Bandcamp

Bandcamp Stop Ambil Keuntungan Penjualan Selama Satu Hari

  • By: NTP
  • Minggu, 22 March 2020
  • 184 Views
  • 2 Likes
  • 1 Shares

Toko dan platform musik digital yang populer di kalangan ratusan ribu label independen, Bandcamp menyatakan bahwa pada Jumat, 20 Maret kemarin sejak pukul 00:00 hingga 11:59 waktu setempat (Pacific Time) mereka akan berhenti mengambil keuntungan dari semua penjualan di situs mereka. Pengumuman ini mereka sampaikan pada Selasa, 17 Maret lalu.

Menurut Bandcamp, pandemi yang tengah berlangsung telah membuat banyak musisi kesulitan secara finansial. Salah satu sumber pendapatan utama seperti konser, penampilan di tempat umum, bahkan layanan bersifat musik/audio pun surut di tengah anjuran isolasi dan social distancing.

“Bagi banyak musisi, hasil dari penjualan penuh selama satu hari sangat menentukan kemampuan mereka membayar tagihan.

Walau demikian, bagi kami ini barulah sebuah titik awal, karena musisi akan terus menerima dampak berkurangnya keuntungan tur selama beberapa bulan ke depan, kami juga akan membagikan beberapa ide bagi para penggemar yang ingin mendukung musisi favorit mereka, serta bagaimana para musisi dapat memberikan cara-cara baru bagi para fans untuk membantu mereka,” tulis Ethan Diamond, CEO dan co-founder Bandcamp.

Sebelum memberlakukan kebijakan tersebut, Bandcamp biasanya mengambil keuntungan sebesar 15%, dari semua penjualan musik digital di situs serta aplikasinya. Sementara, merchandise dan rekaman fisik dikenai 10% potongan.

Sejak didirikan pada September 2008, Bandcamp mengklaim telah membayar musisi sebanyak 468 juta USD. Pembayaran dari setiap penjualan produk digital melalui Bandcamp umumnya dilakukan dalam kurun waktu 48 jam, sementara keuntungan dari penjualan barang fisik langsung dikirim ke rekening label atau musisi.

Di dalam siaran pers sekaligus post blog-nya, Diamond juga menuliskan bahwa efek finansial dari pandemi ini juga akan menjalar ke sistem pendukung produksi musisi. Di antaranya termasuk toko musik dan stafnya, manajer tur, event organizer, staf venue, kru lighting dan sound engineer, tim janitor, fotografer, bartender, petugas keamanan dan masih banyak lagi.

“Kami ingin kita semua dapat mencari cara untuk saling mendukung dan berkomunikasi di komunitas lokal,” tutup Diamond.

0 COMMENTS

Info Terkait