WORDS AS WEAPON: Bagaimana Lirik Lagu Bisa Merubah Dunia

  • By: ERA
  • Senin, 26 September 2016
  • 3301 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Untuk penggemar musik Rock, selain musik, lirik juga seolah menjadi komando yang membuat kita punya hubungan lebih erat dengan lagunya. Seolah menyuarakan isi hati terdalam yang tidak bisa dikeluarkan, lirik lagu juga seperti mewakili suara generasi yang ingin ber-opini. Lebih dahsyat lagi, lirik lagu bisa menjadi inspirasi penggerak berubahnya suatu komunitas masyarakat.

Masih ingat ketika perang Iraq digelar oleh sekutu Amerika dan Inggris di tahun 2003? Langsung disambut gelombang kecaman protes dunia internasional termasuk para musisi yang langsung menulis lagu dengan lirik anti perang. Mulai dari The Killers dengan “All These Things I’ve Done”, Avenge Sevenfold dengan “MIA”, Blur lewat “Out of Times”, Green Day menulis “Wake Me Up When September Ends di antaranya.

Musisi dengan jiwa sosial tinggi biasanya sadar kalau kreasi mereka merupakan refleksi dari kondisi sekitar. Lagu “Imagine” John Lennon menjadi anthem perdamaian di Amerika awal dekade 70an yang memprotes perang Vietnam. Sex Pistols sempat membuat geger kerajaan Inggris dengan merilis “God Save the Queen” sebagai lagu kebangsaan alternatif generasi muda Inggris yang muak dengan sistem monarki saat itu. Atau yang paling fenomenal, Bob Dylan yang merilis serentetan lagu di dekade 60-70an sarat dengan protes, pesan dan refleksi kondisi sosial di hampir setiap lagunya.

Namun tidak sedikit musisi yang juga kena imbas negatif karena tulisan lirik mereka. Judas Priest dan Ozzy Osboure sempat kena kasus tuntutan hukum karena lirik mereka dianggap memiliki pesan tersembunyi yang mendorong pendengar mereka untuk bunuh diri (Ozzy dengan lagu “Suicide Solution” tahun 1980 dan Judas Priest dengan “Better By You, Better Than Me” tahun 1986). Guns N Roses pernah jadi musuh masyarakat no.1 karena lirik Axl Rose di lagu “One in a Million” dianggap menyerang komunitas kulit hitam, para imigran dan homoseksual.

Lirik juga berperan sebagai dokumentasi suatu era, di mana kita bisa berkaca dan serta belajar darinya. Di era Presiden Soekarno, band Koes Plus sempat mendekam di penjara karena lagu dan lirik nya dianggap terlalu barat dan membawa elemen imperialisme, tepat saat Presiden Soekarno memiliki kedekatan dengan poros negara komunis seperti Rusia dan Kuba. Lalu Iwan Fals sempat membuat kuping para pejabat orbe baru panas dengan serangan lirik di lagunya kepada pemerintah RI dekade 80an yang membuatnya sempat dicekal. Bahkan di dekade 80an pemerintah sempat melarang beredarnya ‘lagu cengeng’ - lagu Pop mendayu-dayu dengan lirik percintaan yang dianggap tidak inspiratif buat masyarakat.

Bagi yang serius ingin jadi musisi, terutama penulis lirik, pastikan lirik yang ditulis tidak asal buat. Observasi sekeliling terlebih dahulu, cari referensi penulisan dari musisi panutan, dan idealnya alami langsung tema topik yang akan ditulis - jadi bisa lebih jujur. Gunakan imajinasi, coba melukis lewat kata-kata dan pastikan lirik yang ditulis bisa jadi senjata ampuh untuk mengubah keadaan sekitar.

Top 5 penulis lirik lokal saat ini:

  1. Cholil Machmud (Efek Rumah Kaca)

Tidak ada yang bisa menyangsikan lirik tulisan vokalis Efek Rumah Kaca yang sangat kritis. Seolah menyuarakan keresahan masyarakat Indonesia modern yang ingin progres dan jadi lebih baik.

  1. Eka Annash (The Brandals)

Observasi tajam terhadap kehidupan masyarakat urban dari band ibukota ini membawa kamu berada tepat di tengah sumpeknya jalanan Jakarta beserta aneka ragam karakter di dalamnya.

  1. Arian Arifin (Seringai)

Pentolan Seringai ini sudah terkenal dengan lirik sarat dengan agenda sosial dan politik sejak jaman menjadi vokalis Puppen, sementara tidak lupa bersenang-senang layaknya seorang pecinta Metal sejati.

  1. Jimi Multhazam (The Upstairs/ Morfem)

Membaca lirik Jimi, kita akan dibawa ke dalam alam pikirannya yang absurd dan ajaib. Permainan kata-katanya seolah mendobrak formula basi cara penulisan lirik lagu Indonesia.

  1. Morgue Vanguard aka Ucok (Homicide)

Apa yang ditulis Ucok bakalan bikin kamu bergidik ngeri karena ia membuka kebobrokan dan borok pemerintah negara kita dengan gamblang, emosional, jujur dan tanpa rasa takut.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
4078 views
superbuzz
4499 views
superbuzz
3674 views
superbuzz
3851 views
superbuzz
5332 views