Portal Music

Arsebreed

Arsebreed Pilih Label Indonesia untuk Rilis Album Baru 'Butoh' Ketimbang Label Top Amerika

  • By:
  • Senin, 9 November 2020
  • 879 Views
  • 2 Likes
  • 1 Shares

Bendera IDDM (Indonesia Death Metal) berhasil ditancapkan label rekaman indie Tanah Air, Brutal Mind, hingga ke negeri Belanda. Label rekaman yang berbasis di Jakarta ini bekerja sama dengan band death metal asal Belanda, Arsebreed, untuk merilis album teranyar mereka bertajuk 'Butoh'.

Album Arsebreed ini dirilis pada 13 Oktober 2020. Menjelang perilisan Butoh, Brutal Mind telah merilis video lirik untuk single pertama dari album terbaru Arsebreed tersebut berjudul ‘Recomposed’ melalui YouTube. Single ini juga sudah tersedia untuk streaming di Bandcamp.

Selain menjalin kerja sama dengan Arsebreed, Brutal Mind juga berhasil menggandeng band death metal lain dari Negeri Kincir Angin, Disavowed. Melalui Brutal Mind, Disavowed telah merilis album bertajuk Revocation of the Fallen pada 31 Juli 2020.

Album Butoh sendiri menjadi tanda kembali aktifnya Arsebreed setelah 15 tahun absen tanpa merilis apa pun dan membuat fans bertanya-tanya tentang eksistensi mereka. Kehadiran Butoh tentu menjadi melepas dahaga para penggemar mereka di seluruh dunia termasuk Indonesia yang merindukan brutalitas penuh pesona dari album debut Arsebreed, Munching the Rotten, pada 2005.

Dalam penggarapannya, album Butoh diproduseri oleh Robbe K yang merupakan vokalis dari Disavowed dan Arsebreed. Dalam formasinya, Butoh menampilkan 10 lagu brutal death metal yang konsisten mengusung gaya permainan bertempo ultra cepat yang diiringi gempuran blast beat drum dan interval yang padat nan rapat dengan semburan riff interaktif serta selipan melodi yang begitu teknikal-progresif.

Meski bernuansa njelimet, tiap lagu Arsebreed tetap memberikan ruang untuk bernafas melalui bagian groovy yang memicu non-stop headbanging.

Asal Mula Arsebreed

Embrio kelahiran Arsebreed sebenarnya sudah terbentuk pada pertengahan Desember 2000 di Den Helder, North Holland, Belanda dengan nama Bloodcum. Setelah beberapa bulan, Bloodcum merilis demo 5 lagu berjudul Arsebreed pada April 2001.

Demo tersebut disambut hangat oleh para metalhead dan membuat mereka tampil di banyak pertunjukan. Selain itu, mereka mendapatkan pengakuan di komunitas underground Belanda dan Jerman. Band ini menjadi lebih serius, namun sayangnya hal ini tak beriringan dengan keutuhan para personel band.

Akhirnya Bloodcum memutuskan bubar pada 2002. Dua tahun kemudian, dua mantan gitaris Bloodcum, Daniel van der Broek dan Mark Vormeester kembali bersatu dan membentuk formasi baru dengan nama Arsebreed. Di samping kedua gitaris tersebut, formasi Arsebreed diperkuat oleh bassis Frank Stijnen (eks-Pyaemia), duo vokalis Joel Sta (Pyaemia) dan Robbe K (Disavowed), dan drummer Emiel “Floris” Ploeg (Mangled).

Enam musisi ini langsung menggarap materi album Munching the Rotten. Terlepas dari kewajiban kepada band mereka yang lain, semua anggota band berpartisipasi melakukan pertunjukan untuk mempromosikan album perdana mereka. Terdapat 11 lagu di album pertama Arsebreed tersebut di antaranya Fistfit Stretched Third Eye, Vaginal Butchery, dan Bloody Posttraumatic Ejaculation.

Dalam perjalanannya, Arsebreed sempat berganti personel setelah Floris mengundurkan diri dan lebih memilih fokus di band sebelumnya. Posisi kosong itu segera digantikan oleh Romain Goulon pada Januari 2006. Namun Romain tak bertahan lama dan hengkang pada 2007, karena jadwalnya yang padat dengan band death metal yang jauh lebih terkenal kala itu, Necrophagist.

Arsebreed terus melanjutkan langkah dan faktanya materi album kedua mereka, Butoh, sudah dikerjakan jauh-jauh hari dan rencananya bakal dirilis pada 2012 oleh Unique Leader Records, label rekaman spesialis death metal tersohor milik mendiang Erik Lindmark (Deeds of Flesh) yang juga merilis album pertama Pyaemia dan Disavowed.

Setelah bertahun-tahun perilisan itu tak pernah terlaksana dan menjadi wacana sebelum akhirnya batal. Namun, takdir membawa Arsebreed tetap bisa merilis album kedua mereka melalui kerja sama dengan Brutal Mind. Pertimbangan Arsebreed memilih Brutal Mind setelah melihat sepak terjang label rekaman spesialis death metal ini selama beberapa tahun belakangan. Terutama skena death metal Indonesia yang begitu besar dan Arsebreed pun memiliki basis fans yang cukup besar di sini.

Adapun, Arsebreed telah banyak mencicipi panggung pertunjukan. Sejauh ini pertunjukan berkesan mereka terjadi di festival musik akbar seperti Ludwigshafen Deathfest, Neurotic Deathfest, dan Mountains Of Death.

Track Listing Arsebreed Butoh:

  1. Obliteration
  2. Manifest
  3. Disintegration
  4. Tether
  5. Equilibrate
  6. Recomposed
  7. Malevolence
  8. Emergence
  9. Sanity
  10. Insanity.
0 COMMENTS