Behemoth Sibuk Garap Album Baru Serta Tepis Tuduhan Penistaan Lambang Negara

  • By: NTP
  • Minggu, 5 November 2017
  • 2416 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Behemoth kembali ke studio untuk menggarap album terbaru. Kabar ini disiarkan melalui akun Instagram vokalis Adam ‘Nergal’ Darski yang mengunggah foto dan video Behemoth di Monochrome Studio, Polandia, pada 3 November lalu. Album terakhir trio black/death metal ini adalah The Satanist, yang dirilis pada 2014 silam.

“Gereja saya berwarna hitam. Saya sangat bersemangat, tempat ini adalah rumah kami untuk beberapa minggu ke depan! Saya kembali bekerja dengan para partner in crime, Tomasz Orion Wróblewski dan Zbigniew PromiƄski untuk membuat pernyataan artistik terhebat, dengan bantuan teknis dari Mr. Bergstrand dan Haldor Grunberg,” tulis Nergal.

 

 

????????????

A post shared by Adam Nergal Darski (@nergal69) on

Selain tengah menggarap materi album terbaru Behemoth, baru-baru ini Nergal juga disibukkan dengan tuduhan penistaan lambang negara Polandia. Nergal menyatakan ia telah dimintai keterangan oleh pihak berwajib terkait desain t-shirt Behemoth yang diduga menyerupai elang putih, lambang negara Polandia.

Behemoth disangka menista lambang tersebut di desain t-shirt Republic Of The Unfaithful, yang menampilkan seekor elang, dan ular di belakang salib terbalik. Trio ini sudah menghentikan penjualan t-shirt ini di konser mereka, walau Nergal mengklaim t-shirt ini sebagai buah tangan terlaris Behemoth.

“Beberapa orang, termasuk sejarawan simbol, sudah menyatakan bahwa (elang itu) bukan lambang negara Polandia. Namun tampaknya keterangan ini tidak cukup bagi para pengambil kebijakan di pengadilan.”

“Apa mereka sedang mencari kambing hitam? Apakah ini upaya pemerintah Polandia untuk menahan Nergal dan memberi efek jera untuk seniman lain? Kalau saya boleh tahu, apa maksud di balik keputusan ini?”

“Ini zaman dan suasana yang aneh di negara yang aneh… Harus diakui, saya merasa tidak aman dan nyaman di sini, tapi apakah saya merasa bersalah? Tentu saja tidak. Sudah jelas elang itu tidak memiliki mahkota, jadi ia bukanlah lambang negara Polandia. Titik,” tulis Nergal.

 

 

"So here I go again. On my way to the prosecutors office in Gdansk to be questioned as a suspect in “The republic of the unfaithful” case. Me and my partner in “crime” Maciek Manticore Gruszka is showing up too. Several individuals have been already questioned including heraldists who have made their statement clear: THIS IS NOT A POLISH EMBLEM. Apparently it’s not nuff for the decision makers in the court. Are they looking for a scapegoat? Is this another attempt of the Polish government to convict Nergal and give an example for other artists? What’s the hidden message of those actions may I ask? "Do NOT fuck with us”? "Polish emblem as well as other religious symbols are meant to be untouchable”?, “art has its strict borders and thou shalt obey Nergal!”? Weird times, weird country, weird vibes… I do NOT feel safe and comfortable here I must admit but do I feel guilty? Fuck no. I worship the reason and I’m a massive fan of logic therefore it is OBVIOUS that the eagle that has NO crown can NOT be a Polish emblem. Period. Sadly we have stopped selling shirts with this motive (but hey, it’s ALREADY the best selling shirt in our catalogue! huurraaay!) but what we r gonna do with fans who have tattooed “The republic of the unfaithful” on their back? Shall we arrest them? Peel the skin off? Cover it up? These rhetorical questions I’m gonna leave unanswered here and go to do what I do best: piss stupid people off with sincere and honest art and I shall NEVER give up on my freedom to do so. "Do what Thou wilt shall be the whole of the law”! Enjoy your day folks!"

A post shared by Adam Nergal Darski (@nergal69) on

 

0 COMMENTS