Britania Raya itu.

Lewat albumnya ini, The Rolling Stones mencoba untuk mengapresiasi kancah blues Chicago dari deretan pesohor ternama. Jika menelisik keseluruhan diskografi milik The Rolling Stones, semua tentu sepakat kalau akar musik mereka bersumber pada entitas blues yang begitu kental di dalamnya. Lewat album tribute ini, The Rolling Stones mengajak generasi muda untuk tak luput melupakan figur penting di jagat blues. Mungkin musik rock takkan lahir jika blues tak menunjukkan taringnya kepada dunia.

Namun sebuah karya mustahil tanpa celah. Sajian di repertoar Blue & Lonesome secara keseluruhan terkesan nampak monoton. Semua lagu memiliki formula aransemen yang sama persis. Balutan harmonika dipadu riff khas Richards terkesan terlalu mendominasi, dimainkan berulang-ulang selama durasi di sepanjang album. Walau begitu, Blue & Lonesome tetaplah tak lebih dari sebuah album daur ulang. Anggap saja Jagger, Richards, Ronnie Wood, Charlie Watts dkk (ada Eric Clapton turut mengisi di dua lagu) sedang iseng melakukan jamming bareng.

Track-track esensial: “Just Your Fool”, “Hate to See You Go”, “Ride ‘Em On Down”, dan “Commit a Crime”.

 

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
400 views
superbuzz
11141 views
superbuzz
689 views
superbuzz
2372 views