bitzmika

Bitzmika Beralih ke Musik Jazz di Materi Terbaru

  • By: NND
  • Senin, 7 September 2020
  • 256 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Bahwa kehadiran pandemi itu memaksa banyak hal untuk berubah memang sudah wajar, tapi membuat sebuah grup musik merubah genre-nya? tentu itu jadi hal yang baru. Itu pula yang dibawa oleh Bitzmika ke kancah permusikan lokal dengan rilisan terbaru mereka, sebuah double single bertitel Bitzmeejazz: A Bitzmika Saga.

Sebagaimana judulnya, unit garage-punk asal Bandung yang digawangi oleh Agung (voc, gitar), Aldi (voc, gitar), Dio (voc, bass) dan Daniel (drum) ini bermain dengan injeksi musik jazz yang cukup kental. Bitzmeejazz jadi yang teranyar semenjak awal grupnya dibentuk di tahun 2016, menyusul 2 EP, dan 2 single yang ada di dalam diskografi mereka.

Bitzmeejazz adalah manifesto dari rasa bosan selama proses karantina mandiri di sekitar bulan Juni-Juli 2020. Kami ingin membuat persepsi bahwa suatu band tidak harus terafiliasi hanya oleh satu genre saja,” tutur mereka mejelaskan, dilansir dari rilisan pers. “Ini adalah saga pertama yang telah dirilis oleh Bitzmika. Dalam saga pertama ini, seperti yang dapat ditebak, kita memainkan genre jazz dengan sedikit twist.“

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

[SUDAH TERSEDIA DI MANA-MANA!] "Why we get into jazz? Hmm… Simple aja sih kita punya sisi lain yang pengen diutarain dalam bermusik, kalau ditanya bakal selamanya, ya engga dong, kita tau pasti banyak yang nanya kenapa jadi gini atau kok berubah sih? Aah gapeduli, kalo gasuka yaudah gausah dengerin, kalo suka yaudah dengerin. Ini tuh kaya self-healing kita aja selama self quarantine dan muak sama keadaan waktu itu dirumah aja dan lebih baik kita curahin aja gaksih? Sebenernya sih ga jazz jazz amat habis playernya juga ga berskill-skill amat." Selain pertama kali main jazz, ini juga pertama kalinya Daniel nulis caption di instagram. Tulis pendapat kalian tentang ini semua dong Link Spotify di Bio! ????????????????

A post shared by BITZMEEJAZZ (@bitzmika) on

 

Adapun dua lagu yang dimuat ke dalamnya, yakni “Hi, What’s Cookin’”, dan “Dilly Dally”. Dalam lagu pertamanya, Agung membaca beberapa kalimat dari buku kenamaan karangan Charles Dickens, yakni Oliver Twist, yang disambut hangat oleh aransemen jazzy dari keutuhan grupnya.

Lagu kedua membuka panggung kepada narasi yang cukup mendalam, mengisahkan keinginan seorang masnuia untuk bermimpi dan melakukan sesuatu untuk menggapai mimpi tersebut, namun terhalang olek ketakukan yang berasal dari dirinya sendiri.

Genre yang terkesan banting stir ini tentu memberikan corak dan watak segar ke dalam diskografi mereka, juga kepada jagad musik nasional secara umum. Dikatakan sebagai saga pertamanya, tentu Bitzmika akan melanjutkannya dengan rilisan-rilisan yang barangkali tidak akan kalah menarik.

Penasaran? Pantau terus kelanjutannya, hanya di SUPERMUSIC!

 
0 COMMENTS