Ash-Shur Rilis Video Musik untuk Single Storm Coming dari Album Debut

Ash-Shur Rilis Video Musik untuk Single Storm Coming dari Album Debut

  • By: SMID
  • Kamis, 8 April 2021
  • 76 Views
  • 0 Likes
  • 5 Shares

Ash-Shur menunjukkan produktivitas bermusik yang ciamik di tahun 2021. Band yang mengusung gypsy/eksperimental rock ini kembali menghadirkan karya segar melalui video musik dari salah satu lagu mereka.

Ash-Shur yang digawangi oleh pemuda-pemuda potensial dalam sosok Andi William (vokal, gitar), Galih Dwi Rizki (gitar), Daniel Pratama (bass), dan Gifran Aria (drum) ini meluncurkan video musik perdana dari lagu Storm Coming.

Video klip dari lagu yang mendarat pada 12 Maret lalu itu merupakan salah satu nomor yang terdapat dalam album debut Ash-Shur, Beware of Cosma. Ash-Shur cukup berani melepas album ini karena belum terlalu lama terjun di ranah musik independen.

Pada single ini, Ash-Shur secara spesifik bercerita tentang keadaan seseorang yang sedang menghadapi berbagai masalah kehidupan. Ini merupakan sebuah fase di mana semuanya tampak tidak jelas, tetapi orang tersebut harus bisa bertahan dan melangkah maju ke depan.

Fase ini juga sangat relevan dengan kondisi pandemi saat ini yang mana semuanya tampak tidak jelas namun harus tetap bertahan dan melangkah.

Baca juga: Ash-Shur Representasikan Kekacauan 2020 Melalui “Beware of Cosma”

Untuk menggarap video musik dari Storm Coming, Ash-Shur dibantu oleh Cinemora Pictures. Mereka merupakan sebuah production house yang beberapa waktu lalu baru saja merilis proyek kolaborasi bersama unit punk-rock Breh dan The Bangsat.

Hasilnya cukup ciamik, disutradarai oleh Roufy Nasution, video musik berdurasi 6 menit 38 detik ini menampilkan latar gemerlap visual pada satu tempat. Meski dengan set yang cukup sederhana, mereka mampu menyuguhkan pengalaman visual yang menarik.

Lahirnya video klip dari single Storm Coming ini jelas menunjukkan bahwa Ash-Shur semakin serius dalam bermusik setelah merilis album debutnya di pengujung tahun 2020. Beware of Cosma sendiri berisikan 8 lagu yang memiliki nuansa psikedelia serta dibalut semangat rock progresif khas tahun 70-an.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ash-Shur (@ashshurband)

Kedelapan lagu tersebut antara lain yaitu “Black Journey”, “Great Depression”, “I See the Tree”, “Blacksun and Rainbow”, “Storm Coming”, “Temple of Zumbi”, “Howlin’ More” dan “Wondering”.

Materi album sejatinya sudah dirampungkan sejak 2017, namun karena kesibukan dari para personel Ash-Shur membikin album ini baru bisa dirilis tahun 2020. Meski begitu, momentum yang didapatkan Ash-Shur cukup tepat karena karya ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian hal buruk dan kekacauan sepanjang tahun 2020.

"Sebenarnya sudah lama ingin rilis (album) dan kayaknya cocok jadi hadiah untuk tahun 2020 ini dan melengkapi kekacauan yang terjadi sepanjang tahun ini. Saat ini beberapa materi untuk album selanjutnya sedang digarap, jadi untuk tahun 2021 kita target bakal mengeluarkan album ke-2," ujar Ash-Shur dari keterangan pers mereka.

Untuk album Beware of Cosma, Ash-Shur menganggapnya sebagai sebuah representasi fase hidup yang diolah ke dalam sebuah nada. Representasi hidup jadi tema utama dari Ash-Shur dalam menggarap materi untuk album debutnya ini.

Menurut Ash-Shur, di dalam sebuah kehidupan ada fase yang membuat kabur batasan antara baik dan buruk, kanan atau kiri. Melalui Beware of Cosma, Ash-Shur mencoba untuk menyatakan kekhawatiran tersebut serta jadi sebuah penanda bagi diri mereka masing-masing serta penggemarnya untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalani hidup.

Kewaspadaan itu perlu hadir karena mengingat alam semesta bekerja secara tiba-tiba dan tidak bisa diprediksi arahnya mau ke mana. Maka, Ash-Shur merancang Beware of Cosma sebagai sebuah batas terakhir di antara fase yang kabur tersebut.

Dalam proses produksinya, Ash-Shur juga berkolaborasi dengan Wangi Gitaswara untuk mengisi vokal dalam beberapa lagu. Ash-Shur juga mengundang Rezki Delian untuk ikut serta berkolaborasi dalam mengisi bagian perkusi pada beberapa lagu di album Beware of Cosma. 

Melalui kolaborasi tersebut, Ash-Shur juga bisa merepresentasikan rasa ketakutan dan kesenangan lebih luas karena hadirnya pihak-pihak yang berada di luar unit gypsy rock tersebut. Untuk visual yang terpampang sebagai artwork sampul albumnya sendiri, Ash-Shur juga memberi gambaran yang sesuai dengan tema utama dari album debutnya ini.

 

 

Image source: Instagram/Ashshurband

0 COMMENTS