Arcade Fire

Arcade Fire Kembali Merilis Single Setelah 3 Tahun Tertidur

  • By:
  • Jumat, 27 November 2020
  • 199 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Setelah tiga tahun tidak terdengar kabar terkait kemunculan karya-karya terbarunya, di tahun 2020 ini Arcade Fire kembali memperkenalkan sebuah lagu baru secara eksklusif berjudul Generation A. Terbilang eksklusif karena lagu baru dari Arcade Fire ini pertama kali dirilis sekaligus diputar di sebuah siaran televisi dalam rangka menyambut hari Pemilu di Amerika Serikat pada 3 November 2020 lalu.

Sang pembawa acara, Stephen Colbert memberikan informasi mengenai tema lagu Generation A milik Arcade Fire tersebut. Menurutnya, lagu tersebut lahir sebagai sebuah respon dari memanasnya iklim politik di Amerika Serikat. Selain itu, lagu ini juga memberi harapan serta gambaran kepada para anak muda mengenai betapa pentingnya suara mereka untuk menghadirkan sebuah perubahan melalui pemilihan umum.

Selain itu, Arcade Fire juga memberikan kontribusi untuk memeriahkan hari pemilu di Amerika Serikat. Berkolaborasi untuk inisiasi #JoyToThePolls, Arcade Fire merilis sebuah playlist untuk menyemangati para pemilik suara dalam melaksanakan kewajiban serta haknya sebagai warga negara. Dalam playlist tersebut, Arcade Fire mengisi daftarnya dengan 11 lagu yang diambil dari berbagai nama musisi dan kelompok musik yang menginspirasi mereka dalam bermusik. Nama-nama tersebut di antaranya adalah The Mamas & The Papas, Ella Fitzgerald, Robert Palmer, hingga Art Garfunkel. 

Lagu-lagu yang masuk ke dalam playlist hasil kurasi Arcade Fire juga memiliki tema khusus tentang perjuangan rakyat dan kesetaraan dan sudah bisa didengar secara bebas melalui platform musik digital, Spotify. Selain Arcade Fire, musisi dan seniman lainnya seperti Billie Joe Armstrong dari Green Day, Questlove, dan Lin Manuel Miranda juga ikut bagian dalam mengurasi playlist untuk inisiasi #JoyToThePolls tersebut.

Sebelum kembali hadir dengan lagu terbarunya, Generation A, Arcade Fire sebetulnya sudah sempat memperlihatkan tanda-tanda turun gunung di tahun 2019. Pada tahun lalu, Arcade Fire sempat merilis sebuah single cover berjudul Baby Mine yang digunakan sebagai soundtrack film Dumbo keluaran Disney.

Meskipun terlihat aktif untuk berpartisipasi dalam pemilu Amerika Serikat, sebenarnya Arcade Fire adalah band yang terbentuk pada tahun 2001 dan berasal dari Kanada. Arcade Fire dibentuk oleh Win Butler dan Josh Deu ketika mereka berdua masih aktif berprofesi sebagai mahasiswa. Sebelum terbentuknya Arcade Fire, mereka berdua lebih dulu saling kenal ketika sama-sama mengambil pendidikan di sekolah menengah atas yang sama. Mencari hiburan di tengah-tengah kehidupan perkuliahan, akhirnya Win Butler dan Josh Deu pun mulai bertukar konsep permainan dan sering melakukan latihan di McGill University. Di kampus tersebut juga akhirnya Arcade Fire menemukan anggota ketiganya, yaitu Régine Chassagne yang kala itu merupakan seorang mahasiswa dari jurusan musik dan kini merupakan istri dari Win Butler. Merasa cocok, Arcade Fire akhirnya memulai perjalanan karier mereka sebagai sebuah trio dan mulai merekam materi-materi demo. 

Keseriusan Arcade Fire dalam bermusik akhirnya juga memberikan hasil yang tidak disangka-sangka. Di tahun yang sama, mereka pun mulai sering mendapatkan kesempatan untuk bermain musik dari panggung ke panggung. Merasa formasi trio cukup sulit untuk menghasilkan penampilan yang sesuai dengan keinginan, akhirnya Arcade Fire pun mulai menambah anggota untuk mengisi kekosongan dari permainan gitar Josh dan Win, serta menjadi pelengkap untuk vokal Régine. Akhirnya di awal-awal kariernya formasi Arcade Fire bertambah berkat kehadiran Tim Kile, Myles Broscoe, Dane Mills, dan Brendan Reed.

Namun formasi penuh dari Arcade Fire tersebut tidak bertahan lama. Ketika Arcade Fire sedang melakukan proses rekaman EP perdananya, Win Butler dan Myles Broscoe memiliki pandangan dan saling beradu argumen hingga akhirnya Myles yang kala itu berperan sebagai pemain bass memilih untuk keluar dari band tersebut di tengah-tengah masa rekaman. Beruntunglah kala itu Arcade Fire memiliki hubungan baik dengan Richard Reed Parry. Win Butler dan Josh Deu mengajak Richard untuk membantu menyelesaikan rekaman EP sekaligus mengajaknya untuk bergabung ke dalam Arcade Fire. Setelah proses rekaman tersebut rampung, giliran Josh Deu yang memilih untuk undur diri dari Arcade Fire. Alasan dirinya mundur karena Josh Deu ingin melanjutkan studinya ke tingkatan lebih lanjut. Namun Josh Deu masih membantu berkolaborasi dalam aspek visual dari Arcade Fire. 

Drama tentang hengkangnya anggota Arcade Fire tidak berhenti di situ. Sesaat mereka merayakan peluncuran EP perdananya di tahun 2003, Brendan Reed dan Dane Mills memilih untuk keluar dari Arcade Fire akibat mengalami perselisihan dengan Win Butler. Kedua mantan anggota Arcade Fire tersebut memutuskan untuk pergi dari band di tengah panggung di sebuah acara yang diadakan di Casa del Popolo. Demi berlangsungnya acara perilisan EP Arcade Fire, Win Butler meminta tolong kepada adiknya William Butler dan temannya Tim Kingsbury untuk menggantikan posisi yang baru saja ditinggalkan oleh Brendan Reed dan Dane Mills hingga akhirnya acara berlangsung secara baik dan EP perdana Arcade Fire pun habis terjual.


Semasa berkarier selama kurang lebih 19 tahun, Arcade Fire dapat dibilang bukanlah sebuah band yang cukup aktif melahirkan album secara konsisten. Terbukti hingga saat ini, Arcade Fire hanya berhasil merilis 5 buah album. Meskipun begitu, tidak dapat dipungkiri karya-karya yang lahir dari Arcade Fire memiliki pengaruh yang cukup besar di kancah permusikan indie rock internasional. Salah satu albumnya yang rilis di tahun 2010, The Suburbs, bahkan dianggap sebagai salah satu album yang paling banyak dinikmati dan berhasil mendapatkan penghargaan dari berbagai ajang bergengsi, seperti Grammy Awards, Brit Awards, Juno Awards, dan Polaris Music Prize sebagai album terbaik.

0 COMMENTS