Suicidal Tendencies

Karier Suicidal Tendencies, Rotasi Personel dan Kontroversi

  • By:
  • Minggu, 29 November 2020
  • 1295 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Bagi beberapa penggemar dan juga penggiat skena hardcore punk, mungkin Suicidal Tendencies merupakan salah satu nama yang dianggap memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan hardcore punk/punk rock di dunia. Bahkan tidak mungkin jika band tersebut dianggap sebagai living legend. Dibentuk pada tahun 1980, hingga saat ini sudah Suicidal Tendencies kerap bergonta-ganti personel dan menyisakan Mike Muir sebagai anggota yang masih tetap berada di dalam tubuh Suicidal Tendencies sejak kali pertama berdiri. Bersama D.R.I., Corrosion of Conformity, dan Stormtroopers of Death, Suicidal Tendencies dikenal dengan julukan “The Fathers of Crossover Thrash”.

Sejak awal pembentukannya, Suicidal Tendencies seakan sudah terbiasa dengan perombakkan di dalam tubuh mereka. Di tahun 1980, Suicidal Tendencies berdiri dengan Mike Muir sebagai vokalis. Mike Ball sebagai gitaris, Carlos Egert sebagai pemain drum, dan Mike Dunnigan sebagai pemain bass. Keempat orang tersebut merupakan para pendiri dari Suicidal Tendencies. Namun, ketika mereka baru saja merampungkan rekaman untuk album demo, Carlos Egert memutuskan untuk keluar dari band tersebut dan posisinya digantikan oleh saudara dari Mike Dunnigan, yakni Sean. Mike Muir menyatakan bahwa Suicidal Tendencies terbentuk hanya sekadar untuk meramaikan setiap pesta atau acara yang diadakan oleh teman-temannya di Santa Monica College, California. Namun lambat laun, Mike Muir menyadari bahwa band yang dibentuknya tersebut memiliki peranan penting sebagai bagian di dalam hidupnya. 

Di awal kariernya, Suicidal Tendencies cenderung memiliki perjalanan yang cukup sulit. Salah satu pengalaman pahit yang sempat dialami oleh Mike Muir dan kawan-kawan adalah terpilihnya Suicidal Tendencies sebagai band terburuk hasil angket yang diadakan oleh zine independen Flipside. Hasil angket tersebut ditayangkan pada salah satu edisi zine tersebut di tahun 1982 dan nama Suicidal Tendencies sebagai band terburuk pun tidak dipungkiri lagi tersebar di seluruh California. Mengetahui hal tersebut, akhirnya Suicidal Tendencies berbenah diri dengan penuh semangat pembuktian. 

Mereka pun melanjutkan bermain musik dengan kembali merekam album demo di tahun 1982. Dari album demo tersebut, salah satu lagu Suicidal Tendencies yang berjudul I Saw Your Mommy terpilih untuk masuk ke dalam album kompilasi Slamulation dari Mystic Records. Namun seusai rekaman album demo tersebut, Dunnigan bersaudara yang berada di dalam tubuh Suicidal Tendencies memutuskan untuk keluar. Album demo tersebut jadi landasan warna musik Suicidal Tendencies yang dibuktikan melalui album debutnya di tahun 1983. Dirilis melalui Frontier Records, album perdana dari Suicidal Tendencies ini cukup mendapatkan respon yang beragam dari para kritikus musik. Beberapa kritikus menganggap musik yang dibawakan oleh Suicidal Tendencies di album perdananya tersebut terdengar cepat, garang, namun lucu. Kelucuan tersebut hadir berkat kepiawaian Mike Muir dalam mengolah lirik-lirik personal dan penuh opini dengan balutan humor dan ringan untuk dicerna. Album perdana dari Suicidal Tendencies juga jadi sebuah pembuktian. Di tahun yang sama kini nama Suicidal Tendencies terpampang sebagai band baru terbaik untuk zine Flipside.

Kontroversi juga kerap menyelimuti bayang-bayang Suicidal Tendencies. Pasalnya pada tahun 1980-an, di California sedang marak kehadiran gangster yang tidak jarang membuat rusuh di setiap kota di negara bagian tersebut. Salah satunya adalah kelompok gangster bernama Venice 13. Kelompok tersebut sering diasosiasikan dengan Suicidal Tendencies. Berita tersebut mencuat saat Suicidal Tendencies merilis album perdananya. Di dalam album tersebut terdapat foto seluruh anggota dari Suicidal Tendencies. Kala itu, Avery Smith yang merupakan pemain drum berpose mengenakan topi yang memiliki tanda atau motif V13. Tanda tersebut mengacu pada nama kelompok gangster Venice 13. Avery Smith mengaku bahwa dirinya bukanlah anggota gangster tersebut, namun topi dirinya pakai memang dirinya pinjam dari salah satu anggota V13, Steve Mayorga yang merupakan kakak dari pemain bass Suicidal Tendencies kala itu, Louiche Mayorga. 

Album perdana Suicidal Tendencies juga menghadirkan pencapaian baru bagi skena hardcore punk. Pasalnya, video klip untuk lagu Institutionalized karya Suicidal Tendencies berhasil menembus tayangan MTV dan dianggap sebagai band hardcore punk pertama untuk mendapatkan kesempatan tersebut. Berkat tayangnya video klip Institutionalized, Suicidal Tendencies pun berhasil memperluas jangkauan audiensnya. Selain itu, lagu Institutionalized juga berhasil digunakan untuk kebutuhan produksi film Repo Man di tahun 1984 dan untuk serial televisi Miami Vice di tahun 1986. Bahkan di tahun 2008, lagu ini masih dipercaya untuk melengkapi adegan sebuah film. Film tersebut adalah Iron Man. Lagu Institutionalized dapat didengar saat adegan Tony Stark berada di dalam sebuah mobil di film tersebut.

Kesuksesan album perdana Suicidal Tendencies tidak menjamin keharmonisan para anggotanya. Beberapa saat setelah perilisannya, Grant Estes yang sebelumnya masuk mengisi posisi pemain gitar, memilih hengkang dari Suicidal Tendencies dan digantikan oleh Jon Nelson. Semenjak rilisnya album perdana, total telah ada 13 album yang dirilis oleh Suicidal Tendencies. Album terakhir dari Suicidal Tendencies rilis di tahun 2018 dengan judul Still Cyco Punk After All These Years. Berikut adalah daftar lengkap album penuh milik Suicidal Tendencies

  • Suicidal Tendencies (1983)
  • Join the Army (1987)
  • How Will I Laugh Tomorrow When I Can't Even Smile Today (1988)
  • Controlled by Hatred/Feel Like Shit...Déjà Vu (1989)
  • Lights...Camera...Revolution! (1990)
  • The Art of Rebellion (1992)
  • Still Cyco After All These Years (1993)
  • Suicidal for Life (1994)
  • Freedumb (1999)
  • Free Your Soul and Save My Mind (2000)
  • No Mercy Fool!/The Suicidal Family (2010)
  • 13 (2013)
  • World Gone Mad (2016)
  • Still Cyco Punk After All These Years (2018)
0 COMMENTS