Kallula

Bersama Kallula, Bam Mastro Rilis Dua Single Sekaligus

  • By:
  • Sabtu, 10 October 2020
  • 315 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Melihat pergerakan kariernya yang sangat dinamis, Bam Mastro bisa dikategorikan sebagai salah seorang musisi Tanah Air yang penuh talenta. Kecintaannya terhadap dunia musik, membuat Bam Mastro tidak membatasi segala bentuk eksplorasi yang terjadi pada lingkup musiknya. Hal itu terbukti dengan kiprah Bam Mastro yang tidak hanya dikenal sebagai frontman dari band indie pop Indonesia, Elephant Kind. Bam Mastro juga memiliki proyek solo serta proyek kolaborasi bersama vokalis Polka Wars, Karaeng Adjie, yang diberi nama Moon Gang.

Bersama Elephant Kind, Bam Mastro telah berhasil menelurkan dua buah mini album dan dua album penuh. Album penuh Bam Mastro bersama Elephant Kind meliputi City J di tahun 2016 dan The Greatest Ever yang rilis pada 2019. Sedangkan dua album mininya, Scenarios: A Short Film by Elephant Kind (2014) dan Promenades: A Short Film By Elephant Kind (2015) memiliki konsep layaknya sebuah film pendek dengan alur cerita tentang tokoh bernama Julian Day. Bam Mastro mendirikan Elephant Kind di tahun 2013 sebagai sebuah proyek musik untuk tugas akhirnya saat dirinya menyelesaikan kuliah di Western Australian Academy of Performing Arts.

Sedangkan, untuk proyek solonya, Bam Mastro telah merilis dua mini album, di antaranya adalah I Bleach My Skin yang rilis di tahun 2017 dan I'm An Albino Polar Bear Living in Captivity and I Know Aliens Don't Exist di tahun 2018. Bam Mastro menganggap setiap karya yang dirinya buat merupakan sebuah medium bagi dirinya untuk berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya secara personal. Melalui mini album I'm An Albino Polar Bear Living in Captivity and I Know Aliens Don't Exist, Bam Mastro mencoba untuk menceritakan tentang kegelisahan serta perasaannya terhadap berbagai hal. Melalui karya-karya di album tersebut, Bam Mastro seakan ingin membuat jembatan bagi para pendengar dan dirinya untuk mengenal lebih jauh sisi personal yang Bam Mastro miliki. Karena sejatinya, cerita dan pengalaman yang dialaminya merupakan sebuah perjalanan sebagai manusia biasa, layaknya semua orang. Bukan hanya sekadar perjalanan Bam Mastro sebagai musisi atau seniman.

Bam Mastro juga memiliki proyek musik lainnya bersama vokalis Polka Wars, Karaeng Adjie, bernama Moon Gang. Moon Gang lahir dari keselarasan di antara Bam Mastro dan Karaeng Adjie saat melakukan sesi jamming bersama. Dari harmonisasi itu, kedua musisi tersebut bergabung dan menandakan kelahiran mereka melalui single berjudul The Visit. The Visit rilis perdana pada tanggal 25 Oktober 2019 silam. Moon Gang juga dijadikan sebagai wadah eksplorasi bagi Bam Mastro dan Karaeng Adjie untuk mengungkap isi hati masing-masing personel melalui suara, baik melalui olah vokal atau bebunyian yang sengaja dibuat untuk melengkapi komposisi lagunya. Single The Visit dari Moon Gang hasil prakarsa Bam Mastro dan Karaeng Adjie ini menceritakan tentang seseorang yang merasa bahwa dirinya sudah tidak diinginkan lagi di dalam sebuah hubungan yang sedang dijalaninya.

Selain dikenal sebagai anak band, Bam Mastro juga merupakan seorang produsen musik yang mumpuni di jagat musik alternatif Indonesia. Kepiawaiannya dalam meramu musik yang menarik untuk didengar memantik hasrat dalam berkolaborasi bersama musisi-musisi bertalenta lainnya di Indonesia. Kabar terbaru dari Bam Mastro hadir melalui karya kolaborasi bersama Kallula. Kolaborasi ini merupakan kali pertama Bam Mastro bekerja sama di dalam proyek musik bersama penyanyi pop tersebut. Kolaborasi antara Bam Mastro dan Kallula muncul dalam bentuk dua buah lagu berjudul Home Vacation dan We Can Be Together. Bam Mastro dan Kallula menggarap musik ini di tengah-tengah masa pandemi yang mengharuskan mereka harus bekerja dari rumah masing-masing. Memberi harapan dan penyemangat jadi tujuan utama kedua musisi tersebut merilis double single ini. Bagi Bam Mastro, kedua lagu yang ia rilis bersama Kallula ini menceritakan tentang jarak dan segala aspek yang ada di dalam lingkungan manusia yang dapat bisa berubah dalam waktu yang singkat. Bam Mastro juga merasa kolaborasi ini juga memberikan tempat bagi dirinya untuk dapat terus mengeksplorasi musik yang digemarinya.

0 COMMENTS