ANDREAS KISSER: Sindir Penggemar Formasi Klasik Sepultura

  • By: NTP
  • Selasa, 4 April 2017
  • 10998 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Andreas Kisser seakan sudah hafal rasanya aktif di band legendaris yang ditinggalkan dua personel paling berpengaruh. Kisser dan Paulo Jr. (bass) adalah dua personel tersisa dari formasi klasik Sepultura. Kini, mereka masih menanggung ‘beban’ yang ditinggalkan pasca mundurnya Max dan Igor.

Unit asal Belo Horizonte, Brazil yang kini berusia 33 tahun ini masih aktif tur dan merilis album. Namun, Kisser merasa para penggemar Sepultura yang tidak memberikan kesempatan bagi formasi baru Sepultura hingga justru seakan tengah melewatkan sesuatu yang baru. Hal itu ia ungkapkan dalam wawancara dengan The Classic Metal Show pada 1 April lalu.

“Mereka membeku dalam waktu dan mengharapkan sesuatu yang kini sudah tiada. Saya sarankan mereka move on. Hormatilah mereka yang masih berlangsung dan aktif hingga hari ini. Hal itu bukan sepenuhnya salah kami,” ujar Kisser.

Kisser mengaku masih berperilaku sesopan mungkin ketika menjawab pertanyaan soal formasi klasik Sepultura, 20 tahun setelah Max Cavalera mundur. Gitaris yang belakangan bergabung dengan Sepultura ini menganggap banyak rasa permusuhan dan kehilangan rasa hormat setelah Max dan Igor mundur.

“Kami mengalami beberapa fase, kami berada di posisi kami sekarang karena kami mengalami hal-hal tersebut. Kami memaksimalkan berbagai kesempatan yang terbuka. Saya menghormati sejarah Sepultura dan tiap hal yang terjadi di band ini. Sampai sekarang kami masih memainkan lagu-lagu dari Bestial Devastation, Morbid Visions,” ujar Kisser.

Kisser beranggapan, dalam sejarah rock dan metal pada umumnya, band-band besar juga mengalami pergantian formasi dan personel. Hal-hal baru juga terjadi ketika formasi berganti. Kisser memberi contoh seperti formasi album Turbo (1986) dari Judas Priest, serta album Load (1996) dan Reload (1997) milik Metallica. Bagi Kisser, para penggemar tidak harus menyukai album-album tersebut, tapi setidaknya mereka harus menghormati band-band tersebut, karena itulah proses perkembangan mereka.

“Orang-orang punya kecenderungan radikal, sampai-sampai mereka merasa menjadi bos kami. ‘Jangan lakukan ini’, atau ‘Jangan lakukan itu’. Kami dianggap seperti melanggar ‘hukum metal’. Jika kita menengok sejarah, kita bisa melihat banyak band melewati proses yang berbeda dan mencoba hal-hal baru,” jelas Kisser. 

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
2001 views

Soulfly Siap Garap Album Terbaru

supershow
3148 views
supericon
9207 views