Alternative Tentacles: 4 Dekade Menjaga Nyala Musik Punk

Alternative Tentacles: 4 Dekade Menjaga Nyala Musik Punk

  • By:
  • Jumat, 19 March 2021
  • 226 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Ada peran Jello Biafra dan label buatannya, Alternative Tentacles, dalam langgeng dan panjangnya perjalanan musik punk di industri musik global. Selama lebih dari empat dekade lamanya, label rekaman ini terus menjaga api musik punk tetap menyala.

Alternative Tentacles awalnya dibuat hanya sebagai wadah untuk merilis single debut dari band garapan Jello Biafra, Dead Kennedys, pada 1979. Label independen ini didirikan oleh Jello Biafra dan rekan di bandnya, East Bay Ray, namun Jello pada akhirnya menjadi pemilik label tersebut pada pertengahan 1980.

Lagu pertama yang dirilis oleh Alternative Tentacles adalah California uber alles pada Juni 1979. Lagu yang ditulis oleh Jello Biafra sendiri ini bertemakan satir kepada Gubernur California saat itu, Jerry Brown. Popularitas lagu tersebut mengakibatkan lagu tersebut di-cover oleh musisi lain.

Setelah sukses dengan rilisan dari lagu Dead Kennedys, Jello Biafra terus melanjutkan kiprah Alternative Tentacles dengan merilis rekaman band lain dari skena alternatif/punk termasuk The Dicks, 7 Seconds, dan Butthole Surfers.

Beberapa band terkenal yang telah merilis album melalui Alternative Tentacles adalah Dead Kennedys, NoMeansNo, D.O.A. dan Alice Donut. Salah satu album pertama yang dirilis oleh label ini adalah album debut Dead Kennedys bertajuk Fresh Fruit for Rotting Vegetables.

Sampul dari album ini cukup ikonis dengan menunjukkan beberapa mobil polisi yang terbakar, diambil selama kerusuhan White Night pada 21 mei 1979 sebagai akibat dari hukuman ringan yang diberikan kepada Pengawas Kota San Francisco, Dan White, atas pembunuhan Walikota Walikota George Moscone dan Pengawas Harvey Milk.

Meski dirilis melalui label rekaman indie, album tersebut mendapat respons positif bahkan hingga bertahun-tahun setelah dilepas. Album ini masuk ke dalam buku berjudul 1001 Albums You Must Hear Before You Die, sementara NME pada 2013 memasukkan album itu pada posisi 365 dari daftar 500 Album Terbaik Sepanjang Masa.

Dalam bagian melestarikan industri musik, Jello Biafra juga menjadikan Alternative Tentacles sebagai wadah para musisi untuk menyampaikan kritik melalui album spoken word. Isi dari album itu bukan musik pada umumnya, tetapi seperti sebuah orasi untuk mengkritik isu-isu politik dan sosial.

Atas dasar pergerakan yang diterapkan, Jello Biafra dan Alternative Tentacles bukan tanpa kendala. Misalnya pada tahun 1985, jaksa penuntut Los Angeles mendakwa Jello Biafra dengan "mendistribusikan materi berbahaya kepada anak di bawah umur" untuk karya seni yang terdapat dalam album Frankenchrist dari Dead Kennedys.

Masalah itu tidak bikin Jello Biafra gentar untuk melanjutkan misi Alternative Tentacles menjaga nyala musik punk dan kritik poltiik. Lantas pada Oktober 2002, Jello Biafra memindahkan markas Alternative Tentacles ke Emeryville, California.

Sebagai salah satu label independen veteran di dunia, Alternative Tentacles tetap menjadi sumber penting dan berlimpah untuk punk rock, hardcore, seni lisan, dan kekayaan genre lainnya. 

Selama lebih dari empat dekade bertahan, Jello Biafra dan Alternative Tentacles tidak pernah menghindar untuk merangkul baik yang mengusung musik radikal maupun eksperimental, yang bertujuan untuk memperluas gagasan dunia tentang apa yang dimaksud dengan musik punk.

Selama puluhan tahun itu pula, tercatat Alternative Tentacles telah merilis lebih dari 500 karya dari musisi-musisi yang bergerak di skena punk rock dan alternative. Dalam sebuah wawancara dengan Keerang pada 2019, General Manager Alternative Tentacles mengisahkan bagaimana Jello Biafra begitu terlibat aktif dengan musisi yang bergabung dengan labelnya.

Jello Biafra disebut selalu mendengarkan setiap demo yang dikirimkan kepada label. Dia juga tidak takut untuk campur tangan jika menurutnya sebuah band bisa terdengar lebih baik.

"Baru-baru ini kami melakukan rekaman band, dan dia mendengar mix awal dan berkata,‘ Tidak! Tidak, tidak, tidak!'. Dan dia sangat agresif, dengan cara yang sangat Jello, memasukkan dirinya sendiri ke dalam ini, dan mengirim banyak catatan ke mixer," kenang Dominic Davi.

"Band ini mau mencobanya dengan caranya sendiri dan pada akhirnya, itu menjadi sangat luar biasa karena itu. Jauh lebih baik. Pada akhirnya, keputusan terakhir tergantung pada band, dan dia selalu menghargai itu, tapi Jello Biafra memiliki sudut pandang yang kuat dan Alternative Tentacles dari awal sampai akhir, merupakan perpanjangan dari itu,” jelasnya.

Jello Biafra dan Dead Kennedy

Dead Kennedy menjadi faktor penting dalam perjalanan Jello Biafra dan Alternative Tentacles. Dengan band ini, Jello Biafra bisa menghasilkan karya musik sekaligus menunjukkan kritik kepada berbagai kebijakan pemerintah.

Namun, perjalanan itu tak selalu mulus. Setelah berdiri pada 1978, Dead Kennedys memutuskan bubar pada 1986. Selama waktunya bersama band ini, Jello Biafra merilis empat album studio yaitu Fresh Fruit for Rotting Vegetables (1980), Plastic Surgery Disadters (1982), Frankenchrist (1985), dan Bredtime for Democracy (1986). Ada pula satu EP dari Dead Kennedy pada 1981 bertajuk In God We Trust, Inc.

Dead Kennedy sendiri kembali bergabung pada 2001, namun Jello Biafra tidak lagi masuk ke dalam formasi. Tempatnya digantikan oleh Brandon Cruz, yang digantikan Jeff Penalty pada 2003, lalu digantikan lagi oleh Ron Greer yang bertahan hingga sekarang.

Pada 2017, Dead Kennedys pernah ditawari untuk melakukan reuni. Namun, Dead Kennedys menolak kesempatan untuk tampil bersama kembali. Festival musik ternama Riot Fest telah mencoba mengakomodir reuni Dead Kennedys lewat line up klasik. Namun nihil, hanya respons negatif yang diterima dari pihak bersangkutan, khususnya dari mantan vokalis Jello Biafra.

0 COMMENTS